Cerita Cinta Di Sekolah

Cerita Cinta Di Sekolah
10


__ADS_3

"Hai Ra." sapa Febri sembari menggandeng tangan seorang cewek.


"Woi siapa lagi tuh?" tanya Ara.


"Kenalin Lisna cewek gue ,Lis kenalin ini Ara temen sekelas gue!" kata Febri bangga.


"Lisna," kata gadis itu sambil mengulurkan tangan "Kimora panggil saja Ara!" balas Ara menjabat tangan Lisna.


Ketika Febri berjalan menuju kelas Ara menghentikannya.


"Bentar Feb!" kata Ara.


"Napa lagi?" tanya Febri yang mau bergegas jalan.


"Kayak kemarin yang lo kenalin ke gue namanya Disa ya?" Ara pura pura berpikir.


Febri gelagapan karena Lisna melotot ke arah nya.


"Wah jangan gosip lo!" kata Febri sembari menendang Ara tapi nggak kena karena Ara menghindar.


"Nggak kena wekkk." Ara ngeledek Febri sambil berlari meninggalkan dua sejoli yang kayak nya bakal perang dunia 2 itu.


"Awas lo." ucap Febri berteriak .Ara hanya cekikikan sambil menjulurkan lidahnya.


"Disa siapa yank?" tanya Lisna sambil cemberut.


"Disa siapa gue gak kenal yang namanya Disa." elak Febri.


"Itu tadi kata Ara." jawab Lisna.


"Lo nggak usah dengerin Ara dia tuh emang rese orangnya!" jelas Febri kebingungan.


"Serah dah gue mau ke kelas." kata Lisna masih cemberut.


"Jangan marah dong yang gue beneran gak kenal ama Disa." Febri memohon sambil meraih tangan Lisna.Tapi Lisna terus saja jalan gak peduliin penjelasan Febri.


"Wah parah lo ya!" omel Febri sambil menjitak kepala Ara begitu dia masuk ke kelas.


"Sakit c*k." erang Ara mengelus kepalanya.


"Biarin gara gara lo Lisna marah ma gue ,orang baru jadian kemarin lagi." gumam Febri sambil pasang muka memelas.


"Idihhh nggak pantes banget lo pasanag muka kayak gitu." ledek Ara lagi.


"Eh tapi Disa itu yang mana sih?" tanya Febri sambil menegakkan badan menghadap ke Ara.

__ADS_1


"Lo pengen kenal?" tanya Ara.


"Hmm cantik nggak?" tanya Febri bersemangat.


"Lumayan sih." kata Ara.


"Yang mana sih orang nya?" Febri semakin penasaran.


"Gue kasih tahu nama panjangnya aja ya? nama panjangnya Disa..pu tuh otak biar bersih!" Ara tertawa sambil menoyor kepala Febri yang sedari tadi menengadah sambil senyum senyum membayangkan betapa cantiknya si Disa itu.


"Anj*r gila lo ya gue kirain beneran orang lho." Febri ngomel nggak jelas.


Temen temen nya hanya bisa tertawa melihat tingkah konyol dua remaja itu.


Bu Mila guru Matematika kebetulan ada tugas di luar jadi pelajaran kosong hanya di suruh mencatat soal untuk di kerjakan di rumah.


"Lo mau kemana nyet?" tanya Ara ke Febri.


"Mau ke kelas Lisna bosen gue si sini lihat tampang tampang lo." ejek Febri.


"Pergi sana lo awas kalau sampai balik!" ancam Wawan.


"Huuu dasar playboy karatan lo ,awas aja kalau di putusin lo nangis nangis ke kita lagi." ucap Adi kesal.


"Febri pacaran sama Lisna anak 10D itu?" tanya Tora mendekati Ara.


"Itu sih Lisna nya yang ganjen." olok Tora.


"ganjen gimana?" tanya Andri nggak tahu maksud Tora.


"Si Lisna duluan yang nembak Febri." jelas Tora.


"Haaaa" serentak semua pada kaget.


"Hebat bener tuh bocah ,lo kapan mbah mau nembak Indah?" ledek Wawan membuat gaduh.


"paan sih lo?" kata Andri dan Indah bersamaan.


"Cieeeee kompak niye?" ledek temen temen nya.


Sementara di pojokan depan Ari hanya diam fokus mencatat soal .


"Ri sini!" tangan Ara melambai "Ngapain sendirian di situ?".


Ari hanya menoleh dan senyum kecil .Ellen yang melihat nya dari tadi jadi salah tingkah ketika mereka beradu pandang.

__ADS_1


"Ya Allah kenapa Kau ciptakan pria semanis itu bikin temen hamba susah lupa?" sindir Ara sambil menggerakan badannya menyenggol Ellen.


"Diem nggak lo!" omel Ellen sambil mencubit pinggang Ara.


"Sakit nj*r." keluh Ara.


"Makanya diem!" kesal Ellen.


Ara hanya senyum dan menaik turunkan alisnya masih menggoda Ellen.Sementara yang lain masih sibuk mencatat soal yang di berikan bu Mila yang ijin karena tugas di luar.


Tiba tiba Pamungkas mencolek colek tangan Ara.


"Ngapasih kas ganggu aja?" kesal Ara yang lagi fokus mencatat soal di papan tulis


"Lihat noh si Denis lagi PDKT ama Hana." kata Pamungkas sambil nunjuk ke arah Denis yang lagi modus deketin Hana.


"Modus tuh Han jangan percaya mulut buaya!" sindir Ara.Temen temen yang lagi pada fokus mencatat pun akhirnya menoleh dan ikutan ngeledek si Denis.


"Denis ceweknya banyak tuh." kata Widi.


"Kemarin siapa Den yang lo ajak ke studio?" tanya Andri sambil senyum ikut menggoda.


"Kemarin aja ke rumah gue ngajak cewek." sahut Tora.


"Cewek nya rambut pendek bukan?" tanya Adi.


"Rambut panjang." jawab Tora.


"Wah parah lo Den." sahut Doni nggak mau kalah.


Denis hanya bisa melotot ke arah temen temen nya yang pada rese itu.Sambil mengangkat kepalan tangan nya ke arah temen temen nya.Temen temen nya malah pada ketawa keras.


"Temen temen lo asyik ya?" tanya Hana.


"Ya gitu deh tapi kadang nyebelin juga." jawab Denis sambil tersenyum.


"Tapi gue seneng lihat mereka pada kompak." kata Hana.


"Kalau nhgak ada mereka kelas jadi sepi ya?" kata Denis sambil tersenyum.Hana hanya senyum dan mengangguk.


"Ihhh si playboy datang." sindir Fatma ketika Febri masuk ke kelas.


"Ngapain lo pada ketawa kedengaran sampai kelas sebelah?" omel Febri.


"Ehh lo dengar suara gak gaes tapi kok gak ada orangnya ya?" ledek Ara.

__ADS_1


"Maksud lo gue setan?" kata Febri sambil jalan dan menjitak kepala Ara.


"Gue nggak ngomong ya," jawab Ara sambil tersenyum.


__ADS_2