CEO Cantik Anak Broken Home

CEO Cantik Anak Broken Home
mama?


__ADS_3

kaluna tanpak sibuk siap siap untuk pesta ulang tahun perusahaan, ia menggunakan baju warna hitam dan ada sedikit kombinasi warna gold hingga membuat nya tampak cantik dan elegan



setelah selesai bersiap siap kaluna langsung turun, dan kaluna sangat bahagia setelah melihat bik mirna sudah masuk kerja


"bik mirna" panggil kaluna dan memeluk nya


"bibik udah sehat? " tanya kaluna sambil menatap bik mirna


"udah, bukti nya sekarang bik mirna sudah bisa masuk kerja lagi" bik mirna menjawab pertanyaan kaluna yang seperti dokter saja sambil mengulum senyum


"btw, gimana bik, aku cantik ngak? " tanya kaluna sambil memutar kan badan nya


"sangat cantik" jawab bik mirna dan memberikan jempol sebagai tanda serius nya


"ok kalau gitu kaluna berangkat dulu soal kaluna udah yang paling akhir berangkat hari ini" kaluna pergi karena semua orang sudah berangkat duluan dari nya


setelah sampai di perusahaan kaluna melihat banyak tamu yang datang, tak lama kemudian kaluna juga ikut masuk , kaluna berjalan dan ia tertegun setelah melihat wanita yang selama ini yang ingin ia temui


"mama juga di undang? " kaluna masih tak percaya kalau mama nya juga datang


"kenapa lo" tika datang dan berdiri di samping kaluna


"mama gue tika" kaluna tetap menatap mamanya dari jauh


mendengar ucapan kaluna, tika langsung mengikuti arah mata kaluna dan tika juga ikut melotot karena terkejut


"ini bukan mimpi kan" tanya kaluna melihat tika


"ini nyata lun" tika membalas tatapan kaluna dan mereka berdua tersenyum bahagia dan mereka juga ngak percaya kalau hari ini bisa bertemu dengan mama kandung nya


kaluna dan tika langsung mendekati buk sarah (mama kandung kaluna)


"ma" panggil kaluna tersenyum bahagia


buk sarah langsung melihat ke sumber suara dan ia tanpak bingung, wajar saya buk sarah bingung karena buk sarah bercerai dengan pak adi saat kaluna berumur 2.5 tahun


"mama" panggil seorang gadis yang membuat buk sarah berhenti berpikir


"gauri" jawab buk sarah dan tersenyum kepada nya

__ADS_1


gauri adalah putri buk sarah dengan suami barunya, dan gauri datang menghampiri buk sarah di temani zifran


"kaluna, tika" panggil zifran sedikit ragu takut salah manggil orang, mendengar zifran memanggil nama kaluna sontak buk sarah langsung melihat kaluna dengan terkejut dan lekat


buk sarah langsung memeluk kaluna dan tanpa di sadari buk sarah meneteskan air mata nya


"kamu udah besar lun" buk sarah melepaskan pelukkan nya


"iya ma" jawab kaluna yang juga ikut menangis


kaluna menghapus air matanya dan juga air mata mama nya


"ini siapa ma? " tanya kaluna melihat gauri


"ooo, perkenalkan ini gauri, putri mama dengan suami baru mama, jadi bisa di katakan dia adik tiri kamu" buk sarah memperkenalkan gauri


"Hai kak" sapa gauri


"zif, kamu kenal gauri? " tanya tika


"dia teman kuliah aku ka" jawab zifran


"ooo" tika langsung meangguk anggukan kepala nya


"lama tak bertemu" pak adi datang menghampiri mereka, tapi hubungan mereka tetap baik saja meskipun sudah bercerai


"hallo " arum dan buk Sinta juga ikut menyapa buk sarah


buk sarah melirik arum dan buk Sinta sedikit bingung karena tidak kenal mereka, pak adi yang paham arti lirikan buk sarah langsung memperkenalkan mereka


"perkenalkan ini istri saya Sinta, dan ini arum" pak adi memperkenalkan buk Sinta dan arum


"salam kenal, saya sarah" buk sarah mengulurkan tanya dan di sambut buk Sinta


"oo iya, perkenalkan ini gauri putri saya dan ini suami saya" buk sarah juga memperkenalkan keluarga baru ke pak adi


sedangkan kaluna hanya berdiri dan diam melihat mereka saling memperkenalkan keluarga baru mereka di hadapan kaluna, melihat kaluna yang diam tika mempunyai ide


"perkenalkan ini kaluna Adiwijaya, putri tunggal dari pak adi dan buk sarah" tika langsung memperkenalkan kaluna agar mereka ingat kalau kaluna anak mereka dan juga berdiri di sana


mendengar ucapan tika mereka semua diam dan zifran melirik kaluna dengan tatapan yang sulit di artikan, dan dari tadi rafka juga ikut mendengar ucapan mereka

__ADS_1


"em..., kaluna kesana dulu, ada yang harus kaluna urus" kaluna pergi meninggalkan mereka


tika juga pergi mengikuti kaluna ia tau kalau kaluna sedang tidak baik baik saja


beberapa menit saat kaluna meninggalkan mereka lampu tiba tiba mati, dan tampak seperti cahaya yang berjalan, dan cahaya itu adalah cahaya dari lilin kue ulang tahun, ada suara orang mengucapkan selamat ulang tahun


"selamat ulang tahun putri ku" pak adi memakai mic mengatakan kalimat itu


kaluna merasa ucapan itu ditujukan untuk nya dan berbalik untuk melihat nya, ia berjalan mendekat tapi ia terkejut kalau yang meniup lilin itu adalah arum dan saat lampu di hidupkan kembali tampak pak Adi dan buk Sinta memberikan paper bag kemarin yang ia lihat di rumah


kaluna lupa kalau hari ulang tahun nya dengan arum hanya berbeda satu hari , kaluna berusaha menahan air mata nya dan ia memutuskan pergi ke atap perusahaan


"kaluna" panggil tika saat melihat kaluna duduk di kursi panjang yang ada di atap dan juga ada pemanggang daging dan lengkap dengan daging sapi dan beberapa alat lainnya


"mau ikut makan dengan ku" ucap kaluna yang duduk membelakangi tika tapi dia tidak menangis


tika langsung bergegas dan duduk di samping kaluna dan menemani kaluna makan di atap ini


saat makan kaluna mengeluarkan air mata dan tika terkejut


"you okay? " tanya tika


"yeah I oke" jawab kaluna sambil meangguk anggukan kepala dan juga menangis


tika langsung memeluk kaluna karena ia paham perasaan kaluna


"tika" panggil kaluna yang masih di peluk tika


"hm" jawab tika dan masih memeluk kaluna


"aku pernah baca kalau arti nama kaluna itu satu satunya, aku pikir aku akan menjadi putri satu satunya dari mereka, tapi itu hanya imajinasi ku saja" kaluna berbicara sambil menangis, tika juga ikut sedih, hati nya juga ikut hancur melihat kaluna hancur


"apa aku di lahir kan hanya untuk melihat mereka bahagia dengan keluarga baru mereka, terus bagaimana dengan aku, mana keluarga aku yang dulu" kaluna masih berbicara sambil menangis


"sabar ya lun" tika mengusap usap punggung kaluna sambil memeluk nya hanya kalimat itu yang mampu tika ucap kan bahkan ia juga ikut menangis


𝙱𝚈 :𝙼𝚄𝙼𝚄𝙳


𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙏𝙄𝙉𝙂𝙂𝘼𝙇𝙆𝘼𝙉 𝙅𝙀𝙅𝘼𝙆 𝙉𝙔𝘼 𝙔𝘼 𝘿𝙀𝙉𝙂𝘼𝙉 𝘾𝘼𝙍𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝙆𝙊𝙈𝙀𝙉 𝘿𝘼𝙉 𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒


𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙝𝙖𝙮𝙖𝙡 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙧𝙚𝙖𝙙𝙚𝙧𝙨 𝙠𝙪

__ADS_1


𝙏𝙀𝙍𝙄𝙈𝘼 𝙆𝘼𝙎𝙄𝙃


𝚆𝙰𝚂𝚂𝙰𝙻𝙰𝙼


__ADS_2