
Salam rindu dari aku untuk kamu
Aku tak pernah bosan menulis kata dan puisi tentang rindu.
Rasa yang hadir dalam hati yang entah kenapa semakin rasa itu dirasakan semakin sakit dan sesak.
Lihatlah sejenak dan rasakan bagaimana rindu yang terus menyiksa hatiku. Aku tahu hanya aku yang merasa kan nya hanya aku yang menginginkan nya. aku memang tak pernah berharap balasan darimu. aku hanya meminta obat darimu. rindu ini semakin hari semakin menyiksaku.
RINDU
Jika bisa aku minta waktu kembali
akankah semua kenangan bisa terhapus?
Kata-kata yang selalu kamu ucapkan
dan setiap kenangan yang kamu torehkan
telah memenuhi seluruh hatiku
kata yang tak pernah bisa aku ucapakan
akankah kamu bisa mengetahuinya?
aku pernah membuatmu kecewa
lelah dan akhirnya menyerah akan diriku
aku pun terluka dan hidup dalam air mata
hatiku sangat menyesal
semua terjadi seperti ini
bukan ini yang aku harapkan
aku sempat berfikir aku kuat tanpa dirimu
aku bisa hidup tanpa kenanganmu
tapi aku salah
dan kini aku mulai merindukanmu
rasa sesak mulai memenuhi dadaku
bayanganmu menyapa dalam keheningan
aku hanya bisa terdiam dalam kegelepan
menatap bintang-bintang yang bersinar
begitulah dirimu
yang kini berada jauh dariku
aku tak sanggup menggapaimu
__ADS_1
hanya bersama angin malam
aku titipkan salam rinduku untukmu
kasih... aku merindukanmu
tak ada yang sia-sia tentang rindu
tak ada yang salah jika menyangkut rindu
hanya saja
rindu salah kepada siapa dia datang
aku sadar aku salah
tapi rindu ini terasa semakin dalam
seperti musim kemarau yang merindukan hujan
seperti mendung yang merindukan hangatnya cahaya matahari
tidak ada yang mustahil dalam sebuah harapan
iya aku berharap suatu saat nanti
aku bisa bertemu denganmu
mengobati rasa rinduku kepadamu
sang pohon tidak berhenti berharap
yakin musim semi akan datang
meskipun harus melepati musim yang dingin
daun-daun akan tumbuh kembali
tunas-tunas akan tumbuh kembali
dan bunga-bunga akan bermekaran Kembali
aku sempat bingung diambar rasa
antara bertahan dan menyerah
mencari serpihan balasan akan rindu
hingga ketika rindu berkobar semakin besar
sampai membakar hati
saat itu aku ingin sekali menyerah
sampai ketika aku membuka mata
dan tanganku menyentuh embun pagi
__ADS_1
dingin namun memenangkan
aku mencoba bertahan kembali
mengengam sisa-sisa rasa yang masih ada untuk dirimu
sebagaimana pagi berharap sang mentari akan datang membawa kehangatan
begitulah rasa ku kepada dirimu
aku mulai terbiasa menahan rindu yang kian menyiksa hatiku
aku terus berdiri sendiri tanpa dirimu
berharap rasa ini terus menguatkan ku
bertahan tanpa ada dirimu
ilalang-ilalang menari tertiup angin
terdengar seperti mereka menertawakan ku
aku yang sendiri
aku hanya bisa berdiri
menikmati hembusan angin yang semilir berubah semakin kencang
aku ingin sekali berteriak
aku rindu, aku sangat merindukanmu
ingin sekali aku bertemu denganmu
aku tak pernah berharap kamu akan membalas rasaku
aku hanya ingin rinduku terobati akan kehadiranmu
Madiun, 1 Juni 2021
Ratih wahyuningtyas
Tak ada lagi yang bisa aku tuliskan tentang rindu
Aku hanya bisa merasakan nya.
Iya sesak
Ketika rindu tak terobati sesak yang semakin menyiksa hati
aku tahu ini memang salahku, yang berharap tanpa berfikir kamu akan membalasnya.
Padahal aku tahu, kamu tidak pernah merasakan rindu yang selama ini aku rasakan.
salam rindu ya... dari aku buat kamu
Dimana pun dan bagaimanapun kamu disana, bersama siapapun kamu disana, selalu doa terbaik untukmu.
__ADS_1