
Rani, Meymey dan beberapa temannya kembali ke puskesmas untuk berpamitan kepada ibu kepala puskesmas dan beberapa perawat
*Assalamulaikum Ibu kepala Puskesmas yang saya hormati dan kaka perawat yang sudah mau membantu kami di sini saya yang mewakil teman-teman saya berterimakasih banyak atas bantuannya selama beberapa bulan saya sangat senang berada disini*(ucap Rani dan mewakili yang lainnya)
*Walaikumsalam sama-sama kaka*(ucap salah satu perawat yang agama islam )
*Sama-sama dokter Rani kita memang harus bekerja sama*(ucap Ibu kepala puskesmas)
*Ini buat kenang-kenangan Bu cuma ada baju dari kami pas kami mau keaini kami sempat membeli baju ini dan juga buat teman-teman yang ada di sini*(ucap Meymey dan Rani memberikan peper bag satu-satu termasuk Ibu kepala puskesmas)
*Makasih Dokter Rani dan Dokter Meymey*(ucap salah satu dokter serta mewakili semuanya berterimakasih)
*Sama-sama...*(ucap Rani dan Meymey bersamaan)
Sebelum Rani dan Meymey kembali ke rumah mereka sempat ambil beberapa foto buat jadi kenang-kenangan
Mereka pun berfoto
Ini hasil foto mereka
Setelah selesai mengambil beberapa foto Rani, Meymey dan yang lainnya pun pulang karena masih ada yang mereka belum siap
Sedangkan Bagas dan Bima hanya saling menatap karena merak harus berjauhan dengan pujaan hatinya
*Bim.... bagaimana ini besok mereka pulang*(uacp Bagas)
*Iya ni Gas....*(ucap Bima)
__ADS_1
*Udah kalian nggak usah terlalu di pikirkan kan kalain pasti ketemu kalau kita udah di pulangkan lagi pula kita juga udah nggak lama kan*(ucap Lukman yang tidak mau lihat sahabatnya itu sedih hanya karena di tinggal pulang duluan oleh pujaan hatinya)
*Iya si tapi kan....*(ucap Bima sedangkan bagas sedang menghubungi nomor Rani)
Derrt..... Derrt..... Derrt.....
Rani mengambil hpnya dari dalam tas dan melihat saipa yang menelponnya
Saat rani melihat nama yang tertera di layar kaca hpnya dan langsung mengeser ikon yang berwarna hijau itu
*📞Assalamualaikum... ada apa sayang*(ucap Rani)
Bagas aga menjauh dari Bima dan Lukman agar bisa bicara tanpa dingganggu
*📞Waalaikumsalam... sayang tidak aku hanya kangen dengan kamu ni*(ucap Bagas
*📞Ohh begitu iya sayang bukannya kemarin dulu baru kan baru ketemu*(ucap Rani)
*📞Ya kan nama nya juga kangen ni sayang*(ucap Bagas)
*📞Lagi duduk jhi, sayang kalau kamu lagi apa sayang*(ucap Bagas)
*📞Lagi jalan pulang ni sayang sama Meymey*(ucap Rani)
*📞Ohh kamu habis dari mana*(ucap Bagas)
*📞Habis dari puskesmas*(ucap Rani)
*📞Habis ngapain di puskesmas*(ucap Bagas)
*📞Habis pamitan sama mereka*(ucap Rani)
__ADS_1
Sedangkan Meymey hanya diam mendengar percakapan Rani dan Bagas dia pun berharap kalau Bima menelponnya atau mengirimkan pesan
*📞Oh... begitu ya sayang*(ucap Bagas)
*📞Kalau begitu sudah dulu ya sayang, Assalamualaikum..*(ucap Rani)
*📞Iya sayang hati-hati di jalan, Waalaikumsalam...*(ucap Baggas dan mengakhiri telponnya)
Rani dan Meymey hanya saling beradu dengan pikiran mereka berdua
Rani sudah senang karena habis mendengar sang kapten pujaannya
Sedangkan Meymey hanya berpikir kalau Bima tidak ingin menghubunginya karena mereka akan berjauhan
Tak lama Meymey beradu dengan pikirannya tiba-tiba hpnya Bunyi tanda ada pesan yang masuk
Derrt..... Derrt..... Derrt.....
Meymey pun langsung melihat siapa yang mengirimkan pesan dan ternyata orang yang dari tadi dia pikirkan sampai beradu dengan isi kepalanya sandiri
________________________________
maaf baru up karena baru habis edit kata katanya biar tambah menarik di baca
jangan lupa Like ya gays
komen boar aku tau kesalahan dalam menulis cerita ini gays
jangan lupa vote juga iya gays
salam dari
__ADS_1
MIRNAWATI
😇😇😇😇😇😇