CINTA DI TANAH PAPUA

CINTA DI TANAH PAPUA
BAB 32.


__ADS_3

Rani, Meymey dan beberapa temannya kembali ke puskesmas untuk berpamitan kepada ibu kepala puskesmas dan beberapa perawat


*Assalamulaikum Ibu kepala Puskesmas yang saya hormati dan kaka perawat yang sudah mau membantu kami di sini saya yang mewakil teman-teman saya  berterimakasih banyak atas bantuannya selama beberapa bulan saya sangat senang berada disini*(ucap Rani dan mewakili yang lainnya)


*Walaikumsalam sama-sama kaka*(ucap salah satu perawat yang agama islam )


*Sama-sama dokter Rani kita memang harus bekerja sama*(ucap Ibu kepala puskesmas)


*Ini buat kenang-kenangan Bu cuma ada baju dari kami pas kami mau keaini kami sempat membeli baju ini dan juga buat teman-teman yang ada di sini*(ucap Meymey dan Rani memberikan peper bag satu-satu termasuk Ibu kepala puskesmas)


*Makasih Dokter Rani dan Dokter Meymey*(ucap salah satu dokter serta mewakili semuanya berterimakasih)


*Sama-sama...*(ucap Rani dan Meymey bersamaan)


Sebelum Rani dan Meymey kembali ke rumah mereka sempat ambil beberapa foto buat jadi kenang-kenangan


Mereka pun berfoto




Ini hasil foto mereka


Setelah selesai mengambil beberapa foto Rani, Meymey dan yang lainnya pun pulang karena masih ada yang mereka belum siap


Sedangkan Bagas dan Bima hanya saling menatap karena merak harus berjauhan dengan pujaan hatinya


*Bim.... bagaimana ini besok mereka pulang*(uacp Bagas)


*Iya ni Gas....*(ucap Bima)

__ADS_1


*Udah kalian nggak usah terlalu di pikirkan kan kalain pasti ketemu kalau kita udah di pulangkan lagi pula kita juga udah nggak lama kan*(ucap Lukman yang tidak mau lihat sahabatnya itu sedih hanya karena di tinggal pulang duluan oleh pujaan hatinya)


*Iya si tapi kan....*(ucap Bima sedangkan bagas sedang menghubungi nomor Rani)


Derrt..... Derrt..... Derrt.....


Rani mengambil hpnya dari dalam tas dan melihat saipa yang menelponnya


Saat rani melihat nama yang tertera di layar kaca hpnya dan langsung mengeser ikon yang berwarna hijau itu


*📞Assalamualaikum... ada apa sayang*(ucap Rani)


Bagas aga menjauh dari Bima dan Lukman agar bisa bicara tanpa dingganggu


*📞Waalaikumsalam... sayang tidak aku hanya kangen dengan kamu ni*(ucap Bagas


*📞Ohh begitu iya sayang bukannya kemarin dulu baru kan baru ketemu*(ucap Rani)


*📞Ya kan nama nya juga kangen ni sayang*(ucap Bagas)


*📞Lagi duduk jhi, sayang kalau kamu lagi apa  sayang*(ucap Bagas)


*📞Lagi jalan pulang ni sayang sama Meymey*(ucap Rani)


*📞Ohh kamu habis dari mana*(ucap Bagas)


*📞Habis dari puskesmas*(ucap Rani)


*📞Habis ngapain di puskesmas*(ucap Bagas)


*📞Habis pamitan sama mereka*(ucap Rani)

__ADS_1


Sedangkan Meymey hanya diam mendengar percakapan Rani dan Bagas dia pun berharap kalau Bima menelponnya atau mengirimkan pesan


*📞Oh... begitu ya sayang*(ucap Bagas)


*📞Kalau begitu sudah dulu ya sayang, Assalamualaikum..*(ucap Rani)


*📞Iya sayang hati-hati di jalan, Waalaikumsalam...*(ucap Baggas dan mengakhiri telponnya)


Rani dan Meymey hanya saling beradu dengan pikiran mereka berdua


Rani sudah senang karena habis mendengar sang kapten pujaannya


Sedangkan Meymey hanya berpikir kalau Bima tidak ingin menghubunginya karena mereka akan berjauhan


Tak lama Meymey beradu dengan pikirannya tiba-tiba hpnya Bunyi tanda ada pesan yang masuk


Derrt..... Derrt..... Derrt.....


Meymey pun langsung melihat siapa yang mengirimkan pesan dan ternyata orang yang dari tadi dia pikirkan sampai beradu dengan isi kepalanya sandiri


________________________________


maaf baru up karena baru habis edit kata katanya biar tambah menarik di baca


jangan lupa Like ya gays


komen boar aku tau kesalahan dalam menulis cerita ini gays


jangan lupa vote juga iya gays


salam dari

__ADS_1


MIRNAWATI


😇😇😇😇😇😇


__ADS_2