
Sedangkan bibik sibuk mencari kunci yang di mintak nyonya nya
"Ini pa Rani tidak membuka pintu dan dari tadi malam kata bibi Rani belum makan mama khawatir penyakit Rani kambuh pa..."(ucap Andin tak selem mama dan papa Rani selesai ngomon bibi yang sudan berada di situ setelah berlari naik tangga untuk membawa kunci yang di minta nyonya nya)
Bibik memberikan kunci tersebut kepada tuan agar segera membuka kamar Rani beruntung bibi cepak menemukan kunci tersebut
Setelah pintu terbuka mereka bertiga kaget melihat Rani yang sudah tak berdaya karena sakit yang iya tahan
"Ma...tolong perut Rani sakit"lirih Rani dengan suara lemah karena menahan sakit yang iya tahan
"Pa...tolong angkat Rani kita bawa ke rumah sakit kasian dia pa...nahan sakit"ucap mama Andin kepada suaminya
"Ya ma..., maa...tolong ambilin kunci mobil di atas meja kerja papa"ucap papa Erlan buru-buru
"Iya pa..."ucap mam Andin singkat lalu pergi keruangan kerja suaminya untuk mengambil kunci mobil dengan buru buru
Sedangkan papa Erlan buru buru mengangkat badan Rani yang sudah lemas tak berdaya
Papa Erlan mengangkat tubuh sang anak dan berlari menuju tangga dengan buru buru dan juga hati hati menuruni anak tangga karena membawa tubuh anaknya
Dan kemudian di susul istrinya yang sedang membawa kunci mobil yang di minta sama suaminya
Mama Andin membuka pintu keluar dan menuju kesalah satu mobil yang akan di pakai
Kemudian membuka pintu mobil dang masuk setelah itu Rani di kasi masuk ke mobil kursi penumpan belakan yang sudah ada mamanya
Papa Erlan pun masuk kedalam mobil di kursi kemudi papa Erlan yang membawaRani kerumah sakit biasanya ada supir tapi kali ini beda situasinya
__ADS_1
*Skip.....
Skip.....
Skip.....
Skip*.....
Rumah Sakit Melati
Sesampainya di rumah sakit papa Erlan keburuh turun dan mengambil alih Rani dari pangkuan mama Andin dan membawa ke dalan Rumah Sakit sambil berteriak memanggil suster
"Suster...tolong anak saya sus..."ucap Papa Erlan sambil berterik memanggil suster yang sedang bertugas hari ini
Suster pun datang dengan beberapa rekan kerjanya sambil mendorong brangkar
Sesampainya di ruangan UGD Rani pun di periksa oleh dokter yang lagi bertugas
Dokter pun segera menangani Rani
"Sus bagaimana keadaan dokter Rani"ucap dokter Reyhan kepada suster yang menemani nya bertugas
"Semuanya stabil dok"ucap suster tersebut
"Ok"ucap dokter Reyhan singkat
Setelah memeriksa keadaan Rani, dokter Reyhan kemudian keluar dari ruangan Rani setelah memeriksa keadaan Rani sementara suster lagi ngecek cairan yang masuk di tubuh Rani
__ADS_1
Reyhan pun keluar dari rungan tersebut dengan menutup pintu tersebut, mama Andin pun melontarkan pertanyaan pada saat dokter Rehan berdiri di depan pintu
"Bagaimana keadaan anak saya dok"ucap mama Andin yang di dampingi oleh suaminya
"Keadaan dokter Rani sudah membaik hanya saja Dokter Rani tidak boleh terlambat makan dan juga tidak boleh banyak pikiran ya bu"ucap dokter Reyhan
"Iya dok, makasih dok informasinya"ucap mama Andin
Setelah itu Rani di pindahkan keruangan penginapan yaitu di ruangan VVIP
Mama Andin mengabari kedua sahabatnya dengan cara mengirim pesan lewat via WhastApp
____________________________
maaf iya baru up karena beberapa hari yang lalu aku sibuk mengerjakan tugas sekolah di tambah lagi tinggal satu bulan author belajar setelah itu ujian Nasional dan UNBK banyak yang harus di urus kaka
sekali lagi author minta maaf iya
jangan lupa tinggalkan jejak
like ya teman teman
jangan lupa komen biar author tau kesalahan yang apa yang ada di cerita ini
vote iya teman teman
salam dari
__ADS_1
MIRNAWATI