
*Rani lu tidak papa kan*(ucap Meymey yang mengetahui kalau Bagas suka sama Rani tapi mereka bertiga belum tahu kalau Rani dan Bagas sudah jadian )
Sedangkan Bagas hanya senyum terhadap Lukman yang meledeknya
*Kalian Berdua sudah mau pulang*(ucap Bima sang kekasih Meymey)
(Oh...iya jadi Meymey Lukman Bima Rani sudah selesai iya mencuci tangannya)
*Iya kita berdua sudah mau pulang ni*(ucap Meymey)
*Biar kami bertiga antar ya aku tahu kalau Bagas ingin sekali mengantar Rani pulang iya kan Bagas*(ucap Bima menggoda Bagas)
Meymey memerhatikan Rani ko tidak biasanya Rani seperti ini ,di pikiran Meymey lewat kata-kata apa mungkin mereka berdua sudah jadian dan pacaran ya
*Rani jangan kamu bilang kalau kamu tidak papa*(ucap Meymey membuat mereka berempat jadi bingung)
*Maksudnya Mey...apa*(ucap Rani yang tidak tahu)
*Apa kalian berdua sudah jadian iya*(ucap Meymey to the poin)
Rani hanya senyum dan melihat ke aeah Bagas seolah-olah dia ingin Bagas yang menjelaskan dan Bagas pun mengerti tatapan dari sang pujaan hati
*Iya kita berdua sudah jadian*(jawab Bagas)
*Wah...apa yang tadi pagi kamu lamunkan ini semua Bagas?*(ucap Bima)
*Iya....*(ucap Bagas singkat)
*Yang penting kapten tidak jomblo lagi kan Bima, tidak perlu lagi memikirkan Rani mau di rebut orang lain*(ucap Lukman)
__ADS_1
*Sudah mau nganterin tidak kalau tidak kita berdua pamit dulu*(ucap Meymey yang sudah cape ingin sekali pulang dan istirahat)
*Iya kita anterin*(ucap Bima tapi Lukman)
*Kalian aja yang pergi aku mau istirahat di pos aku cape habis bantuin bapa-bapa itu*(ucap Lukman)
*Assalamualaikum kami pergi dulu iya*(ucap mereka berempat berbarengan)
Di perjalan Bagas meminta nomor hp Rani biar nanti gampang hubunginya sedangkan Bima dan Meymey sudah jauh sebab mereka berdua mau ngasih waktu untuk pacaran dan untuk dirinya juaga untuk berpacaran mumpun tidak ada Lukman yang ganggu mereka
*Rani aku boleh minta nomor kamu agar aku bisa tahu kalau kamu lagi apa*(ucap Bagas)
 Sedangkan Bima dan Meymey sudah jauh didepan tapi masih dilihat oleh Bagas dan Rani
*Iya boleh*(ucap Rani sambil menyodorkan hpnya ke Bagas)
Drttt....drttt....bunyi deringan hp Rani
*Save ya nomor aku*(ucap Bagas dan Rani pun mengsave nomor Bagas)
4 bulan kemudian
Rani dan Bagas sudah satu bulan berpacaran sedangkan Meymey dan Bima suda hampir dua bulan ya
Seperti hari-hari biasa mereka lewati setiap hari kalau Rani dan Meymey,Bagas dan Bima menjemputnya di puskesmas setiap jam pulang
Sedangkan Lukman hanya dian di pos sambil melamun karena sudah empat bulan iya tak pernah ketemu deng sang kekasih hatinya
Lukman pun mencoba menghubunginya siapa tahu Aisyah sudah pulang dari mengajar,biasanya si Lukman menghubungi setiap menghubungi tapi tidak pernah di angkat Lukman pun berfikir kalau hanya dia sibuk mengajar
__ADS_1
Lukman pun menghubungi nomor Aisyah dan ternyata yang angkat telpin Lukman adalah suami Aisyah
FLASHBACK ON
Jadi Aisyah itu di jodohkan dengan mamanya ya gays dengan seorang ustadz yang mengajar di pondok pesantren
Sebenarnya Aisyah ingin sekali menolak karena dia terlalu sayang dengan Lukman ya begitulah kalau orang dah bucin
Karena Aisyah tak sanggup untuk menolak kemauan mama dan papa aisyah maka terjadila perjodohan yang tak di inginkan oleh Aisyah
Aisyah sebenarnya ingin sekali menikah dengan orang yang iya cintai tapi takdir berkata lain
Dia harus menerima perjodohan ini dan harus menikah dengan orang yang tak pernah iya lihat dan namanya aja iya baru tahu pas acara lamarannya
FLASHBACK OF
__________________________
maaf baru up
jangan lupa like biar aku tambah semangat menulisnya
komen biar aku tahu kesalahan aku dalam menulis cerita ini dan bisa lanjutkan lagi
jangan lupa vote iya
salam dari
MIRNAWATI
__ADS_1