Cerita Cinta Di Sekolah

Cerita Cinta Di Sekolah
93


__ADS_3

Beberapa hari setelah Doni menasehati Ara soal kewajiban nya sebagai istri.Ara sering malu sendiri jika Alkha di dekat nya.


"Kha ,lo sejak kapan sih suka ama gue?"tanya Ara.


"Sejak kenal lo gue udah punya perasaan ke lo."ucap Alkha.


"Jadi lo dulu sering main ke tempat sepupu gue itu biar bisa ketemu gue?"tebak Ara.


Alkha tersenyum mengenang "Emang kenapa kok lo tumben tanya itu?"tanya Alkha.


"Nggak cuma nanya aja."jawab Ara.


"L sejak kapan suka ama gue?"tanya Alkha memiringkan tubuhnya.


"Sejak lo jadi penghibur gue saat gue sedih dulu." jawab Ara menoleh ke Alkha.


Alkha kembali melentang kan tubuhnya.Sementara memainkan jemari nya di dada Alkha yang bidang.


"Kha" lirih Ara.


Alkha menoleh kan kepalanya dengan satu tangan sebagai bantal nya sendiri dan tangan yang lain untuk bantal Ara.


"Apa lo beneran mau ngelakuin itu?"tanya Ara malu malu.


Alkha menatap Ara yang malu malu.


"Jujur gue emang pengen Ra karena gue laki laki normal lebih lebih lo sudah halal buat gue ,tapi gue mau maksa lo seandainya lo bener bener belum siap ,gue gak mau lo tertekan."ucap Alkha legowo.


Ara yang malu malu menyembunyikan wajah nya di ketiak Alkha.


"Kenapa lo nanya gitu?"tanya Alkha memiringkan tubuh nya dan mengelus rambut belakang Ara.


Sementara Ara masih menyembunyikan wajah nya yang merah di ketiak Alkha.

__ADS_1


"Apa lo sudah siap?"tanya Alkha pelan.


Ara masih tidak menjawab cuma menganggukan kepala nya membuat Alkha melebarkan senyum nya


"Beneran ?"tanya Alkha mengangkat dagu Ara.Ara tidak menjawab cuma tersenyum dan menganggukkan kepala .


Alkha yang kegirangan kemudian mendekat kan bibir nya di bibir Ara dan di sambut oleh Ara sehingga bibir mereka saling berpaut.


Malam itu menjadi malam yang indah bagi sepasang suami istri muda itu.


"Pagi sayang!" sapa Alkha ketika Ara membuka mata.


"Kha semalam kita....?"tanya Ara.


Alkha tersenyum dan mengamgguk membuat Ara malu dan bersembunyi di balik selimut.Alkha terbahak bahak melihat tingkah istri nya.


"Ayo bangun mandi terus berangkat sekolah!" suruh Alkha.


Ara menurut sesampai nya di sekolah mereka melihat Pamungkas yang lagi galau.


"Kha gue pinjem Ara bentar ya?"ucap Pamungkas minta izin kemudian menarik Ara.


"Ada apa sih Kas?"sewot Ara.


"Gue kemarin tembak Azizah Ra." ucap Pamungkas.


"Terus di tolak?"tanya Ara.


"Lo tahu sih?"tanya Pamungkas.


"Itu muka lo kusut kayak baju belum di strika." jawab Ara.Pamungkas terdiam kemudian menunduk setelah itu kembali mendongak


"Iya Ra kayak nya dia masih belum bisa move on dari Febri."ucap Pamungkas.

__ADS_1


"Emang dia bilang gitu?"tanya Ara.


"Nggak sih dia cuma jawab masih trauma gitu."jawab Pamungkas.


Ara terdiam kemudian menghela nafas "Udah sih Kas cari yang lain aja yang beneran suka sama lo ,jadi lo gak terlalu berharap kayak gini." ucap Ara memberi semangat.


Pamungkas menatap ke depan "L benar juga Ra ,gue sekarang mau fokus belajar dulu bentar lagi kan ujian gue gak mau kalau gak lulus." ucap Pamungkas semangat


"Nah gitu dong jodoh gak akan kemana mana ,lo bisa tenang".


"Tenang gimana maksud lo?"tanya Pamungkas.


"Yaa nanti kalau lo dah ketemu jodoh lo ,lo gak punya duit saat jodoh lo itu ngajak main ,lo bilang aja kalau jodoh itu gak kemana mana." celetuk Ara tertawa.


"Eh nj*r gila lo."ucap Pamungkas ikut ketawa.


"Pamungkas ngomong apa tadi?"tanya Alkha ketika jam istirahat ketemu Ara di kantin.


"Nggak cuma curhat doang dia di tolak Azizah." jawab Ara.


"Oh"


"Kenape?lo cemburu?"tanya Ara curiga.


"Nggak lah gue percaya kok ama lo ,semalam kan lo udah buktiin ke gue kalau lo milik gue." bisik Alkha tersenyum.


Wajah Ara berubah jadi merah karena malu.


"Ngomong ngomong kok lo berubah pikiran semalam?"tanya Alkha pelan supaya yang lain gak denger.


"Ya karena gue gak mau dosa karena gak melakukan kewajiban gue sebagai istri,gue lihat lihat lo kayak nya juga udah kepengen banget." ucap Ara tersenyum.


"Nggak tuh gue gak kepengen pengen banget sebenarnya gue masih kuat nunggu tapi karena lo nawarin ya gue jadi sayang kalai di lewatkan."goda Alkha tertawa.

__ADS_1


"Ish apaan sih lo gue kan takut dosa." ucap Ara yang wajah nya kembali memerah.


__ADS_2