
Sepulang sekolah." Dafis selalu mengantarkan bara pulang. Ketika bara turun dari motor dafis. Dafis berbicara kepada bara. Jika intan menelponmu?? Katakan apa yang tadi aku kakatakan di sekolah!!! Bara hanya mengangguk pertanda mengerti akan ucapan dafis. Melihat bara mengangguk, dafis tersenyum lalu pulang.
Setelah sampai rumah dafis lalu masuk kamar dan membuka hpnya, melihat ada banyak pesan dari intan, Dafis lalu membuka pesan dari intan.
Hey brengsek!!!! Kembalikan uangku.
Dasar bajing**!!! Kenapa kamu tak menjawab telponku????
Balaslah pesanku bedebah!!!
selesai membaca pesan dari intan, "dafis lalu tersenyum dan berbicara sendiri." Dasar cewek stress!!! Pedas sekali perkataanmu!!! Tak lama berselang hp dafis lalu berdering lagi, melihat panggilan dari tito, "dafis menjawab panggilan dari tito." Ada apa to?? "Kamu jadi pinjam uang gak." Tanya tito. Jadilah!! Nanti sore aku ambil kerumahmu"Jawab dafis pada tito."
Intan yang baru pulang dari sekolah, intan lalu makan siang sambil bermain hpnya, selesai intan makan, intan pun mulai mengantuk dan pergi untuk tidur.
Setelah beberapa jam terdidur. hari yang mulai menjelang sore, intan bangun dari tidurnya, sesaat setelah bangun, intan mengambil hpanya dan membalas pesan dari teman temannya, selesai membalas pesan ke teman teman intan, intan melihat pesan yang di kirim ke dafis. Saat melihat pesannya telah di baca oleh dafis!!! Intan mulai berbicara sendiri."si brengsek ini hanya membaca pesanku dan tak membalasnya!!!! Intan mulai diam dan memikirkan cara agar dapat membalas dendam kepada dafis. "Tiba tiba intan mempunyai ide sedikit gila untuk dafis."
"Intan lalu mengirim pesan kepada dafis."
Fis, aku mohon jemputlah aku di perumahaan bukit indah blok E nomor 4. Setelah mengirim pesan kepada dafis, intan mencoba menelpon dafis hingga beberapa kali, tapi dafis masih tetap mengabaikan panggilan dari intan.
Dafis yang akan ada janji bertemu tito, dafis kini mulai mandi lebih awal, setelah selesai mandi lalu berganti pakaian dan pergi ke rumah tito, setelah di rumah tito dafis lalu menerima uang dari tito,
To trimaksih, "jawab dafis setelah menerima uang beberapa lembar warna merah dari tito." Ok tenang saja, jawab tito dengan santai. Dafis lalu ngobrol dengan tito, di tengah tengah mereka ngobrol "lalu ada nada pesan dari hp dafis." Sambil berbincang dafis lalu meraih hpnya dan membaca pesan dari intan. Melihat pesan dari intan!!! "Dafis lalu berpamitan kepada tito." To aku sekarang ada urusan, aku harus pergi. Dan trima kasih uangnya, minggu depan aku kembalikan. Melihat dafis yang sangat terburu buru. Tito hanya mengiyakan perkataan dafis.
Dafis dengan cepat menaiki motronya dan pergi dari rumah tito.
Dafis lalu menancapkan gas motornya ke perumahan bukit indah. Lima belas menit kemudian dafis sampai di perumahan bukit indah, lalu dafis mencari blok E dengan nomor 4. Setelah beberapa kali berputar putar, dafis akhirnya menemukannya.
Sesaat dafis terdiam!!!
__ADS_1
Dafis kemudian berbicara sendiri!!! "Bagaimana caraku mengeluarkan intan darisana??? Melihat rumah ini cukup besar dan berlantai dua. Jelas ada banyak kamar di dalam rumah ini.
Kenapa wanita secantik dia bisa sebodoh ini!!! Ahhh siallllll wanita ini sungguh merepotkanku saja.
"Setelah dafis berbicara sendiri." dafis lalu mendekati rumah tersebut, dan dafis berencana akan masuk rumah tersebut dengan cara memanjatnya. Melihat rumah tersebut yang di lengkapi dengan cctv!!! Dafispun mengurungkan niatnya dan mencoba masuk dengan cara baik baik.
Kemudian dafis menekan bel yang ada di depan pagar rumah tersebut. Setelah beberapa saat dafis menunggu??? Terdengar suara pagar terbuka dan "seorang perempuan berumur empat puluh tahun lebih dengan wajah yang terlihat kalem lalu bertanya kepada dafis." Mencari siapa ya???" Tanya perempuan tersebut kepada dafis. "Dafis lalu menjawab dengan sopan kepada perempuan tersebut." Apakah intan ada di dalam bu?? Ada, ayo masuk dulu "jawab perempuan tersebut kepada dafis."
Dafis lalu mengikuti langkah perempuan tersebut hingga di dalam. "Setelah di dalam rumah dafis lalu di persilahkan duduk." Tunggu sebentar, akan kupanggilkan intan dulu. "Lalu dafis menjawab dengan sangat sopan kepada perempuan tersebut." Iya bu,
"Sambil menunggu, dafis mulai berbicara dalam hati." Apakah mungkin?? Ibu yang terlihat baik dan kalem tersebut, mempunyai anak bajingan????
Tapi, kenapa ibu itu terlihat sangat akrab dengan intan!!!!
Dan dimana cowok brengsek itu sekarang, kenapa dia tidak muncul juga??
teman ku siapa ma??? "Tanya intan pada mamanya."
Mama juga tidak tahu??? "Jawab mama intan."
Intan masih mandi ma!! "Jawab intan"
Jangan lama lama, "kata mama intan lalu pergi dari kamar intan."
Tak lama kemudian, mama intan menyuguhkan segelas teh untuk dafis.
di minum nak. " kata mama intam."
Terima kasih bu. "Jawab dafis"
__ADS_1
Intan sedang mandi, tunggulah sebentar. "Kata mama intan kepada dafis."
"Iya bu." Jawab dafis.
Setelah berbicara, mama intan lalu pergi meninggalkan dafis.
Intan yang selesai mandi dan berganti pakaian, lalu pergi menemui temannya yang datang kerumahnya. Saat intan melihat dafis yang ada di dalam rumahnya, intan sangat kaget dan sekaligus sangat marah melihat wajah dafis. Intan dengan cepat mendekati dafis dan PLAAAKKK!!! Intan menampar dafis dengan keras. "Dafis hanya diam setelah menerima tamparan keras dari intan."
Dafis yang merasa intan baik baik saja, dafis lalu berpikir jika intan sekarang sedang menipunya. "Lalu dafis bertanya pada intan. "Apa kamu sekarang sedang menipuku??"
Ya!!! Aku memang sengaja menipumu!!!! "Jawab intan dengan nada tinggi."
Apa kamu sudah puas. "Tanya dafis pada intan."
Aku sama sekali tidak akan puas jika hanya membuatmu tertipu??? "Jawab intan pada dafis."
Lalu?? " kata dafis yang singkat dan cueknya."
PLAAKKK!!! Tamaparan dari inran yang kedua melayang keras di pipi dafis.
Setelah mendapat tamparan dari intan yang kedua kalinya. dafis kemudian merogoh kantong celananya, dan mengambil beberapa lembar uang seratus ribuan, lalu di berikan kepada intan.
Intan yang hanya diam, dafis lalu meraih tangan intan dan memberikan beberapa lembar uang seratus ribuan kepada intan.
Lalu dafis berkata, sampaikan salamku kepada ibumu!! Dafis lalu melangkah pergi dari rumah intan. "dalam perjalan pulang, dafis terus begumam sendiri." sial!! harusnya rencanku berjalan dengan lancar. kenapa aku sangat bodoh dapat di tipu dengan mudah olehnya!! untunglah seblum pergi tadi, aku sudah mendapat uang dari tito.
lalu dafis mulai tersenyum senyum sendiri. kini aku sudah bebas dari mak lampir itu??? mulai sekarang aku sudah bisa tenang kembali.
hari yang sudah mulai gelap, dafis yang tadinya akan keluar dengan temannya, kini dafis memutuskan untuk pulang kerumahnya.
__ADS_1