
Setelah menempuh beberapa jam akhirnya Rani sudah sampai di Bandara Udara Internasional Suekarno-Hatta
Di ruang tunggu Rani sudah ada yang menunggunya seperti biasa kalau anak satu-satu ya pasti di sayang la
Mama dan ayah Rani sedang menunggu Rani di ruang tunggu karena Rani, Meymey dan yang lainnya masih harus menunggu kopernya
Setelah beberapa meni mereka telah menemukan kopernya masing masing dan memilih untuk keluar agar bisa bertemu dengan orang yang di rindukan
Setelah menempuh beberapa jam akhirnya Rani sudah sampai di Bandara Udara Internasional Suekarno-Hatta
Di ruang tunggu Rani sudah ada yang menunggunya seperti biasa kalau anak satu-satu ya pasti di sayang la
Mama dan ayah Rani sedang menunggu Rani di ruang tunggu karena Rani, Meymey dan yang lainnya masih harus menunggu kopernya
Setelah beberapa meni mereka telah menemukan kopernya masing masing dan memilih untuk keluar agar bisa bertemu dengan orang yang di rindukan
Setelah Rani Meymey dan yang lainnya tidak pernah bertemu dengan keluarganya setelah beberapa bulan di daerah orang
Mereka pun melwpas rindu mereka kepada keluarga tercinta yang terpendan selama 5 bulan karena jarak mereka terlalu jauh hanya lewat video call mereka melepas rindu mereka
Setelah melewati jalur untuk keluar Rani Meymey dan yang lainnya pun akhirnya bertemu dengan keluarga masing masing
__ADS_1
Rani yang melihat mama dan ayah nya sedang duduk Rani pun langsung berlari menuju kedua orang tuanya itu dan memeluk kedua orang tuannya untuk melepas rindu mereka
Setelah itu mereka pun pulang ke rumah masing masing dengan keluarga yang menjempuk mereka
Sesampainya Rani di rumah Rani pun mengeluarkan kopernya dari bagasi mobil di bantu penjaga rumahnya dan masuk kedalam rumah dan berkata kepada dirinya sendiri
*Rumah ini tidak pernah berupa yah walaupun aku pergi hanya 5 bulan saja*(ucap Rani kepada dirinya sendiri tanpa di dengar oleh kedua orang tuannya)
Rani pun berjalan melewati ruang tamu dan masuk kedalam ruang keluarga matanya tertuju di meja yang terdapa kue kesukaan Rani di atas piring
Iya pun menuju meja itu dan duduk di sofa sambil mengambil piring yang berisi kue bolu rasa pandang itu dan memili memakannya terlebi dahulu tanpa memperdulikan ucapa mamanya itu
Yang baru sampai langsung memakan tanpa membersihkan dirinya dahulu
Ya biasa kalau Rani sudah ketemu dengan kue kesukaannya itu apa lagi rasa pandang rasa penat yang iya rasakan hilang seketika melihat kue tersebut
-----------------------
Sedangkan Ana sudah sampai di Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor (Inggris: Syamsuddin Noor International Airport) Banjarmasin, Kalimantan Selatan langsung masuk bersama teman temannya yang lain untuk melalukan cek in dan masuk kedalam pesawat tinggal menunggu beberapa menit akhirnya pesawat yang di tumpangi oleh Ana dan yang lainnya lepas landas di Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor
Skip.... Skip.... Skip....
__ADS_1
Setelah beberapa jam perjalan menuju Jakarta akihrnya pesawat yang di tumpangi oleh Ana dan yang lainnya landing di Bandar Udara Internasional Suekarno-Hatta
Akhirnya mereka pun turun dari pesawat dan masuk ke dalam Bandara untuk menunggu kopernya Ana yang sudah di tunggu oleh sang kekasih yang bernama Gibran itu
Karena orang tua Ana tidak bisa jemput maka Ana minta tolong kepada pacarnya itu
Setelah Ana memgambil koper miliknya dan yang lain juga memilih untuk keluar dari menuju ruang tunggu
-----------------------
author butuh semangat dari kalian untuk menulis novel ini ya gays
jangan lupa like ya gays
jangan lupa vote ya gays bantu untuk nyemangatin author
jangan lupa komen biar aku tahu letak kesalahan aku dalam menulis novel ini iya gays
salam dari
MIRNAWATI
__ADS_1