
Begitu Alkha turun dia berjalan menuju meja Ara tapi di cegat temen temen Shella
"keren banget lo Kha"ucap mereka lebay
Alkha tersenyum tapi terus berjalan menuju meja Ara .
"kasian di cuekin"ledek Akila
Mereka menatap tajam ke arah Ara.
Alkha duduk di samping Ara.
"Kha ngapain sih undang mereka bikin ruaak suasana aja"ketus Akila mwnunjuk ke Shella dan kawan kawan nya.
"ha?gue gak undang mereka tuh"Alkha bingung
"tapi kok mereka bilang lo undang"
"gak ya tadi waktu gue terima telepon Shella cuma nanya tapi gue gak ajakin" jelas Alkha
"di ajakin juga gak apa apa kali aja bisa nambahin semangat"sindir Ara
"apaan"Alkha mengetuk kening Ara "gue semangat kalau ada lo"
"idih gombal"
"beneran ya"ucap Alkha
ehem "masih ada orang ya ini"sindir Akila dan Ellen
Shella tak melepaskan tatapan tajam nya ke Ara.
"kayak nya lo gak mungkin bisa dapatin si Alkha ,menyerah aja lo Shell"ujar Santi
"diam lo!"bentak Shella "dalam kamus hidup Shella gak pernah nyerah dan kalah dari siapapun"
Shella kembali menatap tajam Ara yang asyik bercanda dengan Alkha.
Shella berjalan menghampiri Alkha
"Kha gue pulang bareng lo ya"pinta Shella
"sorry Shell gue bareng Ara,lah tadi lo kesini bareng siapa?"tanya Alkha
"bareng Cika ama Santi"
__ADS_1
"ya udah pulang bareng mereka aja ngapain minta anter Alkha"ketus Akila
"iya lo bareng mereka lagi aja"suruh Alkha pelan
"katanya mereka mau ada urusan"kata Shella
"tapi maaf Shell gue tadi kesini ama Ara jadi gue pulang juga ama Ara"jawab Alkha menarik tangan Ara meninggalkan tempat itu
"kasihan deh lo gak mempan"ledek Ellen menjulurkan lidah nya
Shella menghentakan kaki nya kesal kembali ke tempat duduknya.
"gue bilangin apa nyerah aja sih"celetuk Santi
"GAK!"bentak Shella
"tapi lo udah kalah Shella"Santi menyemangati
"Shella gak pernah nerima kekalahan"sombong Shella
Begitu sampai rumah Ara ,Alkha turun dari motornya.
"eh eh ngapain turun segala?"tanya Ara
"ya gue mau mampir dulu lah soalnya gue males mau pulang"ujar Alkha
"Gue belum puas pandangi wajah lo"gombal Alkha
"hem mulai gombalnya ,ngomong ngomong lo gak mau balik ke kafe tadi?"tanya Ara
"gak ah ngapain"sahut Alkha
"ya kali aja ada hati yang masih tertinggal"sindir Ara
"ih apaan ,gak usah cemburu gitu sih gue masih punya lo kok"ujar Alkha
"ih PD"
"biarin"
"Kha"
"hmm"
"Alkha"
__ADS_1
"iya sayang gue denger"
"lo gak usah lah terlalu deket ama si Shella"ujar Ara
Alkha menoleh menatap Ara lekat lekat tak biasanya Ara kayak gini
"kenapa?lo cemburu?"tanya Alkha
Ara diam.Alkha menghadapkan badan nya ke Ara menggenggam tangan Ara.
"tatap gue"suruh Alkha.Ara mendongakkan kepalanya menatap Alkha sehingga mereka saling bertatapan.membuat jantung Ara berdegup kencang.
"lo gak usah punya pikiran yang macem macem ,gue gak bakal tertarik ama cewek lain karena gue udah nyaman banget ama lo ,gue gak pernah rasain rasa yang seperti ini di saat gue ama cewek lain ,jadi lo gak usah kawatir"jelas Alkha
"gue cuma takut lo berpaling lebih lebih Shella lebih cantik"ucap Ara
Alkha mengetuk kepala Ara dengan tangan pelan.Dia pikir Alkha suka ama Ara karena penampilan apa.
"bagi gue hanya ada dua cewek yang paling cantik di dunia ini lo mau tahu gak "tanya Alkha
"siapa emang?"
"pertama orang yang udah ngelahirin gue yaitu ibu gue yang kedua orang yang bakal jadi ibu untuk anak anak gue ,lo "ucap Alkha
Ara menatap Alkha malu malu.
"lo mau gak jadi ibu dari anak anak gue"ucap Alkha
"apaan sih kita masih kelas 2 tauk"jawab Ara
"emang kenapa?gue udah punya rencana setelah lulus gue mau lamar lo"ujar Alkha
Ara menatap Alkha. "lo mau gak?"tanya Alkha
"ya kalau lo lulus dengan nilai di atas rata rata gue bakal terima"jawab Ara
"beneran lho ya?kalau gitu gue harus rajin belajar"ucap Alkha
Ara menatap ke langit yang bertabur bintang dengan indah nya.
"malam ini indah banget ya Kha"ucap Ara
Alkha mengangguk "indah lagi kalau lo langsung jawab iya waktu gue lamaran tadi"
Mereka kembali saling pandang dan tersenyum malu malu.
__ADS_1
"semoga kebahagiaan ini untuk selamanya"batin mereka bersamaan dengan jatuh nya meteor menambah indah nya pemandangan langit malam ini.