Ceo Dingin Dan Cleaning Service

Ceo Dingin Dan Cleaning Service
Episode 8 Pengangguran Lagi


__ADS_3

Sepanjang jalan pulang, Fika terus meneteskan air mata nya, beban nya sungguh berat, dia tidak mungkin mengatakan kepada ibu nya bahwa dia di pecat, dia tidak ingin membuat ibu nya merasa bersalah kembali.


"Tuhan...kenapa cobaan seakan akan tidak berhenti, aku capek, aku lelah Tuhan, hiksss...hiksss."


Fika berhenti di perempatan jalan, kaki nya terasa lemas,dia terduduk di halte bis. Dia menekuk kedua kaki nya dan menenggelamkan kepala nya di antara kedua kaki nya.


Sungguh dia tidak tau harus bagaimana lagi, entah kemana lagi dia akan mencari pekerjaan untuk menopang kehidupan nya, ibu dan adik nya.


🌻🌻🌻


Justin yang melihat Fika keluar dari ruangan nya, bergegas mengganti baju nya dan memakai baju yang dia pakai dari rumah. Dia berjalan cepat ke arah parkiran khusus dan langsung menghidupkan mobil nya.


Dia melihat Fika berjalan dengan gontai dan sesekali mengelap air mata nya yang tumpah. Ingin sekali rasa nya Justin mendekap nya kembali dan menenangkan nya.


"Sabar lah sebentar, aku akan menyelidiki ini semua."Ucap Justin pelan.


🌻🌻🌻


Setelah merasa sedikit tenang, Fika melanjutkan kembali perjalanan nya, dia tidak boleh lemah, di bersihkan nya wajah nya dengan menepuk nepuk dengn lembut wajah nya agar terlihat kembali fresh.


Sesampainya di rumah dia langsung membersihkan tubuh nya supaya tidak kelihatan oleh ibunya. Makanan tadi pagi hanya tinggal sedikit, dia tidak berniat untuk memakan nya, selera makan nya sudah hilang entah kemana.


"Ibu..apa ibu sudah tidur?"


"Eh..ada apa nak?"


"Tidak ada apa apa bu, ibu sudah makan?"


"Sudah nak, kamu makan lah, pasti lelah dan lapar kan?"


"Fika sudah makan tadi bu di kerjaan, jadi nya sekarang gak lapar lagi, apa ibu sudah mencoba tongkat nya, bagaimana apa ibu nyaman memakai nya?"


"Ibu sudah mencoba nya dan tongkat itu membantu ibu lebih cepat untuk berjalan."


"Iya bu, ya sudah ibu tidur lagi ya."


"Jangan lama lama tidur nya ya, supaya besok bangun nya fresh."


"Iya bu."


Fika kembali memikirkan bagaimana cara nya supaya besok ibu nya tidak bertanya kenapa dia tidak berangkat kerja.


"Huh...besok aku harus pergi seperti biasa, aku akan mencari pekerjaan baru, mudahkan rezeki Tuhan, Amin."


Fika pun tidur di samping kiri ibu nya dan Fael di samping kanan ibu nya. Mereka tidur dengan lelap tanpa ada yang mengusik mereka.


🌻🌻🌻


"Bu...aku pergi dulu ya?"

__ADS_1


"Iya nak hati hati.


"Oke bu."


Fika mulai keluar dari rumah nya pukul 07.30 pagi, sengaja di melakukan aktivitas seperti biasa supaya ibu nya tidak curiga.


Fika menyusuri semua toko kelontong, mall dan berbagai rumah makan, menawarkan tenaga nya, tetapi tidak ada yang menerima satu pun.


Bahkan ada yang terang terangan mengajak Fika ntuk menjadi kupu kupu malam saja. Fika menolak dengan tegas, biarlah dia hidup dengan telor dan tahu asal kan tidak menyentuh kehidupan malam seperti itu.


Setelah seharian dia berkeliling mencari pekerjaan dan hasil nya pun nihil, dia pun akhir nya pulang sekitar pukul 7 malam.


"Lho kok sudah pulang nak, ada apa?"


"I..iya bu hari ini enggak banyak kerjaan, jadi pulang nya bisa cepat."


"Oh begitu, ibu kira ada apa."


"Enggak kok bu."


"Maafin Fika ya bu, Fika terpaksa berbohong, Fika enggak mau ibu bersedih."Monolog Fika


"Kak...aku kan sekolah, teman teman ku semua sudah sekolah?" Tanya Fael


"Oh..iya kakak hampir lupa, nanti ya kakak tanya ke bagian sekolah, udah buka belum pendaftaran nya."


"Yeay...bu adek mau sekolah."Ucap Fael sambil bertepuk tangan.


"Iya bu."


Selama 1 minggu setiap hari Fika pergi dari rumah pagi dan pulang malam untuk mencari pekerjan, tidak ada kata lelah bagi nya, peluh keringat yang membanjiri di kening nya tidak menggoyah kan keinginan nya untuk terus semangat.


Kring....kring...kring...


"Hallo Rin, apa khabar?"


"Hallo Fik, baik kamu dimana?"


"Masih di jalan, kenapa Rin?"


"Kamu udah kerja belum?"


"Belum, udah seminggu aku nyari kerjaan enggak ada 1 pun yang nerima."


"Ini aku dapat loker, sebagai cleaning service tapi di perusahaan Tama Corp yang terkenal itu lho, kamu mau enggak?"


"Mau..aku mau Rin, kapan aku bisa masukin lamaran aku?"


"Aku hubungn dulu sepupu aku yang kerja di sana, nanti kalau khabar nya sudah pasti aku sms kamu ya?"

__ADS_1


"Baiklah...terima kasih ya Rin."


"Sama sama, aku tutup ya."


Setelah menunggu beberapa saat masuklah SMS dari Rina.


"***Besok anterin lamaran mu ke perusahaan Tama Corp, dan tunggu di pos security saja, besok sepupu aku akan tunggu kamu di sana, nama nya Ilham, dia juga sebagai cleaning service di situ, oke."


"Oke Rin, makasih banyak ya."


"Oke***."


Sebelum pulang ke rumah, Fika menyempatkan untuk membuat lamaran kerja di salah satu warnet. Dia mengetikkan surat lamaran yang biasa dia perbuat, lalu menyimpan nya di dalam tas nya.


🌻🌻🌻


Fika sudah menunggu di depan pos security Perusahaan Tama, dia berpakaian rapi dan membawa lamaran nya. Dia menunggu hampir 10 menit.


"Fika ya?"


"Iya pak."


"Saya Ilham sepupu Rina."


"Oh...iya pak Ilham."


"Kamu bawa kan lamaran mu?"


"Bawa kok pak, ini pak."


"Enggak usah panggil bapak, aku masih muda panggil ababg atau mas aja."


"Oh...iya bang."


"Oke..lamaran ini aku bawa, pastikan nomor hp mu aktif terus ya, supaya gampang menghubungi mu kalau kamu nanti di terima."


"Baik lah makasih ya bang."


"Ya sudah aku masuk dulu ya."


"Iya bang."


Menunggu selama 2 hari, Fika pun mengatakan kepada ibu nya bahwa dia sedang off kerja. Ibu nya percaya karena selama ini Fika memang tidak pernah mengambil libur kerja nya.


***Ting..


"Saya Firman kepala HRD Tama Corp, memberitahukan kepada Fika christiani untuk datang ke perusahaan Tama Corp pukul 08 pagi besok untuk melakukan sesi ujian dan sesi wawancara, harap berpakaian sopan dan memakai sepatu, terima kasih***."


"Mudah mudahan besok aku di terima, Muluskan rezeki ya Tuhan, Amin."

__ADS_1


Fika pun mulai mempelajari sedikit sedikit buku tentang cleaning service yang di pinjam kan Rina kepada nya. Dia harus bisa masuk bekerja di perusahaan Tama Corp karena yang dia dengar gaji yang diterima lumayan besar.


__ADS_2