Ceritaku

Ceritaku
01 [Kilas Balik]


__ADS_3

...Ceritaku...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...Episode 01...


...[Kilas Balik]...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


"Tap...tap...tap"


Langkah kakinya melaju cepat menyusuri jalanan yang agak padat oleh orang-orang. Dirinya terus berlari berharap segara sampai pada tujuannya.


Dia, Kenan Narendra, seorang siswa SMA yang sudah harus merasakan kejamnya dunia orang dewasa di umurnya yang baru berumur 17 tahun.


Dulu, saat Kenan masih berusia 9 tahun, ayah nya meninggal dunia karena kecelakaan pesawat. Tak lama kemudian Ibunya, yaitu Eva Dwijayanti, memutuskan untuk pindah dari rumah lamanya yang saat itu berada di kota C ke kota A.

__ADS_1


Rumah yang di beli Eva di kota A hanya rumah sederhana saja. Rumah itu Tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil. Rumah itu juga memiliki sebuah taman mini di belakang rumah.


Satu tahun kemudian, setelah kepindahan mereka. Pagi hari nya Eva pamit pergi pada Kenan dan mengatakan akan kembali sore harinya. Eva juga berpesan pada Kenan untuk menjaga kedua adik-adiknya, yaitu Kirana dan Kevin.


Kenan hanya bisa mengangguk dan menuruti perintah sang ibu. Kenan terus menunggu kepulangan sang ibu akan tetapi ibunya tak kunjung kembali dari luar. Dirinya merasa cemas akan keadaan ibunya.


Kenan berfikir untuk menyusul ibunya keluar rumah, tapi siapa yang akan menjaga kedua adiknya. Lagi pula dia tidak tau kemana sang ibu pergi, jadi dia tetap menunggu bahkan sampai berbulan-bulan.


...* . * . *...


Waktu terus berlalu, Kenan kalang kabut mengurusi kedua adiknya. Bahkan adik bungsu nya -Kevin- sekarang sedang sakit. Kenan tidak tau cara mengurusi orang sakit, tetapi karena ingatannya yang cukup tajam, ia mengingat apa saja yang di lakukan oleh ibunya saat merawat dirinya yang sedang sakit kala itu.


Usahanya membuahkan hasil, kini adiknya telah sembuh. Dia bersyukur dalam hati. Tetapi keadaan di rumah Kenan tidak bisa dikatakan baik baik saja.


Banyak sampah plastik bekas makanan ringan dan botol botol plastik lainnya yang berserakan di ruang tamu, Dapur yang dulunya terlihat rapi dan bersih sekarang sudah seperti kapal pecah, beberapa kamar di rumah itu juga terlihat sedikit berantakan.


Sudah tidak ada apa apa lagi di rumah itu. Bahan makanan yang ada di rumah sudah habis sejak kemarin. Memang masih ada beberapa bahan mentah seperti daging, telur dan sayuran di dalam kulkas. Tetapi anak seusianya tidak mungkin bisa mengolahnya menjadi makanan jadi. Bahkan menggoreng telur saja tidak bisa, yang ada tangannya terkena minyak panas dan berakhir dengan telur goreng yang sudah berwarna abu-kehitaman.


"Kak Kenan, Kami lapar... apa tidak ada makanan yang tersisa?" seseorang bertanya pada Kenan yang sedang duduk di pinggiran kasur yang ada di kamarnya dengan suara pelan. Itu Kirana, adik pertamanya dan di belakangnya terlihat Kevin yang menatapnya penuh harap. Sepertinya mereka benar benar lapar sekarang, begitupun dirinya.


"Hahh....maaf tapi tidak ada makanan yang tersisa. Kalaupun ada kakak belum bisa memasaknya untuk kalian." Kenan menjawab sambil menundukkan kepalanya. Menghindari tatapan kecewa dari kedua adiknya.


"Hiks..." Isak tangis mulai terdengar dan Kenan tau suara siapa itu, Kevin menangis. Ini yang Kenan tidak sukai, ia tidak suka melihat adiknya sedih apalagi menangis. Tapi sekarang malah ia yang membuat nya menangis.


"Kevin, tenanglah. Ayo pergi ke kamar ibu, siapa tau ibu menyimpan beberapa lembar uang di dalam lemarinya. Lalu kita akan membeli makanan, ya? Sudah jangan menangis, laki-laki harus kuat." mendengar ucapan sang kakak, Kevin langsung berhenti menangis.


"ayo. Kita periksa kamar ibu." Kedua adiknya mengangguk, mengikuti langkah sang kakak menuju kamar orang tua mereka. Memeriksa apakah masih ada yang bisa di pakainya untuk membeli makan.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......

__ADS_1


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...βœ“[Continue]βœ“...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


Haloo semua πŸ‘‹β˜ΊοΈ


Apa kabar kalian hari ini?


Kuharap kabar kalian semua baik ya


Gimana nih ceritanya, bagus gak?


semoga temen-temen semua suka sama ceritanya ya


Segitu dulu dari author.


Jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian disini ya dengan cara di like, komen dan vote.


Terimakasih Temen-temen, bye bye πŸ‘‹πŸ‘‹

__ADS_1


__ADS_2