CINTA DI TANAH PAPUA

CINTA DI TANAH PAPUA
BAB 38.


__ADS_3

Ana yang melihat sang kekasih lagi duduk di kursi tempat ruang tunggu itu Ana pun berjalan menuju Gibran


Setelah drama melepas rindu mereka pun pulang


Ana yang di antar oleh gibran ke rumah Ana disana sudah di tunggu oleh adek Ana karena adeknya tidak mungkin ikut karena harus menemani kakaknya itu soal Ana takut sendiri


Sesampainya di rumah Ana dan Gibran masuk karena Ana kasian terhadap sang pacar yang sudah menunggu dari tadi maka dari itu Ana mau membuatkan minuman


*Sayang kamu tunggu dulu iya aku mau buatkan kamu minuman dulu iya*(ucap Ana)


*Iya sayang...*(ucap Gibran)


Ana pun masuk ke dalam Rumah yang kebetulan tidak terkunci


*Assalamualaikum..*(ucap Ana)


*Walaikumsalam...eh kakak udah sampai*(ucap adek Ana)


*Iya kamu temani Gibran di luar dulu kakak mau buatkan minuman dulu*(ucap Ana)


*Emang kak Gibran ada di luar*(ucap adek Ana)


*Iya dia yang jemput kakak di bandara tadi, udah sana temani Gibran*(ucap Ana)


*Siap kak...*(ucap ade Ana)


Adeknya ana pun menuju keluar menemui Gibran


*Hai kak Gibran...*(ucap ade Ana)


*Hai juga lama ya tidak pernah ketemu Adi*(ucap Gibran)


*Iya kak...*(ucap Adi)

__ADS_1


Tak lama itu Ana pun keluar dari dalam membawa nampang berisikan dua gelas sirup marjan rasa melon


Ana pun memindahkan gelas yang berisi sirup itu ke meja yang ada di teras itu


*Silahkan kalian berdua minum*(ucap Ana)


*Buat kakak mana*(ucap Adi)


*Aku udah minum di dalam tadi jadi buat kalian berdua saja*(ucap Ana)


Adi dan Gibran pum mengambil gelas itu dan menyeruputnya


Mereka pun berbincang sampai Adzan Ashar berkumandan Gibran dan Adi pun menuju mesjid yang ada di dekat rumah Ana


Sedangkan Ana melaksanakan sholat di rumah saja


Skip..... Skip..... Skip.....


Malam itu Ana mengabari sahabatnya itu untuk mengajak mereka ketemu di tempat biasa yang mereka datangi


*📲Assalamualaikum semuanya apa kabar(ucap Ana)


*📲Waalaikumsalam alhamsulillah kabar aku baik kalau kamu Ana dan Rani bagaimana kabar kalian*(ucap Ayu)


*📲Waalaikumsalam, Alhamdulillah aku baik kalau kamu bagaimana Ana*(ucap  Rani)


*📲Kalau aku Alhamdulillah baik ko*(ucap Ana)


*📲Bagaimana kalau kita ketemu besok di kafe X iya sekalian kita cerita pengelaman kita, bagaimana*(ucap Ayu)


*📲Boleh juga tu*(ucap Ana)


*📲Jam berepa ni besok kita ketemu*(ucap Rani)

__ADS_1


*📲Bagaimana kalau habis zuhur saja sekitar jam 13:30 lah*(ucap Ayu)


*📲Ok fiks ya kita besok ketemu di kafe ya*(ucap Ana)


*📲Ok, aku udah dulu iya Assalamualaikum...*(ucap Rani*)


Rani mencoba untuk mengirim pesan kepada sang kapten hatinya


*Isi pesan my love


*📲Assalamualaikum, sayang kamu lagi apa*(ucap Rani dan Bagas kebetulan lagi online*)


Rani menunggu balasan dari Bagas tapi Bagas hanya meliahat pesan yang masuk atau sekedar membacanya saja tanpa niat membalas pesan tersebuk


Sekarang sudah pukul 22:45 malam Rani tetap setia menunggu balasan dari Bagas namun tidak ada satu pun pesan yang masuk dari Bagas


Sampai Rani ketiduran menunggu balasan dari Bagas tapi Bagas enggan membalas pesan Rani


Rani pun tidur sampai adzan berkumandang di mesjid Rani pun bangun dan pergi ke wc untuk membersihkan dirinya dan mengambil wudhu untuk melaksanakan sholat subuh


Setelah melaksanakan sholat Rani pun mengembil hpnya di atas nakas dekat tempat tidurnya itu ingin melihat pesan yang masuk tapi ternyata tidak ada balasan satu pun dari Bagas


________________________________


maaf ya baru up ya gays author beberapa hari yang lalu author sakit jadi aku baru hari ini up dan juga baru sudah di edit kata katanya


jangan lupa like iya gays beri author semangat dong


kimen aja kalau kalian ngersa ada yang kurang dari cerita ini


jangan lupa vote iya gays


salam dari

__ADS_1


MIRNAWATI


__ADS_2