Cinta Dan Tetes Air Mata

Cinta Dan Tetes Air Mata
Intan yang penasaran


__ADS_3

"Di dalam warung." Didin, abi dan bayu sangat ketakutan melihat bara dan dafis yang berada di dalam warung. Mereka bertiga segera berbalik arah untuk pergi meninggalkan warung, saat mereka akan keluar warung, "kembali." Teriak dafis kepada abi didin dan bayu. "Sontak semua yang ada dalam warung kaget dan melihat ke arah dafis."


Ferdi pun juga merasa sangat kaget, melihat teman temannya di teriaki oleh dafis. Ferdi juga merasa bingung? Ada masalah apa dafis dengan teman temannya, Kenapa teman temannya terlihat sangat ketakutan melihat dafis.


Didin, abi dan bayu lalu kembali sambil berjalan dengan menundukkan kepala mereka.


"duduklah,kata dafis dengan santai" merekapun berempat duduk dengan patuh.


saat ferdi, didin, abi dan bayu telah duduk, sesaat tidak ada percakapan sama sekali. "di dalam warung seketika menjadi hening." Dafis hanya memandang tajam ke arah didin, ahi dan bayu secara bergantian. Ferdi yang melihat dafis sedang marah, ferdi membuka pembicaraan kepada dafis untuk mencairkan suasana, Bagaimana kabarmu? tanya ferdi kepada dafis. "Baik." Jawab dafis dengan pelan tanpa melihat ke arah ferdi. ferdi lalu bertanya lagi kepada dafis, ada masalah apa kamu fis, sampai datang kemari. Lalu dafis menatap ferdi dan berkata, sebenarnya aku tidak ada masalah!!! Aku hanya ingin berjalan jalan dengan bara, tapi aku masih punya sedikit masalah yang belum terselesaikan kata dafis. "Mendengar perkataan dafis." ferdi semakin terlihat bingung, masalah apa fis kalau aku boleh tau??


Ketiga temanmu ikut terlibat pengeroyokan kepada temanku, jawab dafis dengan santai, didin abi dan bayu mulai resah, perasaan mereka mulai tidak enak. didin, abi dan bayu mereka serentak meminta maaf kepada dafis dan terus menerus meminta maaf kepada dafis. Sedangkan bara hanya tersenyum, bara merasa dafis akan membalaskan dendam bara.


Dafis yang sadar menjadi tontonan, tak ingin penonton yang melihatnya kecewa, dafis lalu berbicara lagi.


Aku akan menganggap masalah ini selesai tanpa perlu kekerasan dengan hanya 1 syarat. Didin lalu menanyakan syarat apa yang harus mereka penuhi. Dan dafis berkata, bayarkan semua makanan dan minuman yang ada dalam warung, dafis kemudian berdiri dan memandang didin dengan tajam!!! Jika kalian menolak, akan kita selesaikan sekarang secara jantan. Didin, abi dan bayu hanya saling tatap dan menganggukkan kepala mereka satu sam lain, tanpa berpikir lama mereka pun meng iyakan perkataan dafis. Kurasa masalah kita telah beres, jawab dafis lalu beranjak pergi dari warung. Bara hanya diam dan mengikuti langkah dafis tanpa berkata apapun. Waktu dafis berjalan melewati ferdi, dafis menepuk pundak ferdi dan berbisik kepada ferdi, lain kali jangan pernah mencari masalah denganku.


Dafispun berjalan keluar dari warung, dan tak lupa dafis berbicara kepada ibu penjaga warung. "bu semua makanan dan minuman di bayar mereka berempat bu." dafis sambil menunjuk ke arah ferdi, didin, abi dan bayu. Ibu penjaga warung hanya menganggukkan kepalanya.


"Dafis dan bara keluar dan pergi dari warung."

__ADS_1


Di dalam warung ferdi merasa sangat marah kepada dafis, karena merasa di permalukan oleh dafis.


Ferdi yang marah kepada didin, abi, dan bayu... ferdi lalu berbicara dengan keras kepada ketiga temannya tersebut. kalian bertiga membuatku malu, Kata ferdi kepada tiga temannya, kita telah di permalukan oleh baji**** tengik itu, lihat saja nanti, aku pasti akan membalasnya. "Lalu ferdi pergi meninggalkan ketiga temannya."


"Didin, abi dan bayu sangat merasa malu." lalu mereka pun beranjak pergi mengikuti ferdi. dan tak lupa, merekapun merogoh kantong masing masing dan membayar semua makanan dan minuman yang ada di dalam warung. Setelah membayar, didin berbalik dan berbicara dengan lantang. Semua telah kami bayar. Setelah bebrbicara didin abi dan bayu pergi meninggalkan warung.


"Setelah mereka pergi." Di dalam warung mulai ramaimembicarakan dafis, dari meja satu ke meja lainnya terus bergosip tentang ferdi yang telah dipermalukan oleh murid smk nusantara.


Bel istirahat di sma negeri 1 telah berbunyi Teett!!!! Teett!!!! Teett!!!


Mendengar bel berbunyi, nina mengajak intan dan devi untuk ke kantin, intan kemudian menggelengkan kepalanya lalu meraih hp di tas intan.


intan kemudian berbicara lagi, Aku tau jika tidak semua cowok itu brengsek, aku hanya mau muntah mendengar perkataan mereka. Mereka yang mendekatiku hanya berkata manis dan gombal, aku sudah bosan mendengar itu semua.


Nina mencoba membujuk intan, bagaimana kalo kita ke kantin dulu, kalau ada yang merayumu acuhkan aja mereka, anggap aja mereka orang gila kata devi kepada intan. "Setelah beberapa saat." intan mau untuk peegi ke kantin, dan mereka bertigapun pergi ke kantin.


Di waktu mereka berjalan ke arah kantin beberapa cowok mencoba caper dan merayu intan, devi dan nina.


"Hai cantik"

__ADS_1


"Mau ke kantin ya, ayo aku anter"


"suuuiiiiittt suuuuiiiiittt."


"Hai bidadari."


Intan kemudian berbicara pelan kepada devi dan nina, kalian denger senidirikan!!! Mual aku mendengar perkataan mereka, nina dan devi hanya tersenyum samvil berjalan terus ke kantin.


Setelah di kantin, mereka bertiga pun duduk dan memesan minum dan makanan di kantin. Sambil menunggu pesanan mereka datang, intan, devi dan nina mulai bergosip ria. Kemudian beberapa cowok datang, dan berkumpul di meja belakang intan, devi dan nina.


Intan dengan percaya diri berbicara devi dan nina.. aku rasa sebentar lagi, mereka pasti akan menggoda kita, nina kemudian melirik ke arah belakang meja mereka,


"dan beberapa saat." mereka para cowok berbicara sambil tertawa tawa, tanpa memperdulikan intan, devi dan nina.


"nina lalu berbicara kepada intan." Aku rasa, mereka bukan cowok brengsek yang seperti kamu pikirkan. intan hanya mengangguk dan berbisik kepada nina dan devi. Apa yang kira kira mereka bicarakan. "Aku rasa... kita dengarkan saja apa yang mereka bicarakan kata devi pada intan."


"Di meja belakang." salah satu cowok mulai berbicara tentang ferdi yang telah di permalukan oleh anak smk nusantara, apa benar ferdi anak sma bakti di permalukan seperti yang kamu ceritakan, Jawab cowok lainnya yang tak percaya dengan perkataan temannya. Setelah mendengar cerita dari temannya, akhirnya cowok lainnya mulai percaya dengan perkataan temannya tersebut.


Saat intan mendengar pembicaraan para cowok yang ada di belakang intan. Intan berbicara kemudian berbicara kepada devi dan nina, apa kalian tau ferdi yang di maksud para cowok di belakang kita!! Devi sambil makan hanya menggelengkan kepalanya, dan nina hanya diam seakan sedang memkirkan sesuatu? "Beberapa saat." nina berbicara kepa intan, apa ferdi yang kamu maksud??? Adalah ferdi yang selalu menguntitmu!!! intan pun mengangguk sambil tersenyum. Kemudian devi berbicara kepada intan, apa ferdi yang kamu maksud, masih menguntitmu sampai sekarang!!! Dengan wajah sedikit marah, intan menganggukkan kepalanya lagi. Devi kemudian bertanya lagi kepada intan, apa ada anak smk nusantara yang mendekatimu. mendengar pertanyaan devi, intan hanya terdiam dan berpikir sejenak, tidak ada. "jawab intan." Mereka bertiga kemudian diam beberapa saat intanpun bertanya dalam hati, siapa anak smk nusantara ini? yang berani dengan berandal ferdi.

__ADS_1


__ADS_2