
Bima pun berfikir untuk menanyakan kenapa Bagas tidak semangat
*Gas...kamu kenapa, dari tadi kamu melamun aja apa yang kamu fikirkan*(ucap Bima pebasaran karena tidak biasanya kaptennya melamum saat bertugas)
*Aku tidak papa ko Bima*(ucap Bagas yang mengelak dari pertanyaan Bima)
Tapi Lukman yang memerhatikan cara Bagas bicara dia tau kalau ini soal percintaan dan soal hati
*Gas...kamu ngomong aja kita bantu agar kamu tidak begini apa kamu sudah mengungkapkan perasaan kamu kepada Rani iya*(ucap Lukman)
Belum Bagas menjawab pertanyaan ada salah satu anggotanya yang berbaju loreng
*Siap ijin kapten...ada yang nyariin kapten*(ucap salah satu anggota Bagas)
*Siapa yang cari bang*(ucap Bagas kepada anggotanya karena penasaran)
*Siap ijin Dokter Rani...kapten* (ucap salah satu anggota Bagas)
Flashback on
Jadi Rani itu ingin menjawab pertanyaan Bagas dan dia sudah matang dengan keputusannya
Maka dari itu dia datang ke pos habis menangani pasien di puskesmas
Rani yang di temani sama Meymey pu berlalu menuju pos sesampai di samping pos karena Bima Bagas Dan Lukman berada di dalam pos
Rani pun meminta salah satu anggota tentara
__ADS_1
*Pak Kapten Bagas di mana iya*(ucap Rani kepada tentara itu)
*Siap ijin kapten ada di dalam bu dokter*(ucap salah satu anggota Bagas)
*Tolong di panggili pak*(ucap Rani)
*Pak kalau kapten Bagas bertanya siapa yang ingin bertemu bilang saja kalau dokter Rani*(ucap Meymey sambil menahan ketawanya,geli dengar ucapannya sendiri)
*Iya siap ijin pamit masuk bu dokter*(ucap salah satu anggota Bagas)
Begitu ceritanya bagaimana Domter Rani tiba-tiba ada di samping pos dan salah satu anggota yang menyampaikan pesan dari Rani
Flashback of
Hati Bagas seketika bahagia mendengar nama Rani dan semangatnya pun kembali
Bima dan Lukman yang melihat kalau Bagas kemabali sepwrti hari-harinya tidak kaya tadi hanya melamun doang
*Siap ijin saya keluar dulu kapten*(ucap salah satu anggota Bagas)
Setelah anggotanya keluar duluan barulah Bagas, Bima, dan Lukman menyusul keluar untuk menemui Rani dan Meymey yang setia menemani Rani
Bagas pun melihat Rani dan Bagas berjalan menuju Rani yang sedari tadi menunggu Bagas
Bima senang karena kekasihnya juga ada
*Dok Rani ada apa iya cari aku*(ucap Bagas yang seakan-akan tidak tahu kalau Rani menemuinya ingin menjawab pertanyaannya kemarin)
__ADS_1
*Eh.. iya aku ingin bicara berdua saja*(ucap Rani)
Bima,Lukman,dan Meymey pun mengerti akan pertanyaan Rani kepada bagas dan mereka bertiga memilih untuk melihat bapa-bapa yang sedang menanam batang singkong iya
Mereka bertiga pun berjalan menjau dari Rani dan Bagas
*Kamu mau bicara apa Rani*(ucap Bagas yang sudah penasaran)
*Aku mau menjawab pertanyaan yang kamu lontarkan kemarin,kalau aku*(ucap Rani yang belum selesai sudah di potong dsngan Bagas)
*Kalau kamu apa Rani*(ucap Bagas yang makin penasaran)
*Kalau aku mau menjadi pacar kamu*(ucap Rani yang terbata-bata)
Bagas yang mendengar merasa sangat bahagia karena pertanyaan yang ada di fikirannya pun terjawab dengan baik
Bagas yang reflek ingin memeluk Rani tapi iya melihat gerakan Bagas seolah ingin memeluk dan langsung di cegah oleh Rani dan berkata
________------____________
maaf baru up karena baru selesai menulis nya
jangan lupa like iya kalau kalian like berarti aku harus semangat menulisnya
komen biar aku tau kritikan dan agar aku tau dimana letak kesalahanmu dalam penulisan ku ini
vote atau kasih tips aku bakal rajin lanjutin cerita ini
__ADS_1
salam dari
MIRNAWATI