CINTA DI TANAH PAPUA

CINTA DI TANAH PAPUA
BABA 45


__ADS_3

Sedangkan bibik sibuk mencari kunci yang di mintak nyonya nya


"Ini pa Rani tidak membuka pintu dan dari tadi malam kata bibi Rani belum makan mama khawatir penyakit Rani kambuh pa..."(ucap Andin tak selem mama dan papa Rani selesai ngomon bibi yang sudan berada di situ setelah berlari naik tangga untuk membawa kunci yang di minta nyonya nya)


Bibik memberikan kunci tersebut kepada tuan agar segera membuka kamar Rani beruntung bibi cepak menemukan kunci tersebut


Setelah pintu terbuka mereka bertiga kaget melihat Rani yang sudah tak berdaya karena sakit yang iya tahan


"Ma...tolong perut Rani sakit"lirih Rani dengan suara lemah karena menahan sakit yang iya tahan


"Pa...tolong angkat Rani kita bawa ke rumah sakit kasian dia pa...nahan sakit"ucap mama Andin kepada suaminya


"Ya ma..., maa...tolong ambilin kunci mobil di atas meja kerja papa"ucap papa Erlan buru-buru


"Iya pa..."ucap mam Andin singkat lalu pergi keruangan kerja suaminya untuk mengambil kunci mobil dengan buru buru


Sedangkan papa Erlan buru buru mengangkat badan Rani yang sudah lemas tak berdaya


Papa Erlan mengangkat tubuh sang anak dan berlari menuju tangga dengan buru  buru dan juga hati hati menuruni anak tangga karena membawa tubuh anaknya


Dan kemudian di susul istrinya yang sedang membawa kunci mobil yang di minta sama suaminya


Mama Andin membuka pintu keluar dan menuju kesalah satu mobil yang akan di pakai


Kemudian membuka pintu mobil dang masuk setelah itu Rani di kasi masuk ke mobil kursi penumpan belakan yang sudah ada mamanya


Papa Erlan pun masuk kedalam mobil di kursi kemudi papa Erlan yang membawaRani kerumah sakit biasanya ada supir tapi kali ini beda situasinya

__ADS_1


*Skip.....


Skip.....


Skip.....


Skip*.....


Rumah Sakit Melati


Sesampainya di rumah sakit papa Erlan keburuh turun dan mengambil alih Rani dari pangkuan mama Andin dan membawa ke dalan Rumah Sakit sambil berteriak memanggil suster


"Suster...tolong anak saya sus..."ucap Papa Erlan sambil berterik memanggil suster yang sedang bertugas hari ini


Suster pun datang dengan beberapa rekan kerjanya sambil mendorong brangkar


Sesampainya di ruangan UGD Rani pun di periksa oleh dokter yang lagi bertugas


Dokter pun segera menangani Rani


"Sus bagaimana keadaan dokter Rani"ucap dokter Reyhan kepada suster yang menemani nya bertugas


"Semuanya stabil dok"ucap suster tersebut


"Ok"ucap dokter Reyhan singkat


Setelah memeriksa keadaan Rani, dokter Reyhan kemudian keluar dari ruangan Rani setelah memeriksa keadaan Rani sementara suster lagi ngecek cairan yang masuk di tubuh Rani

__ADS_1


Reyhan pun keluar dari rungan tersebut dengan menutup pintu tersebut, mama Andin pun melontarkan pertanyaan pada saat dokter Rehan berdiri di depan pintu


"Bagaimana keadaan anak saya dok"ucap mama Andin yang di dampingi oleh suaminya


"Keadaan dokter Rani sudah membaik hanya saja Dokter Rani tidak boleh terlambat makan dan juga tidak boleh banyak pikiran ya bu"ucap dokter Reyhan


"Iya dok, makasih dok informasinya"ucap mama Andin


Setelah itu Rani di pindahkan keruangan penginapan yaitu di ruangan VVIP


Mama Andin mengabari kedua sahabatnya dengan cara mengirim pesan lewat via WhastApp


____________________________


maaf iya baru up karena beberapa hari yang lalu aku sibuk mengerjakan tugas sekolah di tambah lagi tinggal satu bulan author belajar setelah itu ujian Nasional dan UNBK banyak yang harus di urus kaka


sekali lagi author minta maaf iya


jangan lupa tinggalkan jejak


like ya teman teman


jangan lupa komen biar author tau kesalahan yang apa yang ada di cerita ini


vote iya teman teman


salam dari

__ADS_1


MIRNAWATI


__ADS_2