Ceo Dingin Dan Cleaning Service

Ceo Dingin Dan Cleaning Service
Episode 3 Hari pertama kerja


__ADS_3

Fika yang terbangun pukul 05 pagi, mulai memasak untuk sarapan dan makan siang ibu dan adik nya nanti.


Tidak ada yang mewah, hanya tahu dan sayur rebusan saja yang tersedia di meja dapur.


Fika kemudian membersihkan rumah dan piring bekas memasak tadi. Semua dia kerjakan sendiri. Setelah itu dia mandi dan bersiap siap hendak kerja.


"Bu..ayo bangun ini sudah pukul 7 pagi sarapan dulu yuk."


"Memang nya kau punya uang nak?"


"Ada buk, ibu enggak usah pikir kan itu, kan Fika udah dapat kerja, sebentar lagi mau berangkat kerja, ibu enggak apa apa kan di rumah sama adek Fael?"


"Enggak apa apa, jaga diri mu di luar sana."


"Iya bu."


Fika membantu ibu nya untuk berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigi. Fael pun ikut terbangun kala mendengar ibu dan kakak nya berbicara.


"Ayo adek kakak yang ganteng ini, kita sarapan yuk."


"Hayuk."

__ADS_1


Fika membantu kembali ibu nya berjalan ke ruang depan.


"Maaf bu ada nya cuma ini."


"Ibu yang seharus nya minta maaf, karena membuat mu harus menjadi tulang punggung keluarga ini."


"Ibu jangan begitu, asal ibu sehat dan terus bersama Fika dan adek itu sudah membuat Fika bahagia bu."


"Iya nak, terima kasih."


Mereka makan dengan diam, sekalipun sederhana tidak membuat mereka tidak selera makan.


"Bu, Fika berangkat kerja ya, nanti pulang nya malam sekitar jam 9 gitu, doakan Fika ya bu biar semua nya lancar."


"Iya bu, Fael kakak titip ibu ya dek, kalau ada apa apa panggil tetangga kita ya."


"Iya kak, dadah kakak."


Fika pun bergegas pergi, dia berjalan dengan cepat karena waktu sudah menunjukkan pukul 1/2 8 pagi. Ini hari pertama nya bekerja, dia tidak ingin memberikan kesan buruk.


"Hufffttt....capek nya, untung saja tidak terlambat." Fika buru buru masuk ke dalam hotel melalui pintu belakang yang langsung menuju restoran hotel tersebut.

__ADS_1


"Selamat pagi buk, saya Fika saya bekerja menjadi tukang cuci piring di sini buk."


"Oh..kamu anak baru ya, karena belum ada yang kotor, bersihkan dan pel lantai ya, supaya tidak licin takut nya nanti ada yang jatuh."


"Baik lah bu."


"Panggil saja bu Martha."


"Baik bu Martha."


Fika mengambil kain pel dan lap kering yang tersusun di dalam lemari kecil khusus kain lap bersih.


Fika mulai mengelap meja meja masak yang terlihat sedikit berminyak, merapikan sendok sendok yang belum di masukkan ke dalam tempat nya, setelah itu baru lah dia mengepel lantai.


Sekitar pukul 10 pagi, piring sudah mulai menumpuk bekas sarapan pagi tamu hotel.


"Semangat Fika, kau pasti bisa, ingat ibu dan adik mu di rumah menunggu kau membawa uang untuk makan."


Fika mulai mencuci piring, sebisa mungkin dia melakukan nya dengan benar supaya tidak ada peralatan makan itu yang pecah. Oh membayangkan nya saja dia sudah sesak nafas, pasti bukan lah barang yang murah.


"Masih ada lagi enggak ya piring kotor nya, tangan ku rasa nya kebas sekali memegang air ini."

__ADS_1


"Aku tunggu saja di sini, biar nanti kalau ada piring kotor aku bisa langsung mencuci nya."


__ADS_2