
Pagi itu Ara seperti biasa menunggu jemputan si Alkha.Tapi sampai jam setengah tujuh lebih Alkha belum juga kelihatan batang hidung nya.
"udah jam segini kok Alkha belum juga datang ya gak biasa nya Alkha kayak gini"gumam Ara
Setelah menunggu beberapa saat Ara memutusnya berangkat ke sekolah naik angkot.
"lo kenapa sih Kha gue chat gue telepon juga gak lo bales"batin Ara sedih
Sesampai nya di sekolah Ara yang sudah terlambat langsung berlari tergesa gesa ke kelas.
Tok tok
Bu Sinta yang mengajar pagi itu menoleh.
"maaf bu saya terlambat"ucap Ara
"iya lain kali jangan di ulangi lagi"ujar Bu Sinta
"iya bu"jawab Ara
"ya udah silahkan duduk"suruh Bu Sinta
Ara mengangguk dan berjalan ke tempat duduk nya.
"tumben lo telat?"tanya Doni
"gue nunggu in Alkha tapi dia gak datang"jawab Ara menaruh tas nya di laci
"Alkha ada noh tadi gue lihat"ucap Doni
Ara mengerutkan dahi nya saat mengambil buku pelajaran nya di dalam tas kemudian menaruh buku nya di atas meja.
__ADS_1
Begitu bel istirahat berbunyi Ara dan teman temannya bergegas ke kantin ketika mereka sampai di depan kelas Alkha.Mereka berpapasan dengan Alkha.
Ara menghentikan langkah nya "Kha tadi gue tungguin lo"ucap Ara
Tapi Alkha seolah tak melihat Ara berjalan melewati Ara dan langsung masuk ke kelas.Ara yang bingung dengan sikap Alkha menatap punggung Alkha dan menggedikan bahu nya kemudian berjalan menyusul teman teman nya ke kantin.
Begitu Ara menjauh dari kelas Alkha menoleh dan bergumam "maaf"
"buruan Ra"ajak Akila menarik tangan Ara karena bel masuk udah berbunyi dan pelajaran berikut nya kelas nya pak Joko mereka gak mau di hukum karena terlambat masuk.
"bentar kenyang banget gue Kil jangan lari lari ngapa?"ujar Ara
"lo mau di hukum kalau terlambat masuk kelas?"Akila sewot
Mereka berlarian kembali ke kelas.Ketika mereka sampai kelas Alkha mereka berpapasan dengan Shella masih dengan tatapan tak suka nya ke Ara.
Ketika pak Joko mengajar murid murid itu tak ada yang berani bercanda mereka pada serius semua karena pak Joko terkenal salah satu guru yang di takuti karena beliau seorang guru BK yang pasti dengan sikap tegas nya.
"langsung pulang lo?"tanya Pamungkas ke Denis
"mau anter Hana dulu"jawab Denis
"lo mau langsung pulang Ra?"tanya Pamungkas beralih ke Ara
Ara mengangguk" capek banget gue mau bobok"jawab Ara
"padahal gue mau curhat "ujar Pamungkas
"kan ada WA ,bego"sewot Ara
"gak puas kalau gak bicara langsung"ucap nya
__ADS_1
"di tahan aja sampai besok kalau gitu"ucap Ara "kalau udah gak kuat di muntahin aja ke toilet"konyol Ara berjalan keluar sambil menepuk pundak Pamungkas
"aish gilo lo"seru Pamungkas
Ara menoleh menjulurkan lidah nya.Putra cengar cengir melihat tingkah sahabat nya itu.
Begitu Ara sampai di luar kelas dari kejauhan ia melihat Alkha yang hendak meninggalkan sekolah ,di samping nya ada Shella sedang memakai helm yang biasa di pakai Ara.
Ara yang merasa aneh dengan sikap Alkha menatap mereka tajam.
"gue gak boleh negative thinking ke Alkha"gumam nya
Ara berjalan meninggalkan sekolah menuju jalan raya untuk nunggu angkot tiba tiba
"jalan lo?"tanya Akila dari dalam mobil nya
Ara menoleh "iya mau naik angkot gue" jawab Ara
Akila membuka pintu mobil nya "masuk lo bareng gue aja"
Tanpa basa basi Ara masuk ke mobil Akila.
"gak bareng Alkha lo?"tanya Akila
Ara hanya menggeleng karena sebenar nya dia bingung dengan sikap Alkha yang kayak nya menghindari dia.
Dia merasa gak buat salah ama Alkha.
"tapi tau ah pusing"batin Ara
Dia cuma gak mau punya pikiran jelek ke Alkha dia gak mau merusak hubungan yang udah lama mereka jalani hanya karena pikiran negatif nya yang belum jelas kebenaran nya.
__ADS_1