Ceritaku

Ceritaku
Ingat Pesanku


__ADS_3

Allah mempertemukan dua orang manusia, tapi dia juga memisahkan dua orang manusia tersebut... yang berhasil hanya maut yang akan memisahkan mereka, jika mereka gagal perpisahan lah yang akan memisahkan mereka.


Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, kalimat itu memang hanya pantas kepada orang yang mau berfikir akan kesalahannya, yang mau merubah dirinya menjadi lebih baik agar tidak jatuh kepada kegagalan yang sama.


Banyak hubungan yang berhasil, hidup bersama sampai menjadi kakek dan nenek, hanya ada satu nama dalam hidup mereka setelah ikatan pernikahan terjalin, tapi tidak sedikit manusia yang gagal dalam menjalin sebuah hubungan, dengan banyak sebab... kadang ketidak cocokan, kadang salah satu dari mereka yang tidak bisa menahan kergoisannya, atau bahkan keduanya yang sama-sama hanya mementingkan keegoisan masing-masing.


Semua itu wajar, tidak ada manusia yang sempurna. Sempurna hanyalah milik Allah SWT... kita manusia hanya bisa berusaha yang terbaik, masalah hasil terserah bagaimana Allah mengatur nya.


Jangan terlalu terpuruk dengan kegagalan,


Ingat Pesanku


Dear kamu...


kamu... yang pernah singgah lalu pergi


Aku memang tidak bisa mencegahmu untuk pergi, karna semua itu sudah menjadi keputusanmu. Hanya saja masih banyak pertanyaan yang ingin ku tanyakan kepadamu.


Mengapa kamu datang, jika pada akhirnya kamu akan meninggalkan ku?


Mengapa kamu membuatku mencintaimu, jika pada akhirnya kamu patahkan hatiku?


Mengapa kamu meyakinkan ku untuk percaya padamu, lalu kamu mendustainya?


Mengapa kamu membuatku seperti wanita paling beruntung memilikimu, jika pada akhirnya kamu menyakitiku?

__ADS_1


Mengapa kamu menjadikan ku seperti seorang putri, jika pada akhirnya kamu juga lah yang menghempaskan ku?


Mengapa kamu memberi ku mawar, namun kamu sertakan pula durinya?


Mengapa kamu membuatku melambung ke awan, jika pada akhirnya kamu tarik dan kamu hempaskan aku?


Mengapa... Mengapa kamu lakukan ini kepada ku?


Dan masih banyak lagi yang ingin ku tanyakan kepadamu, namun bibirku terasa terkunci suaraku terasa hilang...


Sayang... jika kamu benar-benar ingin pergi, ingat Pesanku


kamu silahkan saja pergi, kata itu akan keluar dari mulutku, ketika kamu memilih untuk memutuskan ikatan ini.


Jika kamu pergi, maka kamu mungkin tidak akan pernah menemukan lagi seseorang seperti diriku, maaf... bukan aku mengutuk... sungguh...


Kamu akan temukan dia yang lebih baik dari diriku, lebih mencintaimu dari pada diriku, Hanya saja... tidak akan kamu temukan seseorang yang mau menerima mu seperti diriku.


Sampai disini aku menangisi mu, silahkan pergi... Dan temukan yang lebih baik dari diriku, hanya saja mungkin... jika dia berhadapan dengan segala hal yang pernah aku alami bersama mu, dia tidak akan menerima sebagaimana aku menerima mu.


Tanganku meraih pintu, mempersilahkan kamu untuk pergi dari hidupku.


Nisa (Sang Penikmat luka)


Medan, 27 Maret 2021

__ADS_1


Goresan lentera kataku


Aku pergi membawa cinta terbaik yang pernah kamu alami dalam hidupmu...


Aku berharap ... kamu tidak akan pernah menemukan rasa cinta sebaik ini dari orang lain.


Teruntuk kamu yang sekarang jauh disana, mungkin hari-hari ku akan sulit mendengar tentang dirimu.


tentang aku, dirimu dan dirinya


semua kenangan kita


Benar... waktu itu aku terlalu berharap


sampai aku tak pernah tahu, kita sudah ada diujung jalan


Jalan persimpangan yang akan memisahkan kita kepada jalan kita masing-masing.


Harusnya aku sadar, kamu tidak pernah membiarkan aku mengais sisa rasa darimu.


Rasa yang bahkan tidak pernah kamu cecerkan sedikitpun kepada ku.


Terima kasih pernah hadir dalam hari-hari ku


untuk setiap kenangan dan segala rasa yang kamu tinggalkan untuk diriku.

__ADS_1


by Ratih wahyuningtyas


__ADS_2