
Dua hari Alkha tak pulang ,mama Alkha berfikir kalau Alkha kembali seperti dulu lagi.
"hati hati Ra kalau gak kuat biar gue gendong"ucap Alkha ketika Ara sudah di perbolehkan pulang.
"gue kuat ,mending lo pulang aja lo udah berhari hari gak pulang ,mama lo pasti khawatir"ucap Ara
Alkha hanya terdiam mendengar omelan Ara
"gue anter lo dulu baru pulang"jawab Alkha
"gue naik taksi aja"ucap Ara sinis
"kalau lo gak mau gue anter ,gue juga gak bakal mau pulang"ancam Alkha
Ara hanya bisa menurut karena dia juga kasihan udah dua hari Alkha gak pulang bahkan masih memakai seragam belum ganti .
"besok lo udah bisa masuk sekolah belum ? kalau udah besuk gue jemput?"ucap Alkha
"gue harus segera masuk karena gue udah ketinggalan banyak pelajaran selama sakit kemarin"ucap Ara
Alkha membelokkan mobil nya di sebuah kafe yang dekat dengan rumah Ara.
"kita makan dulu "kata Alkha.Ara hanya menurut.
Setelah selesai makan mereka melanjutkan perjalanan pulang ke rumah Ara.Dan begitu sampai Alkha dengan sigap memapah Ara jalan .
"lo gak apa apa di rumah sendirian?"tanya Alkha
"tiap hari juga sendiri"sinis Ara
"apa mau ke rumah gue aja ,biar ada yang ngerawat lo ,gue gak tenang tinggalin lo sendirian"
"gak usah lebay"ketus Ara
"lo kan masih sakit gue khawatir "ucap Alkha
"gue udah sembuh ,udah pulang sana lo ,gue mau istirahat"usir Ara masuk rumah dan mengunci nya
Alkha menghela nafas kemudian akhir nya dia pulang.
"baru pulang sayang kemana aja?"tanya mama Alkha cemas
Alkha hanya menoleh kemudian berlalu begitu saja.setelah mandi dan ganti baju Alkha turun kembali untuk makan karena selama nungguin Ara jadwal makannya jadi berantakan.
"mama pulang kok makan gak ajak mama sih"ucap Ani
__ADS_1
"tiap hari juga makan sendiri ,mama apa pernah
ada waktu buat sekedar makan bareng Alkha"sinis Alkha
"mama kan sibuk nak ,demi masa depan kamu"ucap Ani
"terima kasih ma,karena mama terlalu sibuk Alkha jadi lebih banyak dapat uang daripada perhatiaan"sindir Alkha yang kemudian langsung berdiri meninggalkan mama nya di meja makan itu sendiri.
Mbak Sri menatap kasihan kepada anak majikan yang udah di rawat dari bayi itu.
"jangan lupa minum obat"ketik Alkha
"ya" balasan singkat Ara
Alkha menaruh hape di meja dekat tempat tidur nya kemudian mengambil figura yang ada foto dirinya bersama Ara membuat dia kembali tersenyum .
"entah kenapa cuma lihat senyum lo semua kesepian gue terasa terobati"gumam Alkha menaruh figura itu di dadanya.
Pagi pagi Alkha datang ke rumah Ara untuk menjemput nya.
"gue naik bus aja"ucap Ara
Alkha tak menjawab malah langsung menarik Ara masuk ke mobil nya.
"Kha"panggil Ara
"biaya rumah sakit gue kemarin gue ganti tapi nyicil ya?"tanya Ara
Alkha mengetuk kening Ara pelan.
"ngomong apa sih lo "ucap Alkha
"gak usah punya pikiran aneh aneh deh"lanjut nya
"Alkha tapi itu kan seharusnya jadi tanggung jawab orang tua gue"ucap Ara
"udah gue bilangin selama orang tua lo masih di luar kota lo adalah tanggung jawab gue"ucap Alkha mengelus pipi Ara
"jangan terlalu baik ama gue ,Kha"ucap Ara
"lo takut baper?"goda Alkha
"gue takut gue semakin sulit melepas lo untuk wanita lain"lirih Ara
Alkha meraih tangan Ara dengan tangan kiri nya "lo gak bakal bisa ngelepasin gue ,karena gue akan selalu datang ke lo"ucap Alkha
__ADS_1
Ara kembali menahan air mata nya.
Begitu mereka sampai di sekolah, Alkha dengan hati hati membantu Ara berjalan
"Kha lo keterlaluan ya kemarin gue nunggu lo sampai malam tapi lo gak datang sebenarnya lo kemana?lo lupa kita mau cari cincin untuk pertunangan kita bulan depan"Shella datang tiba tiba ngomel
"gue di rumah"sinis Alkha
"lo gak bisa dong lepas tangan gitu aja yang tunangan kan kita berdua bukan gue doang"ucap Shella
"gue gak pernah menginginkan pertunangan ini lo sendiri yang mau"ucap Alkha dingin
"kenapa sih Kha lo jadi dingin gini "keluh Shella
"cih sinetron banget"gumam Ara
"apa karena dia!"ucap Shella mendorong Ara
Ara yang masih belum begitu sehat hampir terjatuh karena di dorong Shella
"woles dong woles"seru Febri yang singap nangkep Ara dan menyerahkan nya ke Alkha
"lo gak papa Ra?"tanya nya
Ara menggeleng "lo gak papa?"tanya Alkha cemas.Alkha menatap Shella tajam seketika Shella menjadi takut.
"gue peringatin lo ,jangan pernah lo berani sentuh Ara"ancam Febri
"kenapa jadi lo yang gak terima ,diam diam naksir lo ama dia atau jangan jangan lo pernah ti-"
plakkk
Akila menampar Shella dengan keras
"lo jangan asal kalau ngebacot ,mungkin Febri gak bakal tampar lo karena lo cewek tapi gue iya"ucap Akila "minggat sana lo"usir Akila
Shella pergi dengan marah menatap tajam Ara yang masih di peluk Alkha .
"kuat gak lo?"tanya Akila
"kuatlah emang gue selemah itu apa"ucap Ara
"kirain lo lebay biar di papah Alkha "sindir Akila
"ish apaan"ucap Ara malu
__ADS_1
"ngomong ngomong makasih ya gaes kalian udah belain gue"ucap Ara
"biasa aja lo itu lah guna nya sahabat"ucap Febri dan Akila yang di sambut senyum oleh Ara dan Alkha.