
3 tahun sudah aku memendam perasaan cinta dan kagum pada seorang kakak kelas yang kini telah lulus dari SMK, aku berharap 3 tahun ini aku bisa melalui masa-masa sekolahku di kelas 12 ini menjadi lebih bahagia dan menyenangkan.
Aku masih saja terpikir oleh sosok kakak kelas yang aku cintai selama ini dia bernama Kak Husain yang kini telah menjadi pelatih paskibra di sekolah-sekolah, terakhir aku bertemu dengannya ketika dia sedang berkunjung ke SMK dengan seorang teman prianya yang tidak aku ketahui namanya.
“Rohmah kamu lagi apa sih kok sendirian di taman?” Tanya Farha
“Aku sedang memikirkan Kak Husain” Jawab Rohmah
“Kenapa dengan dia?” Tanya Farha bingung
__ADS_1
“Aku ingin melupakan cinta ini karena aku sudah lelah dengan cinta dalam diamku selama 3 tahun ini, rasanya aku ingin sekali melupakannya dan pergi jauh dari ingatan akan dirinya” Jawab Rohmah
“Sabarlah sahabatku suatu saat nanti kamu pasti akan menemukan sosok pria yang akan mengisi harimu yang lebih baik dari Kak Husain” Ucap Farha
“Terima kasih” Ucap Rohmah sambil memeluk Farha
“Iya sama-sama sahabatku” Ucap Farha
Apabila aku bertemu dengan Kak Husain aku hanya bisa berharap agar dia bisa mengenalku dan bisa berteman dengannya, jatuh cinta secara diam-diam dan memendam cinta ini selama 3 tahun sudah.
__ADS_1
Janganlah terhanyut akan cinta seorang pria dan perbaikilah akhlakmu agar kamu mendapatkan cinta seorang lelaki sholih yang datang untuk meminangmu.
**Semua orang pasti mempunyai impian menuju pernikahan, impian yang dimana acara yang megah, uang mahar yang tinggi melebihi mahar orang lain, mempelai pria yang tampan, tinggi, dan memiliki ekonomi yang melimpah?? Untuk apa? Ya untuk diri mereka sendiri, karena mereka mencintai materi nya saja bukan akhlaq nya. Kebanyakan seorang wanita mencari pendamping hidup melalui materi, fisik, dll. Di dunia kita bahagia tapi belum tentu di akhirat kita bahagia juga. Lebih baik sakit di dunia dari pada sakit di akhirat kelak. Aku ngk pengen seperti itu, aku ngk mau melihat pria dari materi dan fisik yg dia punya??
Tapi aku memilih akhlaq serta kepahaman dalam agama Islam yang dia cari, aku pengen mencari seorang pendamping hidup yang bisa membawa ku ke syurga, aku pengen kaya wanita diluaran sana punya suami kaya, tampan, sukses dan sebagainya. Tapi aku 100000 kali berpikir untuk apa mencari seperti itu kalau aku ngk Bahagia di akhirat, lebih baik kaya ilmu agama dari pada kaya harta.
Aku mencari sosok yang bisa menerima aku apa ada nya bukan ada apa nya, ku pengen bahagia bersama pendamping dan keturunan kami kelak, walaupun susah tapi kita menemani dia terus sampai dia sukses, ku pengen ada seseorang yang menerima semua masa lalu yang aku punya?? Bisa membimbing, yang selalu ngertiin aku, menerima kekurangan dan kelebihan yang aku punya, saling sharing, saling suport, dan saling mengingatkan kebaikan satu sama lain.
Apakah ada sosok pria seperti itu??
__ADS_1
Tapi aku percaya kan semua nya sama Allah karna sebaik2 nya kita berharap kepada manusia akan kembali kepada sang penciptanya🖤🥀**