
Rani pun kembali menyimpan hpnya di atas nakas tersebut, Rani berpikir kalau Bagas lagi sibuk padahal Bagas hanya duduk di posnsambil melihat anggotanya yang berjalan dari arah depan pos
Semenjak Rani balik ke Jakarta sifat Bagas yang dulu cuek dingin dan segalanya kembali
Bagas manganggap Rani itu pelampiasan sakit hatinya karena ada orang pernah iya sayang tapi malah pergi demi orang baru tersebut maka dari situ Bagas membenci semua wanita
Berbeda dengan Bima yang setiap hari mendapat pesan dari Meymey kalau Meymey tidak mengirimkan pesan buat sang pacar Bima lah yang langsung menelpon Meymey
Rani hanya membersihkan kamarnya dulu sebelum turun ke lantai satu Rani melihat paper bag yang ada di meja riasnya itu Rani pun menghampiri .eja rias itu dan mengambil paper bag itu
Rani pun membuka paper bag itu dan ternyata paper bag itu isinya tas yang selama ini Rani inginkan tapi karena Rani belum punya uang maka iya urungkan niatnya itu
Rani pu merasa bahagia mendapatkan tas yang iya impikan selama ini,dia pun taro tas tersebut dan melangkah ke pintu untuk menuju keluar dari kamarnya
Menuju tangga untuk turun ke lantai satu berjalan menuju dapur dimana di meja makan itu sudah ada ayah sama mamanya Rani
Rani yang sebenarnya tau kalau ayahnya yang membelikan tas itu Rani pun berjalan menuju meja makan itu
Sesampainya di meja makan langsung memeluk ayahnya
Ayah Rani kaget tiba tiba Rani memeluknya ayahnya pun bertanya
*Rani ada apa ini ko tiba tiba peluk ayah*(ucap Erlan ayah Rani)
__ADS_1
*Rani hanya ingin berterimakasih kepada ayah yang sudah memberikan tas buat Rani*(ucap Rani)
*Iya sayang sama sama yang penting kamu senang ya kan ma..*(ucap Erlan ayah Rani sambil membalas pelukan sang anak dan melihat ke istrinya)
*Iya benar yang di katakan ayah sayang*(ucap Andin mama Rani)
Rani yang terlihat bahagia seketika di ingatannya hilang semua masalah yang datang
Ma... yah... aku mau minta izin keluar bentar ya ma... yah...*(ucap Rani sambil melihat kedua orang tuanya bergantian)
Rani usah duduk ya di kursi ya gays
*Iya sayang mama ijinin kamu keluar kalau hanya bertemu dengan Ayu dan Ana kan berangkat jam berapa*(ucap Andin mama Rani yang sudah kenal kedua sahabatnya anaknya itu)
*Makasih mama ku yang cantik*(ucap Rani sambil mengoda mamanya)
Sedangkan Erlan hanya mendengar percakapan antara anak dan istrinya itu
*Kapan kita makan ayah udah lapar ni*(ucap Erlan Ayah Rani)
*Iya sini piring papa biar mama yang ambilin saja*(ucap Andin sambil mengambil piring yang di sodorkan Erlan)
Setelah mengisi piring sang suami nasi dan beberapa lau pauk kini giliran piring Rani yang di isi nasi dan beberapa lau pauk setelah itu baru Andin mengisi piringnya nasi dan beberapa lau pauk
__ADS_1
*Sebelum kita makan baca doa dulu*(ucap Andin mama Rani)
*Iya ma..*(ucap Rani)
Mereka bertiga pun membaca doa makan sebelum mereka makan setelah selesai membaca doa mereka bertiga pun makan sarapan pagi
Setelah selesai Rani membantu bibinya membersihkan meja makan dan membawa piring kotor itu ke wastafel untuk di cuci oleh Rani
Sudah kebiasaan Rani habis makan dia membawa piring bekas makan nya itu ke wastafel untuk di cuci
________________________________
maaf baru up masih sibuk mencatat tugas yang di berikan ibu guru lewat dari daring
semenjak sekolah dari banyak tungas yang numpuk catatan banyak yaang tidak selesai
author sekali lagi minta maaf ya baru bisa up nya
jangan lupa like karena kalian semua pasti orang baik kan dan kalau kalian like itu berarti aku semangat untuk menulis novel ini
jangan lupa komen biar aku tau kesalahan aku du dimana dalam menulis novel ini kalau kakak mau kritik boleh ko
jangan lupa vote iya biar aku tambah semangat iya gays
__ADS_1
salam dari
MIRNAWATI