CINTA CEO DINGIN DAN GADIS CUEK

CINTA CEO DINGIN DAN GADIS CUEK
Eps 10 ◕Chapter 010~•


__ADS_3

..........._❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀_..................


"Aihhhh, kemana dia" Ucap Liana geram.


"Bilangnya hari ini mau masuk, tapi udah jam segini nggak datang juga" sambung nya semakin geram.


"Liana, tolong bawa catatan ini kedapur dong" Ucap Clara yang tengah sibuk menerima beberapa telepon.


"Nanti setelah itu suruh driver buat antar ke alamat-alamat ini ya" sambungnya


"Iya" Jawab singkat Liana yang kemudian menuju kebelakang.


"Dasar, selalu saja seperti ini" gumam Clara menatap punggung Liana yang menjauh.


Clara kemudian kembali fokus pada pekerjaanya. menerima pesanan yang melewati telepon dan beberapa pengunjung yang baru datang. Hari ini Cafe ini sangat di sibukkan dengan ramainya pengunjung yang datang dan pesanan online.


🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸


"Zafa, Zafa tidak papa kan nak" Tanya Zaufa mama Zafa.


"Maaf sayang mama baru sampai, jalanan sedikit macet" Sambung Ufa merasa bersalah.


(Ufa adalah Nama panggilan Zaufa)


"Zafa baik-baik aja mama, mama nggk perlu khawatir" Ucap Zafa.


"Sayang kau terlihat lelah, duduk lah terlebih dahulu" Ucap Lembut Zain.


"Iya aku tadi habis rapihin taman sama pelayan, setelah mendengar kabar bahwa Zafa hampir keserempet motor aku langsung kesini" Ucap Zaufa.


"Aku bahkan tidak sempat mandi dan berganti pakaian karena khawatir" sambungnya.


"Xixiixixixi, pantas saja za mencium bau acem" Ucap cadel Zafa yang tertawa cekikikan.


"Ihh Zafa" Ucaap Zaufa.


"Sebaiknya kamu mandi dulu di kamar, soal baju aku akan memesan online" Ucap Zain.


"Baiklah, aku akan mandi dulu" Jawab Zaufa.


"Mama mandi dulu ya sayang" Ucap Zaufa sambil mencium pipi Zafa.


"Ihh mama bau acemm" jawab Zafa.


"Hahahaha iya ya, mama bau acem" Tawa Zain


Dan yang di tertawai hanya menggelengkan kepala sambil menatap mereka. Zaufa segera masuk kedalam ruang pribadi yang berada di ruangan Zain. Ruangan ini berisi kamar tidur lengkap dengan isinya. Ruangan ini berfungsi untuk Zain beristirahat sejenak ketika kelelahan mengerjakan berkas-berkas yang menumpuk. Juga untuk tempat istirahat Zafa ketika ketiduran saat ikut Zain pergi kekantor.


Zafa memang sering ikut Zain pergi kekantor, karena ia terkadang merasa bosan berada dirumah. Dan Zain juga tidak masalah juga Zaufa asalkan tidak menganggu pekerjaan sang papa.


"Papa Zafa ingin lihat tante Lexa" Ucap Zafa.


"Jangan dulu ya sayang, tante Lexa lagi istirahat biarkan dia sembuh dulu ya" Jawab Zain.


"Nanti kalau tante Lexa udah sembuh, kita undang Keluarga tante Lexa kerumah ya" sambung Zain.


"Ahhh baik" jawab Zafa.


Zain tersenyum mendengarnya. Raut muka Zafa nampak terlihat kecewa. Walau begitu ia tetap akan menunggu Lexa pulih kembali dan akan menanmhih janjinya pada Zain.

__ADS_1


Tok....


Tokk...


Tok..


"Masuk" Ucap tegas Zain.


"Maaf pak, ini pesanan Anda" Ucap sekertaris Zain.


"Letakkan disana saja" Ucapny dingin


"Baik pak, saya permisi" jawab Sekertaris itu berlalu keluar ruangan Zain.


"Sayang, tunggu di sini dulu ya papa akan menyerahakan bingkisan ini kepada mama" Ucap Zain.


Zafa hanya mengangguk karena ia sedang makan camilan kesukaannya. Zain kemudian masuk kedalam kamar dan mengetuk pintu kamar mandi.


"Sayang" Panggil Zain.


"Ya" Jawab Zaufa dari dalam kamar mandi.


"Tunggu, sebentar lagi aku akan selesai" Sambungnya.


Dan beberapa saat kemudian Zaufa keluar dengan menggunakan jubah mandinya. Zain yang duduk di pinggir kasur segera bangkit dan mendekati Zaufa.


"Dimana Zafa" Tanya Zaufa.


"Dia sedang makan camilan" Jawab Zain yang menyingkap rambut Zaufa.


"Apa yang kau lakukan, nanti Zafa melihat kita" Ucap Zaufa yang menghentikan Pergerakan tangan Zain.


Zain kemudian kembali melakukan kegiatannya, ia menarik leher Zaufa hingga membuat wajah mereka berada dalam jarak yang sangat dekat. Kemudian Zain dengan lembut men*c*ium b*i*bir ranum Zaufa. Zaufa pun menerimanya dengan senang hati. Saat permainan semakin panas mereka terkejut dengan Zafa yang tiba-tiba datang memergoki mereka berdua.


"Mama, Papa kalian sedang apa?" Tanya Zafa yang baru datang.


Karena terkejut mereka berdua reflek menjauhkan diri masing-masing.


"Aaahahaaa hahaaa" Zaufa tidak bisa berkata-kata.


"Tidak Zafa ini lohh, katanya mama kecapean jadi papa inisiatif memijat mama" Jawab Zain canggung.


"Ohhhh" Jawab santai Zafa yang kemudian keluar kamar tanpa rasa bersalah.


Zain dan Zaufa merasa lega saat Zafa keluar kamar dan tidak bertanya lagi. Zaufa kemudian memarahi Zain karena ceroboh.


"Kamu!!!!, gimana coba kalau Zafa tadi tidak percaya" Ucap kesal Zaufa.


"Ufa sayang, jangan marah tadi aku lupa mengunci pintu" Jawab Zain mencoba meluluhkan hati Zaufa.


"Bukan karena itu, kenapa kau mencoba memancingku di saat kita berada di sini" Ucap Zaufa.


"Karena aku tidak tahan melihatmu seperti ini sayang, apalagi tubuhmu yang harum ini" Jawab Zain sambil menghirup aroma tubuh Ufa.


"Sudah-sudah aku akan berganti pakaian dulu, kamu keluar sana" Jawab Zaufa sambil mengusir Zain.


Zain pun pasrah dan segera keluar, Sedangkan Zaufa segera mengenakan pakaian nya. Ia tampil dengan sangat cantik menggunakan dres berwarna Merah maroon yang selaras dengan high Heels berwarna Hitam.


"Papa,dimana mama?" Tanya cadel Zafa.

__ADS_1


"Afa lapal" sambungannya sambil mengelus perut kecilnya.


"Ahahahahaha Zafa lapar ya" Tawa renyah Zain.


"Sebentar ya mama lagi ganti baju" sambungnya sambil mengelus kepala kecil Zafa. Zafa hanya menganggukkan kepalanya, Sembari menunggu Zaufa selesai berias~•~


***************:)


"Aaaaaaaa Tuan Alex!!!!!!!" Teriak Lexa kencang. Untung saja ruangan itu kedap suara...


"Ssttt diamlahhh" Jawab Alex sambil menutup telinganya.


"Kenapa kau keluar dengan telanjang dada haaa" Ucap Alexa menutup matanya.


"Kenapa?" Tanya Alex tanpa rasa dosa.


"Cepat pake bajumu Tuan!!!" Suruh cepat Lexa.


"Siapa kau sehingga aku harus menurutimu" Alex kemudian duduk di sofa.


"Lagian aku juga akan pergi dari sini" Sambung Alex.


"Baguslah" Jawab Lexa.


"Dasar cewek gila, aneh" Gerutu Alex.


Apa? Gila? Aneh? Heyy dia sendiri yang keluar dari kamar mandi dengan telanjang dada. Aku ini wanita normal. Dan apa itu tadi? Kenapa malah dia yang marah...." Gerutu Alexa di dalam hatinya sambil cemberut.


Alex pun segera mengenakan bajunya, dan segera pergi meninggalkan tempat itu. Namun, sebelum ia benar-benar meninggalkan ruangan itu ia sedikit mengancam Lexa.


"Ingat!! Jika kau berani keluar dari ruangan ini kaki mu akan patah" Ancam Alex sebelum keluar.


"Dan ada beberapa penjaga disini yang siap mematahkan kaki mu jika kau berniat keluar" sambung ya. Lalu Alex segera pergi meninggalkan Alexa yang terbengong akan ucapannya tadi.


"Apa itu tadi sebuah ancaman" gumam Lexa.


"Cihh, mana ada. Sebentar lagi juga aku akan keluar dari sini dan tidak akan pernah melihatnya lagi" sambungnya.


"Dasar cowok gila, galak, sombong, angkuh pokoknya nyebelinnn bangett" gerutu Lexa.


"AKU MENDENGARNYA BODOH!!!"....


"Hahhh" Kaget Lexa mendengar suara itu. ia kemudian clingak clinguk melihat sekeliling namun tidak ada orang selain dirinya.


"KAU SEDANG APA?" ucapnya lagi.


"BERISTIRAHAT LAH, AGAR KAU CEPAT SEMBUH DAN TIDAK MENYUSAHAKAN AKU LAGI" sambungnya.


✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵✵


Eyoo maaf baru up😢


Rl sedang sibuk banget...


mohon di maklumi ya....


Pantengin terus gys😋


pay pay, makasih yg udh mau mampir dan baca novel ini yg udh kasih like,komen,rate,vote/gift makasih banyk❤❤

__ADS_1


__ADS_2