Ceritaku

Ceritaku
sebuah malam


__ADS_3

Malam itu terasa sangat panjang, malam itu mataku enggan tertutup, senyuman selalu terpancar diwajahku. Entahlah malam itu adalah malam dimana aku merasa sangat bahagia.


Malam itu malam yang aku habiskan bersama dirimu, banyak kata yang keluar dari mukutmu. Tapi aku tidak terlalu memperhatikannya. Aku hanya bahagia bersama dirimu.


Kadang aku terluka, ada wanita lain disela-sela ceritamu. kenyataannya memang benar banyak wanita yang ada didekatmu yang mungkin jauh lebih baik dariku. Aku enggan mengakuinya tapi itulah kenyataannya.


Hari ini aku menginggat masa itu, masa dimana hanya ada kamu dan aku. Bibirku tersemyum tapi air mata ku mengalir. Aku tahu aku tidak akan pernah kembali kemasa itu. Semua telah menjadi debu yang terbawa angin entah kemana. Yang tertinggal hanyalah "rindu".


Aku berjalan menyusui hemparan daun ilalang yang bergoyang tertiup angin. Aku berhenti sejenak merasakan terpaan angin diwajahku. kututup mataku dan kembali menginggat kenangan dan wajah yang kian hari kian menjadi samar. Mungkin suatu saat nanti wajah itu tidak lagi teringat dibenak ku. Tapi entah apa yang kamu tinggalkan dihatiku. Rasanya sakit saat menginggatmu.


Aku buka mata, kulihat langit yang membentang luas. Biru tanpa batas. Aku tahu perasaanku tak kan tersampai bagiakan matahari yang tak pernah bertemu bulan. jika memang bertemu mungkin butuh waktu yang sangat lama. Dan itu hanya sekejap. Kamu tidak akan pernah tahu bagaimana perasaanku kepadamu.


Cinta yang bertumpu pada persahabatan. Memang apa yang aku harapkan?. Kamu tidak pernah menganggapku lebih, bahkan kamu tidak pernah membiarkan aku mengais sisa rasa darimu.

__ADS_1


Sampai pada kini. Aku dan kamu tidak pernah bertemu lagi. sampai aku tidak bisa mengartikan perasaanku kepada mu. Entah ini rasa cinta, sayang, atau kagum.


Senja mungkin indah. Tapi dia tetap pergi. Malam mungkin indah tapi tetap dingin. Embun mungkin dingin tapi menyejukan. Hanya kita yang punya hati yang tahu bagaimana rasanya. Cukup hati yang tahu.


Waktu yang memisahkan kita, kenyataan yang menjauhkan kita. Tapi hati tak pernah berhenti bertanya. Bagaimana kamu disana?


Aku mungkin sudah melepaskanmu. Sepenuhnya.


Tapi jangan salahkan aku jika hati masih menyimpannya.


Rindu, aku memang rindu. Tapi cukup aku yang tahu. Doa terbaik untuk dirimu.


Dimanapun kamu, kapanpun, dan bersama siapapun kamu. Semoga kamu selalu bahagia.

__ADS_1


Waktu memang kejam, tapi dia cukup baik dan pintar mengobati sebuah luka. Aku pernah terluka, aku pernah kecewa. Tapi sekarang aku baik-baik saja.


Aku memang belum bisa melupakan mu sepenuhnya tapi aku mengikhlaskanmu sepenuhnya. Bahagialah kamu disana


Musim dingin mungkin akan datang tapi percayalah. musim semi juga akan datang. Jika allah mengambil seseorang dari kita percayalah allah akan mengantinya.


allah tahu mana dan bagaimana orang dan pasangan yang baik untuk kita.


kita hanya perlu melewatinya bertahan sampai musim semi dan kebahgiaan menghampiri kita.


Bersama angin malam aku titipkan doa dan salam rinduku untuk kamu disana.


Biarkan aku disini bersama rindu dan kenangan akan dirimu yang pernah hadir dalam hidupku. Walaupun sebentar terima kasih, aku bahagia.

__ADS_1


Aku tutup cerita ini bersama dirimu. Semoga akan ada cerita-cerita baru yang lebih indah yang akan mengisi hari-hariku dengan senyuman yang terpancar indah dari wajahku.


Miss you😘


__ADS_2