CINTA CEO DINGIN DAN GADIS CUEK

CINTA CEO DINGIN DAN GADIS CUEK
Eps 05 ◕Chapter 005~•


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


"Alexa, kamu mau aku antar pulang" Ucap Aiden.


"Aku sudah bawa kendaraan sendiri Ai, kamu ajak Vio tuhh dia kan hari ini naik taksi" Jawab Alexa.


"Kan aku maunya kamu" Ucap Aiden dengan nada bercanda namun kecewa.


"Kapan-kapan aja ya"


"Ini udah malam, aku pulang dulu, nanti ibu khawatir" sambung Alexa.


"Iya, hati-hati dijalan" ucap Aiden.


Alexa pun segera menghidupkan motornya dan segera tancap gas keluar dari halaman Cafe Good Mood. Hari ini Alexa pulang jam 11 malam, dikarenakan banyaknya pengunjung yang datang ke Cafe Good Mood. Pengunjung didominasi anak-anak muda yang sedang nongkrong.


"Aku lelah sekali" Ucap Alexa sambil sesekali memijat lehernya bagian belakang.


Tiba-tiba.... tanpa di duga motor milik Alexa di stop oleh 2 orang pria. Alexa yang terkejut lantas bertanya kepada mereka kenapa mereka menghentikan laju motornya.


"Maaf bang,ada apa ya?" Tanya Alexa.


"Kenapa kalian menghentikan laju motorku" Sambungnya lagi.


Dua orang pria itu lantas tersenyum dan saling pandang. Alexa yang merasa bingung dengan keadaan ini pun langsung berpikir. Kira-kira apa alasan mereka menghentikan Alexa. Namun setelah dia tau Alexa menjadi sangat takut dan gugup.


Alexa berusaha memundurkan motornya dan menghidupkan mesinnya kembali. Namun aksinya berhasil di cegah oleh salah seorang pria itu.


"Mau kemana?" tanya pria itu dengan nada menggoda.


"Main dulu lahh" sambung nya kemudian sambil memegang tangan Lexa.


"Lepaskan aku" berontak Lexa sambil berteriak.


"Berteriaklah!!" ucap pria yang satu lagi.


"Disini lumayan sepi dan jauh dari pemukiman, jadi tidak akan ada yang mendengar teriakan mu" Sambungnya.


"Dari pada berteriak nggak jelas, lebih baik kita main saja ya" Ucap Fiko salah satu preman itu.

__ADS_1


"Nggak sakit kok,namun sangat nikmat" Sambungnya.


"Tidak huaa lepaskan aku, aku mohon lepaskan aku" Ucap Alexa sambil menangis.


"Kemarilah" Ucap Dean teman Fiko, sambil menuntun Lexa turun dari motornya.


Karena tarikan Dean yang lumayan kuat, membuat Alexa terjatuh dari motornya dan mengakibatkan lecet di lutut dan siku Lexa. Alexa meringis kesakitan.


"Aduh maaf sayang, terlalu kuat ya" Ucap Dean sambil membelai wajah mulus Alexa.


"Gw duluan ya Ko" ucap Dean sambil menatap Fiko.


"Hmmm, tapi cepet ya"


"Gw udah nggak tahan nihh" sambungnya.


"Ok siap" jawab Dean.


Alexa memberontak saat Dean berusaha menjamah tubuhnya. Ia menendang dada dan wajah Dean. Namun hal itu tidak menghalangi Dean untuk melakukan aksi bejatnya. Ia malah semakin terangsang melihat Alexa yang berkeringat akibat perlawanannya.


"Tidak aku mohon jangan, hikss" Ucap Alexa sambil mencegah tangan Dean melepas kemeja miliknya.


Srekkkkk........


Baju kemeja Alexa berhasil di robek oleh Dean, hal itu membuat dua buah d*d* Alexa kelihatan jelas walau masih tertutup b*a berwarna hitam.


Glekkk.....


Dean menelan salivanya melihat pemandangan yang berada di hadapannya. Ia sudah benar-benar tidak tahan lagi untuk memasuki l*b*ng kenikmatan milik Alexa.


Hari ini adalah hari yang tidak pernah di duga Alexa. Alexa tidak pernah menyangka bahwa ia akan menjadi korban pem*rko*sa*n. Ia menangis tersedu-sedu mengasihani dirinya sendiri.


Bukan hanya Dean saja namun Fiko pun juga merasakan hal yang sama. Ia juga sudah tidak sabar untuk memasukan adeknya ke l"b"ng kenikmat Alexa. Alexa sudah tidak punya kekuatan untuk mencegah Dean lagi. Ia sudah lelah. Ia hanya bisa melihat bahwa Dean sekarang berusaha melepaskan baju yang melekat di tubuhnya.


"Aku akan memuaskan mu sayang" Dean berbisik pada Alexa yang sudah tidak berdaya.


Namun sebelum tangan Dean berhasil menyentuh kulit putih bersih Lexa, ada seseorang yang dengan sengaja menendang Dean hingga ia terjatuh kebelakang.


"Breng***sekkk siapa kau?* Ucap Dean dengan nada bersungut-sungut.

__ADS_1


Fiko terkejut dengan aksi orang itu. Ia berusaha memukul orang tersebut dengan balok kayu dari belakang.


Bughhh......


Namun aksinya juga di gagalkan oleh teman orang tersebut. Ia jatuh dan apesnya balok kayu tersebut malah menimpa dirinya. Fiko meringis menahan rasa sakit yang ia rasakan.


Alexa tidak melihat dengan jelas orang yang mengahajar preman-preman itu. Matanya sudah sayu dan akhirnya ia pingsan. Dean dan Fiko pun takut, mereka memilih melarikan diri menggunakan motor Alexa.


"Nona" ucap orang tersebut sambil menepuk-nepuk pipi Alexa.


"Sepertinya dia pingsan" ucap teman orang tersebut sambil berjongkok di samping Alexa.


"Heyy tutup matamu" hardik orang tersebut sambil menutup mata temannya.


Tidak di pungkiri orang tersebut juga merasakan hal yang sama dengan dua preman tadi. Tapi ia mencoba menahannya. Ia melepaskan jas miliknya guna menutupi tubuh Alexa.


"Ayo pulang" ucap orang tersebut sambil membopong tubuh Alexa di dalam pelukannya.


"Alex kau"...


"Kenapa?" Jawab Alex dengan nada dingin.


Ya dua orang tersebut adalah Alex dan Vino. Mereka baru saja pulang dari kantor dan tidak sengaja melihat pemandangan yang dimana seorang gadis berusaha di pe*k*s* dua orang. Awalnya mereka mengira bahwa si gadis memang ingin melakukan hal menjijikkan itu dengan dua orang tersebut. Namun semakin di lihat mereka tau bahwa gadis tersebut terus berusaha menahan dan memberontak saat tangan nakal pria itu ingin menjamah tubuhnya. Akhirnya mereka berdua turun dari mobil dan membantu si gadis.


"Kita akan kemana sekarang?" tanya Vino sambil menyetir.


"Pulang saja, aku sudah lelah" jawab Alex sambil memijat pelipisnya.


"Baiklah" ucap Vino.


"Ehh tapi bagaimana dengan gadis itu" tanya Vino sambil melirik Alex dari kaca.


"Kita bawa, besok setelah dia siuman dia akan pulang sendiri" jawab Alex.


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~


~•°Next Chapter°•~


~•°Jejaknya Sayang°•~

__ADS_1


__ADS_2