
*Iya aku minta maaf ya sayang aku salah membuat kamu kaget abisnya kamu si asik sekali melamunnya mikirin aku ya*(ucap Bima)
*Iya aku maafin sayang tapi lain kali jangan di ulang ya*(ucap Meymey)
Sedangkan yang dua orang hanya melihat drama yang di buat oleh Bima dan Meymey
Lukman hanya senyum-senyum melihat sahabatnya yang mulai bucin kepada Meymey
Bagas hanya diam bagaimana sebentar untuk menjelaskan agas Rani tidak merasa sedih dan bagaimana caranya agar bisa menaklutkan hati Rani
*Hmmm ada kita berdua di sini Bima..*(ucap Lukman)
*Sirik ya karena kamu lagi ldr-an dengan pacar kamu*(ucap Bima meledek Lukman yang lagi ldr-an dengan pacarnya)
*Aku nggak papa karena aku sudah biasa ldr-an, tapi yang satu itu tu jiwa ke jombloannya meronta-ronta ingin segerah memiliki pacar*(ucap Lukman meledek Bagas yang dari tadi hanya diam)
*Oh.. jadi kalian berdua ledekin aku iya*(ucap Bagas)
Mereka bertiga hanya diam karena pasti Bima dan Lukman ken hukuman dari kaptennya itu
*Mey...Rani mana*(ucap Lukman )
*Rani ada pasien yang iya harus tangani*(ucap Meymey)
*Ohh.. begitu iya kalau kamu sayang tidak ada pasien*(ucap Bima)
*Tidak ada lgi kosong, kalau Rani bentar lagi kesini ko dia udah janji kalau habis selesai menangani pasien dia kesini ko*(ucap Meymey yang mendapat anggupan dari mereka bertiga)
__ADS_1
Sedangkan Rani yang s3dang bergulat dengan alat-alat medis yang iya gunakan untuk membersihkan darah di luka bagian kaki karena pasien kena pecahan botol
Tak lama Rani mengerjakan tugasnya pun selesai dan memilih untuk menemui lagi Meymey yang iya tinggal di taman dekat puskesmas
Rani pun menuju ke tempat Meymey dengan langkah yang seperti biasa
Meymey yang melihat Rani dari kejahuan dan berkata kepada mereka bertiga
*Tuh sana Rani sudah datang*(ucap Meymey)
*Iya tuh dia udah datang*(ucap Bima)
Tak lama Rani pun sampai di hadapan mereka dan bergabung walaupun iya tak ingin melihat wajah Bagas tapi apalah boleh buat
*Assalamualaikun...*(ucap Rani mengucapkan salam kemereka berempat)
*Rani ko baju kamu ada darah*(ucap Meymey yang melihat baju Rani kalau ada percikan dara)
*Ohh ini tadi terkena percikan darah saat aku memberskan luka yang agak luas si dan harus di jahit*(ucap Rani kepada mereka berempat)
Bima memberi kode ke Bagas agar bagas berbicara kepada Rani soal masalah kemarin dan Bagas yang mendapat kode dari Bima mengerti apa yang di kodekan oleh Bima
Bagas pun berbicara
*Rani bisa kita bicara berdua di sana*(ucap Bagas sambil menjuk ke kursi yang satunya lagi)
(Oh.. iya gays outhor lupa kalau di taman itu ada beberapa kursi iya)
__ADS_1
*Mau bicara apa bicara di sini aja*(ucap Rani)
(Setelah Rani berbicara kepadanya yang ingin berbicara di sini aja Bagas berlalu ketempat yang dia tunjuk tadi)
*Rani... ikut aja mungkin dia mau bicara berdua saja dengan kamu,tuh gi sana Bagas udah nungguin*(ucap Meymey)
Rani pun berdiri berjalan menuju Bagas yang sudah menunnggu
*Duduk sini*(ucap bagas yang menyuruh Rani duduk di sampingnya)
Rani pun duduk di dekat Bagas
*Kamu mau ngomong apa sih*(ucap Rani)
________________________________
maaf baru up karena baru ada kesempatan untuk menulis lanjutan cerita sebelumnya
jangan lupa like
jangan sungkan-sungkan untuk komen biar aku tau kalau aku ada salah dalam penulisan ku
vote
salam dari
__ADS_1
MIRNAWATI