CINTA DI TANAH PAPUA

CINTA DI TANAH PAPUA
04. RANI BERPAMITAN KEPADA KEDUA ORANG TUANYA


__ADS_3

*Ma..yah...Rani mau berangkat dulu ya doakan saja biar Rani selamat sampai aku pulang ya*(ucap Rani berpamitan kepada orang tuanya)


*Iya mama sama ayah akan selalu mendoakan kamu agar kamu selalu sehat  disana dan pulang dengan selamat*(jawab mama Rani dengan mata yang sudah berkaca-kaca karena harus melepas pergi anak tunggalnya)


*Iya betul apa yang dikatan mama nak kita berdua akan selalu mendoakan mu*(kata ayah Rani)


*Ehh...dan satu lagi jaga kesehatan kamu disana ya*(kata ayah Rani lagi)


*Siap yah aku selalu jaga kesehatan*(jawab Rani)


Jadi Rani dan dua sahabatnya dan beberapa dokter lainya sedang berpamitan kepada orang tua masing-masing di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (bahasa Inggris: Soekarno–Hatta International Airport) sebelum chek in untuk keberangkan yang tinggal beberapa menik lagi atau sekitar setengah jam lagi untu keberangkatan mereka yang berbagai daerah di INDONESIA




Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta


(sudah berangkat ya gays)


___Di PAPUA


*Ijin kapten hari ini kedatang dokter yang ditugaskan untuk membantu kita disaat ada yang kena luka*(ucap salah satu anggotany)


*Iya....persiapkan rumah yang bakalan ditinggali untuk beberapa bulan*(jawab kapten Bagas)


*Ijin siap kapten *(ucap salah satu anggotanya)


Beberapa jam kemudian atau sekitar 5 jam 35 menit pesawat yang di tumpangi Rani dan beberapa teman dokternya yang lain yang berangkat dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (bahasa Inggris: Soekarno–Hatta International Airport) dan mendarat di Bandar Udara Internasional Sentani (bahasa Inggris: Sentani International Airport) dengan selamat dan sudah ada anggota TNI beserta kaptennya.

__ADS_1


*Selamat datang ibu dokter*(ucap salah satu anggota Tni)


*Iya pak saya senang sudah di jemput sama bapak tentara*(jawab Rani dengan cerewetnya)


*Iya ibu sama sudah menjadi tanggung jawab kami selama  ibu dokter tugas di sini*(ucap salah satu anggota Tni)


Sesampainya dirumah yang di sediakan oleh para tentara Rani dan MeyMey yang juga di tugaskan di papua.


Rani yang melihat anak-anak di papua itu asik bermain dengan teman-temannya dia berfikir bahwa orang papua itu jahat tapi pemikirannya itu salah


Rani dan beberapa temannya termasuk si meymey sedang duduk di depan rumah yang mereka tinggali


Bagas dan beberapa anggotanya sedang berjaga di pos dan ada beberapa anggota itu sedang berbicara dengan orang papua.


Rani yang tidak tau bahwa di papua itu harus ambil air di kali untuk mandi ya


Keesokan harinya Rani yang ingin mandi tapi ternyata air yang ada di baskon tidak ada dan bertanya kepada meymey


*Rani lohkan tau kalau di sini itu orang harus ambil air di kali untuk bersihkan badan kali*(jawab Meymey dengan panjng kali lebar)


*Mana aku tau kalau harus ambil air di kali*(ucap Rani lagi)


*Iya maaf gue tidak kasih tau kamu kemarin,Ran..lu mandi gih sana tu ada jerigen*(jawab Meymey,sambil nunjuk jerigen yang ada di dekat pintu)


(Sebenarnya kemarin Bagas sudah memberitahu kepada dokter yang ada di sana kecuali Rani karena dia sedang tidur dan lupa di beri tahu sama si Meymey)


Rani pun pergi menuju kali untuk mengambil air dan membawa dua jerigen untuk satu orang iya.Rani pun mengisi jerigen itu dengan air


Tapi di saat Rani mengambil air ada seorang ibu-ibu yang menatapnya seolah-olah Rani itu tidak meminta ijin tapi ada salah satu temannya yang mengatakan dia itu baik hanya karena kita orang baru disini

__ADS_1


*Ran.. lu ndak usah takut sama mereka percayalah sama aku mereka itu baik ko*(ucap salah satu temannya)


Rani pun mengangguk seolah dia paham.




jangan lupa



vote ya



like



dan



koment



salam hangat dari

__ADS_1



**MIRNAWATI**


__ADS_2