CEO Cantik Anak Broken Home

CEO Cantik Anak Broken Home
kaluna ultah


__ADS_3

kini matahari sudah berganti dengan bulan, di kamar kaluna sedang asik bermain hp sambil tiduran


"widih dapat penghargaan" kaluna kagum melihat postingan baru zifran


kaluna melihat fhoto itu seakan terhinoptis tapi juga seperti sedang berpikir


"sebelumnya aku udah coba untuk ngelupain dia, tapi setelah melihat nya lagi malahan rasa itu semakin kuat" kaluna berbicara di dalam hati dengan mata yang masih melihat fhoto di hp


karena kaluna tidak ingin memikirkan nya terlalu jauh kaluna langsung istirahat dan memejamkan mata hingga ia benar benar tertidur


dring.... dring..... alarm kaluna berbunyi, kaluna langsung menjatuhkan alarm nya itu hingga berhenti berbunyi


setelah selesai berpakaian rapi kaluna langsung turun dan ke dapur untuk memembuat serapan


"papa udah serapan? " tanya kaluna pada pak adi yang duduk di meja makan sambil bermain hp


"lagi nunggu arum beli serapan ditemani mama" jawab pak adi melirik kaluna


"ooo" kaluna duduk sambil melatkkan segelas susu dan satu roti sandwich buatan kaluna sendiri


kaluna menyantap serapan dengan lahap hingga habis, setelah habis kaluna langsung membereskan dan mencuci piring nya


"ini, minum aja susu ini dan ini roti, keburu telat nunggu mereka" kaluna menyodorkan secangkir susu dan satu buah sandwich


"ma... makasih" pak adi bingung dengan sikap kaluna, karena ia tak pernah di perhatian seperti itu


kaluna langsung pergi dan mengendarai mobil nya menuju tempat kerja nya


"pagi buk" sapa karyawan yang bertemu dengan kaluna


"pagi" jawab kaluna sambil tersenyum bahagia


"ngapain lo? " tanya kaluna melihat rafka berdiri seperti menunggu seseorang


"lagi nunggu arum" jawab rafka langsung


"ooo, bucin amat" kaluna ngeledek rafka


"tumben lo bawa bekal" lanjut kaluna sambil melihat paper bag di tangan rafka


"ooo , ini bukan bekal untuk aku, tapi ini untuk arum karena kata arum pelayan di rumah kalian lagi cuti karena sakit jadi aku sengaja bawain di serapan pagi" jelas rafka


"ooo, itu baru pacar yang baik" kaluna memberi jempol ke rafka dan pergi ke ruang kerja nya

__ADS_1


kaluna membuka laptop nya dan ngecek beberapa pekerjaan yang belum selesai, dan sudah 3 jam an kaluna fokus menatap layar laptop hingga akhir nya pekerjaan nya selesai juga


kaluna keluar dari ruang kerja nya dan melihat orang yang sibuk mondar mandir karena acara ulang tahun perusahaan akan diadakan esok


"apa undangan nya sudah di sebarkan? " tanya kaluna ke salah satu karyawan yang lewat


"udah buk" jawab dan pergi


"yaudah, kapan kapan aja lah ngundang mama" gumam kaluna yang mengurungkan niatnya untuk mengundang perusahaan mama nya


drt.... drt..... dering telepon kaluna


"hallo" jawab kaluna di telepon


"happy birthday sayang ku" teriak tika langsung mengejutkan telinga kaluna


"ngucapin nya ngga usah ngegas napa? " kaluna juga meneriaki tika dari telepon


"hehehe, ayo ketemu" ucap tika di seberang telepon dan mengajak kaluna bertemu


"ok, dimana? " tanya kaluna


"nanti aku kirim lokasi nya" Jawab tika dan setelah itu telpon di matikan


setelah mendapat lokasi nya dari tika kaluna langsung pergi ke tempat, dan ternyata tempat itu berada di tepi danau


"makasih sayang ku" ucap kaluna dan memeluk tika


"yok makan kue nya" tika langsung menyuruh kaluna memotong kue nya, sebelum memotong kue tika mencabut angka 23 di atas kue itu


"Aaaaa" kaluna mengarahkan sendok yang berisi kue ke arah mulut tika


tika langsung menerima nya dengan senyuman dan melahap kue yang sudah ada di depan mulut nya


"nah ini hadiah ultah dari aku" tika menyodorkan sebuah paperbag yang berisi sebuah kotak perhiasan


"ini apa? " tanya kaluna membulat kan mata nya karena terkejut


"ini kalung yang aku pesan sesuai desain yang aku inginkan, dan ini untuk kamu kado ulang tahun dari aku" tika berbicara dari hati ke hati


"makasih" kaluna memeluk tika dan tak terasa kaluna mengeluarkan air mata nya


"udah jangan nangis , sini biar aku pasangan kan" tika melepaskan pelukkan nya dan memasang kan kalung ke kaluna

__ADS_1


"makasih banyak ya ka, kamu orang pertama yang ngucapin ulang tahun ke aku dan kamu juga memberikan kado spesial untuk aku" kaluna terharu dengan sahabat nya yang selalu baik dan mengerti dia


"iya, aku baik ke kamu karena kamu juga baik ke aku, aku tau kaluna yang aku kenal adalah orang yang dingin, suka nge gas, bar bar, kadang suka marah tapi aku tau kalo kamu orang nya juga nggak tegaan" tika memberikan senyum yang tulus agar kaluna tetap merasakan kalau dia tetap berguna untuk orang lain


setelah selesai dengan acara mereka sendiri, mereka langsung pulang karena hari sudah sore


"aku turun dulu, makasih ya udah antar aku pulang" tika di antarkan kaluna


"iya, aku juga minta makasih untuk hari ini" kaluna membalas ucapan tika dan ia juga tersenyum memandang sahabat nya


tika langsung turun dan ia menatap kaluna yang pergi hingga hilang dari pandangan nya , setelah hilang dari pandangan nya baru tika masuk ke dalam rumah nya


saat tika pulang ia melihat pak adi dan buk Sinta sedang sibuk menyiapkan sesuatu dan mereka memasukkan ke dalam paper bag


"apa yang papa masukan ke dalam paper bag? " tanya kaluna yang baru pulang


"ooo ini kado ulang tahun" pak adi menjawab nya sambil tersenyum


"untuk siapa? " lanjut kaluna


"ada deh" jawab pak adi sambil tersenyum saking bahagia nya mempersiapkan kado itu


setelah mendengar ucapan papa nya kaluna langsung ke kamar dan dia tersenyum sendiri, dia tidak lupa menelpon sahabat yang beberapa jam lalu baru bertemu


"hallo tika" kaluna memulai percakapan


"iya hallo , kenapa? kok suara kek orang bahagia gitu" tika bingung


"tadi saat aku pulang aku liat papa dan mama tiri aku nyiapin kado dan mereka memasukkan ke paper bag, terus gua tanya langsung sama mereka, terus kamu tau ngak apa jawaban papa aku" kaluna menjelaskan nya dengan semangat dan gembira


"apa? " tanya tika bingung


"ini kado ultah, tapi saat aku tanya papa ngak mau ngasih tau, aku rasa papa sedang nyiapin kado ultah untuk aku" kaluna gembira hingga terus tersenyum saat menelpon dengan sahabat nya itu


"beneran? kalau gitu aku juga bahagia, tapi aku benar-benar ngak nyangka papa kamu tiba-tiba nyiapin suprise untuk kamu, ok kalau gitu kita tunggu aja" tika terkejut dan juga ikut senang mendengar kaluna yang begitu bersemangat


dan beberapa menit kemudian mereka mengakhiri telpon


𝙱𝚈 :𝙼𝚄𝙼𝚄𝙳


𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙏𝙄𝙉𝙂𝙂𝘼𝙇𝙆𝘼𝙉 𝙅𝙀𝙅𝘼𝙆 𝙉𝙔𝘼 𝙔𝘼 𝘿𝙀𝙉𝙂𝘼𝙉 𝘾𝘼𝙍𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝙆𝙊𝙈𝙀𝙉 𝘿𝘼𝙉 𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒


𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙝𝙖𝙮𝙖𝙡 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙧𝙚𝙖𝙙𝙚𝙧𝙨 𝙠𝙪

__ADS_1


𝙏𝙀𝙍𝙄𝙈𝘼 𝙆𝘼𝙎𝙄𝙃


𝚆𝙰𝚂𝚂𝙰𝙻𝙰𝙼


__ADS_2