
Malam hari begitu malas dikarenakan tidak ada kerjaan di kostku, pikiran tak karuan tak tahu apa yang harus aku lakukan. HP ku berdering kemudian aku lihat ada sebuah pesan dari teman yang isinya “Posisi di mana nih? ada kerjaan gak?”, aku balas “gak ada kerjaan nih bro”, kemudian pesan masuk lagi dia mengajakku untuk datang ke sebuah forum diskusi agar tidak bosan di kost. Bergegas aku ganti baju kemudian menuju ke kost temanku.
Setelah sampai di kostnya eh dia masih tidur-tiduran dengan nyamannya. Aku suruh dia untuk bergegas ganti baju untuk datang ke forum diskusi tersebut. Setelah dia ganti baju langsung berangkat ke warung kopi yang diselenggarakannya diskusi. Nah di jalan menuju warung kopi tersebut tiba-tiba motorku mogok, eh ternyata bensinnya habis.
__ADS_1
Tak jauh dari tempat motorku mogok terlihat toko yang menjual bensin eceran. Mendorong sepeda motor yang mogok itu sangat membosankan. Setelah bensin terisi penuh kita langsung bergegas ke warung kopi. Setelah sampai di warung kopi mataku langsung terfokuskan ke sosok wanita yang begitu cantik bagiku. Dia duduk di pojokan warung, dengan wajah yang indah dan indahnya senyumnya itu yang membuatku tertarik padanya.
Setelah itu temanku memesan kopi untuk kita berdua. Saat dia memesan kopi, aku sering mencuri-curi pandang wanita itu. Temanku datang kemudian memberiku secangkir kopi susu, ternyata temanku juga mengetahui bahwa di warung ini ada sosok bidadari yang lagi ngopi. Temanku bilang “eh bro ane baru tahu nih ternyata bidadari ada yang suka ngopi juga, hahahha”. Lantas aku bilang padanya untuk jangan mengganggunya karena dia itu orangnya usil kalau ada wanita cantik. Aku tak mau di ahului oleh temanku.
Kuberanikan diri untuk mendekati wanit itu. Setelah aku dekat dengannya aku mengajak dia untuk kenalan, aku kaget ketika aku menjulurkan tanganku dia tak mau bersalaman denganku. Ternyata dia sangat sholeha, dari sikap dia yang tak mau menyentuh tangan seorang laki-laki yang bukan muhrimnya, membuatku semakin jatuh cinta padanya. Nama wanita sholeha itu adalah Sholikhah, Ternyata nama dia tidak jauh dari sikap perilaku dan wajahnya yang sungguh indah. Oh tuhan mengapa kau baru pertemukan aku dengannya, semenjak aku SMA tidak pernah bertemu dengan wanita yang secantik seperti Sholikhah ini. Temanku duduk manis dan fokus terhadap forum sedangkan aku sibuk mengobrol dengan Sholikhah.
__ADS_1
Keesokan harinya tidak langsung aku chat dia karena masih sungkan dan berkesan ganas. Aku menunggu 3 hari baru chat dia, di awal chat aku bertanya kabar dia dan dijawabnya dengan cepat. Setiap hari aku chat dia dan terjalin hubungan yang lumayan baik, kemudian aku mengajaknya jalan dikarenakan pada saat itu merupakan malam tahun baru. Dia membalas chatku itu begitu lama mungkin masih mikir-mikir dulu.
Pukul 3 sore dia baru membalas chatku dan aku begitu senang karena dia mau untuk jalan denganku untuk melihat kembang api di malam tahun baru. Setelah sholat isya aku jemput dia di kostnya kemudian aku chat dia bahwa aku sudah di depan kost. Dia keluar dengan penampilan yang sungguh membuat hatiku semakin bergetar cepat. Akhirnya aku mengajaknya ke tempat makan dulu karena dia belum makan, di tempat makan itu kami ngobrol kesana kemari.
Jam 23.30 kami menyudahi makan dan langsung menuju alun-alun kota Batu. Setelah sampai di alun-alun kota Batu tak lama kemudian waktu sudah menunjukkan jam 24.00 dan kembang api pun bertebaran menghiasi indahnya malam hari itu. Kami duduk berdua di bawah tempat duduk yang tersedia di alun-alun itu. Ternyata dia pertama kali ini lihat kembang api bersama laki-laki. Setelah kembang api telah selesai menghiasi langit, kami berdua langsung balik menuju kost teman dia di karenakan kostnya sudah tutup jam 10 malam. Aku berterimakasih karena sudah mau menerima ajakanku untuk melihat kembang api di malam tahun baru padanya.
__ADS_1
Berhari-hari berlalu pertemananku dengan Sholikhah semakin erat. Setiap akan tidur selalu teringat dengan senyumannya yang begitu indah, aku bertekad untuk memilikinya dengan halal sepenuhnya. Aku tidak ingin ada kata pacaran dengannya, karena aku ingin serius dengannya. Kata pacaran identik dengan main-main dan untuk senang-senang saja. Dia lah yang selalu ada doa setelah aku sholat dan dialah yang selalu kuceritakan ke kedua orangtuaku. Aku telah mendapat restu kedua orangtuaku untuk kejenjang yang serius dengannya. Tapi Cuma satu ketakutan yang selalu membayang-bayangi sebelum aku tertidur dengan nyenyak yaitu akankah dia mau menerimaku. Cuma satu yang kuinginkan dia selalu menjaga hatinya hingga nanti aku melamarnya untuk menjadi seorang pendamping hidupku selamanya hingga kematian yang akan memisahkanku dengannya.
Cerita ini hanya angan-angan yang sulit menjadi nyata dan hanya karangan semata. Jika ada kata-kata yang salah bagi pembaca saya mohon maaf. Fastabiqul Khoirot Assalamualaikum Wr. Wb. Abadi perjuangan.