
***
"Hey Yona.. ayo cepat.. lama sekali kau ini!" teriak Izumi,
"Ahh iya iyaa.. tidak sabaran sekali! Kalian duluan saja! Tunggu aku di loker!" teriak Yona dari bangkunya,
"Haisshh dari tadi ngapain tuh anak?" kataku sambil meninggalkan kelas,
Kami berjalan menuju loker, susana ramai pulang sekolah terasa di sepanjang koridor sekolah. Sinar sore hari menyorot masuk ke dalam koridor sekolah, suasana yang begitu menyenangkan.
"Ehh.. Izumi! Kak Robert tuh!" kataku padanya,
"Hmm.?? Biarkan saja, dia tidak melihatku juga!" kata Izumi sedikit acuh,
Ahahah apa apaan anak ini, tadi begitu tergila-gila, sekarang sudah terlihat bosan. Dasar! Ehh.. siapa anak laki-laki itu.? Aku jarang melihatnya, dan kenapa dia berjalan kesini.?
"Ehh Izumi.. siapa dia.? Kau kenal dia.?" tanyaku,
"Emm kurasa aku tidak begitu asing dengan wajahnya, siapa ya.. mungkin teman Carla," kata Izumi,
"Hee..?? Mana mungkin.. Carla.?" kataku terkejut sambil melihat ke arah Carla,
"Hmm.? Aku tidak kenal dia," kata Carla sedikit bingung,
Anak itu berjalan semakin mendekat, sesekali terhenti oleh beberapa gadis yang mengajaknya bicara. Nee.. apa peduliku. Aku memalingkan pandangan, menaruh kembali beberapa buku ke dalam loker. Ck kemana si Yona ini, lama sekali.
"Emm, permisi!" kata seseorang,
Heee... Dia benar benar kemari.? Apa yang dia inginkan.? Kami tidak yang mengenalnya, dia perlu bantuan.? Ahh atau jangan jangan dia naksir seseorang dari kami.? Tapi siapa.? Izumi.? Aihh mana mungkin, Carla.? Emm mungkin saja. Hahh.. atau jangan jangan aku.? Heee.. sungguh.??
"Anu, apa gadis yang sering bersama kalian itu Yona .?" tanya anak laki-laki itu,
Ughh.. Sial.. ini meleset dari yang aku kira. Ck apa yang dilakukan Yona sampai mengundang perhatian beberapa anak, pertama si Jinyu, sekarang anak laki-laki ini. Heihh aku salut padamu Yon.. kau tidak perlu melakukan hal hal merepotkan seperti Izumi.
"Ahh iya benar, kenapa.?" tanya Izumi,
__ADS_1
"Ahh tolong berikan ini kepadanya, kemarin dia menjatuhkannya di jalan." pinta anak itu,
"Aaahh.. tidak tidak, kami tidak menerima jasa antar barang, berikan saja padanya" kataku,
"Heii.. Ellie apa yang kau katakan.? Kita tinggal memberikannya pada Yona!" kata Izumi sedikit kesal,
"Ti~da~k! Yona tidak akan tau siapa yang mengembalikannya," kataku
"lagipula siapa tahu Yona tertarik! Biarkan dia merasakan lagi kisah cinta di sekolah!" bisikku pada Izumi,
"Ouuhh begitu.." kata Izumi,
"Ahh tapi-"
"Tidak ada tapi tapian, datanglah ke kelas kami besok!" kataku acuh,
Emm tapi ada apa di sana.? Kenapa ribut sekali.? Heeee.... Itu! Itu Yona!?? Apa yang terjadi padanya.? Kami segera berlari kearah kerumunan, dan mendapati Yona dalam keadaan pucat dan lemas. Apa penyakitnya kambuh lagi.? Apa yang terjadi.? Kenapa penyakitnya kambuh lagi.? Jinyu segera menggendongnya, membawanya keluar dari kerumunan, segera menuju keluar dan memanggi taksi.
"Hei Ellie!" panggil Izumi,
"Ahh iya.."
"Kau baik baik saja Ellie.?" tanya Carla sedikit khawatir,
"Ahahaha aku baik baik saja, dari pada aku, ku rasa kau lebih baik khawatirkan Yona," kataku pada Carla,
Anak ini selalu mudah khawatir pada orang lain. Dasar! Kau ini polos sekali Carla! Yaa.. walaupun aku juga polos tapi aku tidak sepolos dia. Dia ini sangat sangat amat polos sekali, aku selalu heran harus di apakan anak ini.
***
"Aku pulang!"
Hmm.?? Bibi masih belum pulang.? Kak Yona juga masih belum pulang.? Padahal ku pikir mereka sudah pulang, ya sudah lah. Ting.. bunyi bel rumah mengalihkan perhatianku, aku segera berjalan ke pintu depan,
"Sebentar.." kataku,
__ADS_1
Aku membuka pintu, dan betapa terkejutnya aku.
"Ada ap-, KAK YONA.?!!!"
Kami segera membawa kak Yoan ke ruang tamu, membaringkannya di sana. Apa yang terjadi padanya.? Kenapa dia begini.? Apa yang dua orang ini lakukan.? Atau jangan jangan penyakitnya kambuh lagi.? Apa yang terjadi di sekolah.? Aku segera mengambil air minum, menaruhnya di meja. Mengusap keringat di wajah kakak.
"Apa yang terjadi pada kak Yona.? Dan siapa kalian.?" tanyaku pada dua orang itu,
"Kami teman sekolahnya. Kami sendiri tidak tau apa yang terjadi padanya, dia tiba tiba seperti ini di koridor sekolah," kata anak laki laki yang menggendong kakak tadi,
"Apa dia punya semacam penyakit.?" tanya anak sebelahnya,
"Emm.. aku hanya bisa bilang dia punya satu penyakit tapi aku tidak aakn menjelaskannya pada kalian, aku minta tolong pada kalian, tolong ingatkan dia untuk meminum obatnya jika sehabis olah raga dan jam makan siang," kataku memohon,
Ting.. suara bel kembali berbunyi, aku segera berjalan ke arah pintu dan kembali membukakan pintu. Ahh rupanya teman teman kak Yona yang lain.
"Anu Kino, apa Yona sudah sampai.?" tanya kak Ellie,
"Sudah, masuklah"
Untunglah kak Yona masih memiliki teman yang peduli padanya, setidaknya ini meringankan bebannya.
"Aahh kak Yona!!"
"Ekkhh.. " rintih kak Yona,
"Kenapa kau tidak membawa obatmu?" teriakku ke kak Yona,
" Apa yang kau pikirkan?" kata anak itu,
Hee... Kenapa anak ini? Kenapa dia ikut ikut marah? Haihh lupakan saja, itu tidak penting. Aku menyodorkan air minum dan obat untuknya. Melangkah meninggalkan ruang tamu, menuju dapur, segera menyiapkan makan malam. Apa teman teman kakak akan makan malam disini ya? Ku siapkan saja, kalaupun mereka tidak makan, kak Yona akan tetap memakan habis semuanya.
"Dia mencarimu, lalu tanya siapa namamu," kata kata kak Izumi terdengar sampai dapur,
Hm.?? Siapa yang mencari kak Yona.? Anak laki laki? Siapa? Pacar? Kenapa mencari kakak? Apa dia yang membuat kakak seperti ini? Ini membuatku tambah khawatir, bagaimana jika dia muncul lagi dan membuat keadaan menjadi seperti ini untuk kali kedua.? Akan ku tanyakan nanti.
__ADS_1
***