
"gaes bentar lagi kan UAS gimana kalau sebelum UAS kita buat rencana?"cetus Tora
"rencana apaan?"tanya Ellen
"gimana kalau kita sabtu minggu kemah?"jawab Tora yang memang seorang pecinta alam
"boleh juga tuh anggap aja buat hari tenang sebelum UAS"sahut Andri
"setuju mbah"timpal Ara
"boleh bawa pacar gak nih"tanya Febri
Ara melempar Febri pakai bungkus makanan
"lo kira gue tempat sampah?"sewot Febri
"mirip"jawab Ara
"lo ikut kan Kha?"tanya Widi
Alkha mengangguk.
Shella dan teman teman nya yang kebetulan mendengar rencana itu mengusulkan diri.
"kita boeh ikut gak?"tanya Shella
Ara dan teman teman cewek nya memutar bola mata mereka jengah.
"boleh kok makin banyak yang ikut makin bagus ,"jawab Febri
"huuu ngomong aja kalau lo mau godain cewek cewek"seru Andri
"gue bareng pacar gue kok"sahut Febri
Ara berdiri meninggalkan kantin di susul teman teman nya yang lain.
Sabtu sepulang sekolah mereka bersiap ke tempat kemah sore hari nya mereka berkumpul dan berangkat bersama menuju tempat yang sudah di rencanakan.
"Kha kita bareng ama lo ya kita gak berani nyetir sendiri"pinta Cika
Alkha melirik ke Ara "gue ke mobil Akila aja ntar Doni yang nyetir"ucap Ara
Alkha menghela nafas menurut .dia semobil sama Shella dan teman teman nya .Sementara mobil Shella di bawa teman cowok yang lain.
"yeayyy indah banget pemandangan nya"pekik Fatma dan Indah
"haduh lebay lo"ucap Ellen menoyor kepala mereka
__ADS_1
Mereka kemudian memasang tenda masing masing.Sementara anak cowok yang sebagian mencari kayu untuk api unggun nanti malam.
"makin malam makin dingin ya"ucap Ara mendekap kaki nya
"he em "jawab Akila dan Ellen menganggukan kepala
Ara duduk di depan tenda tak lama kemudian Akila menyusul.
Akila melihat Pamungkas yang sedang murung sementara yang lain pada bercanda dan bernyanyi ,ada yang bakar jagung juga.
"Ra lihat Pamungkas tuh"ucap Akila menunjuj Pamungkas yang duduk tidak jauh dari mereka
"woii Kas sini"panggil Ara melambai
Pamungkas menurut kemudian menghampiri Ara dan Akila masih dengan wajah cembetut sesekali melirik ke Febri yang asyik bercanda dengan Azizah.
"udahlah cari yang lain aja"ucap Ara menepuk pundak Pamungkas
"Febri serius atau cuma mau mainin Azizah sih Ra?"tanya Pamungkas
Ara menggedikkan bahu nya.
"Kha gue mau dong jagung bakar nya"ucap Shella mendekati Alkha yang baru memanggang jagung
"ini masih lo panggang sendiri aja ya"ucap Alkha bangkit berjalan ke arah Ara
Ara menerima jagung bakar yang di beri Alkha kemudian memakan nya.
"ish Ara doang nih yang di kasih"ucap Akila
"oh lo mau?"tanya Alkha.Akila mengangguk
"noh masih banyak bakar sendiri sana gak usah manja"jawab Alkha tertawa
"ish"sewot Akila
Ara dan ,Alkha tersenyum melihat Akila sewot dan masuk ke tenda.
Alkha menyenggol tangan Ara "kenapa tuh"tanya Alkha melihat Pamungkas yang cembetut
"patah hati"ucap Ara menunjuk Febri yang bermesraan dengan Azizah
"cari yang lain aja sih Kas"celetuk Alkha
Pamungkas menoleh dan memonyongkan bibirnya.
"gak usah di monyong monyongin gitu udah monyong lo"ledek Ara
__ADS_1
Pamungkas tersenyum kecil "sialan lo"ucap nya
"nah gitu dong senyum jangan karena cewek persahabatan kita jadi bubar"ucap Ara
Pamungkas mengangguk ,mengerti.
"Shell lo harus minta ke jelasan ke Alkha"ucap Santi yang melihat Ara dan Alkha bercanda
"iya Shell lo jangan mau di giniin Alkha"ucap yang lain
"sebenarnya kalian udah jadian belum sih?kok Alkha sekarang dekat lagi ama Kimora"ucap Cika
Shella tak menjawab hanya diam.Karena dia juga bingung dulu Alkha menolak nya tapi mau melindungi dia sampai segitunya dari Resa.
"cewek lo marah tuh"ucap Ara ketika mendapati tatapan tajam Shella
"gak tuh nih cewek gue lagi bercanda ama gue"ucap Alkha
Ara melirik ke Alkha sambil tersenyum.
"emang siapa cewek lo?yang bercanda ama lo gue lho"tanya Ara pura pura
"lo"jawab Alkha
"idih PD"goda Ara
"emang lo gak mau jadi cewek ?"tanya Alkha
"gak"
"gak nolak"goda Alkha
Ara mencubit lengan Alkha tapi Alkha menangkap tangan nya dan menatap Ara penuh arti "gue sayang ama lo"bisik Alkha membuat Ara malu dan wajah nya merah.
"udah malam woi jangan pacaran mulu"tiba tiba Ellen berteriak dari dalam tenda
Ara dan Alkha yang kaget hanya tersenyum. "sirik aja lo"seru Alkha
Ara duduk sambil memeluk kaki nya di depan dada menatap ke arah langit.
"langit nya indah banget ya Ra?"ucap Alkha
Ara mengangguk tapi tak bersuara.
"tapi seindah indah nya langit malam ini ,bagi gue lebih indah senyuman lo"ucap Alkha menoleh ke Ara
Ara masih diam tak bersuara hanya tersenyum menatap Ara.sehingga mereka saling bertatapan mesra.
__ADS_1