
Siang pun menjelang, setelah selesai dengan tugasnya, dan waktu belum menunjukkan jam istirahat Iki lebih memilih keliling Sekolahan, karena tidak memperhatikan jalan lagi-lagi Iki menabrak seseorang
"Kamu lagi, kamu lagi" bentak Isma
"Lah Ibu lagi, kenapa sih Bu suka sekali nabrak saya" jawab Iki
"Yang ada tuh kamu, udah dua kali ketemu kamu, dua kali juga kamu bikin saya jatuh," Isma penuh kesal
"Bikin Ibu jatuh cinta juga saya bisa" gumam Iki
"Apa kamu bilang?" Isma semakin kesal,
"Ngga Bu bercanda doang kok, lagian Ibu marah-marah mulu, nanti cantiknya ilang" Jawab Iki
"Berani kamu ya!" Teriak Isma
"Udah Bu jangan teriak-teriak, nanti saya diomelin Pak Irfan," Jawab Iki tenang
"Ada apa sih Ma, kok teriak-teriak di lingkungan sekolah sih malu tau" Tiba-tiba Rara muncul
"Ini gara-gara orang ini gue udah dua kali hari ini jatuh" jawab Isma
"Loh kok saya Bu, bukannya Ibu yang nabrak saya gara-gara Ibu jalannya buru-buru" timpal Iki
"Berani kamu nyalahin saya" bentak Isma
"Loh saya kan jujur apa adanya, bukan nyalahin Ibu" jawab Iki
"Kamu-" Isma terpotong oleh Rara
"Udah Ma, jangan diperpanjang lagi, buruan kita udah di tunggu di ruang rapat" Potong Rara
"Awas kamu ya" ancam Isma pada Iki, sambil berlalu pergi
"Dasar orang kaya, gak mau salah pengennya menang sendiri" dumal Iki
"Ada apa Ki" Firman tiba-tiba dibelakang Iki
"Astaghfirullah Man, ngagetin aja" Iki sambil memegang dadanya yang kaget tiba-tiba firman ada dibelakangnya
"Lagian loe ngomong sendiri kaya orang stress" jawab Firman
"Enak aja" Iki
"Lagian loe kenapa ngomong sendiri" Firman
"Tadi ada cewek marah-marah, dia yang nabrak, dia yang nyalahin gue" Iki
"Siapa? " tanya Firman penasaran
"Isma atau Irma ya, gue lupa namanya" jawab Iki
"Bu Isma? Wah bahaya loe Ki kalau emang Bu Isma" Firman
"Emang kenapa Man? " Tanya Iki penasaran
"Bu Isma tuh ketua Yayasan disini, dia juga putri dari yang punya sekolah ini" jelas Firman
"Serius loe Man" tanya Iki
__ADS_1
"serius ngapain gue bohong" jawab Firman
"Baru juga sehari, masa Iya sih gue dipecat" keluh Iki
"Berdoa saja" saran Firman
"Udah yok ah, udah waktu istirahat" lanjut Firman
Mereka pun berjalan menuju mes tempat mereka beristirahat, sedangkan Iki merutuki kesalahannya karena berurusan dengan ketua yayasan, dia khawatir kalau nanti malah dia yang dipecat. Disisi lain Isma masih kesal atas kejadian barusan membuatnya tidak fokus dengan dengan rapat yang sedang dijalankan,
"Loe kenapa sih ma dari tadi ngedumel terus?" tanya Rara
"Gue masih kesel sama OB yang tadi" jawabnya ketus
"Udah lah lupain aja jangan loe bahas terus," Rara
"Gue harus kasih perhitungan sama dia" Isma
"Udah lah, kasian, dia baru juga kerja, jangan ngelakuin hal yang aneh-aneh" Saran Rara
"Tapi kan-" Isma
"Gak ada tapi-tapian, udah lebih baik kita balik ke ruangan kita, jangan bahas hal yang gak penting" Potong Rara, Isma pun hanya mengerucutkan bibirnya
Sore pun menjelang, jam waktu menujukan pukul empat sore yang berarti waktunya untuk karyawan pulang
"Akhirnya hari pertama kerja selesai juga, mudah-mudahan besok gak ada lagi kejadian kaya tadi" gumam Iki
"Udah mau pulang Ki" Tanya Firman tiba-tiba berada di belakang Iki
"Astaghfirullah Man, seneng banget loe ngagetin gue" jawab Iki terkejut tiba-tiba Firman berada dibelakangnya
"Siapa juga yang ngelamun" jawab Iki
"Loe pulang naik apa Ki?" Firman kembali bertanya
"Naik angkutan umum" jawab Iki
"Kalau gitu gue duluan ya" pamit Firman
"Iya" jawab Iki
Ketika Iki sedang menunggu angkutan umum di halte, tiba-tiba dia melihat sosok yang dia kenal
"Kaya BU Isma" gumam Iki
"Kenapa Bu mobilnya" tanya Iki sambil menghampiri Isma
"Astaghfirullah, kamu lagi, kamu lagi, suka banget ya bikin orang kaget" Jawab Isma
"Saya kan cuma nanya Bu"Iki
"Kamu gak lihat ban mobil saya kempes" Isma kesal
"Basa basi Bu" Iki
"Gak usah basa basi, udah basi" Isma
"Kalau gak basa basi gak enak Bu" Jawab Iki
__ADS_1
"Tapi basa basi kamu udah basi" Isma
"Kan kalau orang baru ketemu biasanya basa basi" Iki
"Udah basi"Isma
"Apanya yang basi?" Iki
"Basa basi loe yang basi" Isma
"Loh kok malah jadi ngomongin basa basi"Iki
"Karena basa-"Isma
"Stop, jangan ngomongin lagi basa basi, malah gak kelar-kelar" potong Iki
"Lagian loe yang mulai" Jawab Isma
"Kok saya" Iki
"Setiap ketemu loe pasti apes" Isma
"Saya cuma mau bantu" Iki
"Gak usah, gue bisa sendiri"Jawab Isma
"Jangan marah-marah mulu Bu, tar jodohnya kabur kalau Ibu nya galak kaya gini" Tutur Iki
"Loe ngeledek gue hah,, " bentak Isma
"Bukan gitu Bu" Iki
"Lebih baik sekarang loe pergi dari sini" Isma
"Ya sudah kalau tidak mau dibantu, permisi Assalamu'alaikum" pamit Iki sambil berlalu pergi
"Aaah siaaal, kenapa setiap ketemu dia gue apes mulu" Isma penuh emosi, tanpa sadar dia menendang ban mobil
"Aduh sakit, gara-gara tuh OB bikin kesal gue, sekarang kaki gue juga sakit, dasa OB pembawa sial" gumam Isma sambil memegang kakinya yang sakit, akhirnya Isma pun menelepon seseorang
"Hallo" Isma ketika teleponnya tersambung
"Hallo, selamat sore" jawab seseorang di ujung telepon
"Sore, Mbak tolong suruh orang bengkel jemput mobil saya, bannya kempes saya buru-buru, nanti saya Share lock" ucap Isma
"Baik mbak Isma, segera kami ambil" jawab orang yang ditelepon Isma
"Pake kempes segala nih mobil, kepaksa gue naik taksi aja, males banget kalau harus nunggu" Isma berbicara sendiri
Isma pun memesan Taksi online, dia pun meninggalkan mobilnya begitu saja, bagi dia mobil tersebut tak ada harganya, setelah menempuh waktu beberapa menit Isma pun sampai di rumahnya. Rumah Isma sendiri terletak di sebuah perumahan elit, rumah yang sangat besar dan terdiri dari 2 lantai, dengan cat warna putih dan dipadukan warna emas pada setiap ukiran yang menghiasi rumahnya,
" Assalamu'alaikum" salam Isma ketika memasuki rumah
"Waalaikumsalam..... "
Bersambung,,,,
Terima kasih yang udah mampir, mohon maaf jika masih banyak typo dan kesalahan dalam menulis, Teman-teman boleh memberikan kritik dan sara di kolom komentar, agar Author makin semangat nulisnya, Rajin Updatenya dan bisa mendapatkan ide untuk cerita selanjutnya, ini cerita pertama Author jadi jika masih banyak kesalahan- kesalahan mohon untuk dimaklumi
__ADS_1
Terima Kasih Banyak,,,,