CINTA DI TANAH PAPUA

CINTA DI TANAH PAPUA
BAB 48.


__ADS_3

"Kalau begitu aku dan Ayu masuk dulu ya om tante"ucap Ana yang mendapatkan anggukan dari orang tua Bagas dan juga om Erlan


Mereka berdua pun masuk kedalam rungan dimana Rani di rawat


Ayu dan Ana mengucapkan salam


"Assalamualaikum"ucap mereka berdua kompak


"Waalaikumsalam"ucap Andin (mama Rani)


"Tante gimana kabar Rani"ucap Ayu yang melihat sahabatnya tidur dengan tenang


Ana pun menyimpan buah buhan yang mereka berdua bawa


"Tante Rani kenapa bisa begini"ucap Ana penasaran


Andin pun menceritakan semuanya dari a sampai z tak ada yang terlewatkan ceritanya itu


"Ohh pantes aja Rani syok"ucap Ana yang keceplosan membuat mama Andin makin bersalah dan dari situla Ana mendapat tatapan tajan dari Ayu Ana pun mengerti maksud dari tatapan itu


"Maaf Ana tante Ana ngak sengaja"ucap Ana memohon minta maaf atas ucapannya tadi


"Tante maafin ko ini memang salah tante tante belum memberi tahu kalau Rani dan anak teman tante jodohin, enggak ada kok yang salah sama ucapan Ana tadi"ucap mama Andin dengan Raut muka sedih


"Sekali lagi Ana minta maaf tante"ucap Ana meminta maaf lagi dan mendapat anggupan dari mama Andin pertanda dia sudah di maafkan


Tak lama kemudian Rani sadar dari tidurnya yang nyenyak itu dan Ana pun refleks langsung menanyakan keadaan Rani


"Kamu nggak papa kan Rani mana yang sakit kamu bilang Rani"ucap Ana panjang kali lebar

__ADS_1


"Aku haus maa"ucap Rani belum sempat menjawab pertanyaan Ana


Mama Andin pun langsung mengambil gelas air yang ada di nakas tempat brangkar Rani tiduri


Rani yang di bantu Ayu untuk duduk di atas brangkar itu pun mengabil gelas yang di pegang mamanya sekuat tenaganya Rani memegang gelas itu


Sedangkan di luar ruangan Rani mereka sibuk membahas tentabg Bagas yang akan pulang minggu depan


"Gini Erlan minggu depan kan Bagas sudah balik dari penugasannya"ucap Anto yang di anggupin istrinya


"Biarkan dulu Rani tenang ya Anto aku nggak mau sampai dia drop lagi"


"Ya udah yang penting Rani sehat dan tidal ada beban di pikirannya"ucap Anto


"Yau kita masuk sebelum kekantor untuk meeting hari ini"ucap Erlan


Mereka pun masuk mendapati Rani yang sudah makan buah yang di bawah oleh Ana dan Ayu


"Assalamualaikum"ucap mereka bertiga di ambang pintu masuk kamar inap Rani


"Waalaimumsalam"ucap mereka berempat tapi suara Rani hampir tidak terdengar karena iya baru bangun tidurnya


Mereka berjalan menuju Rani


"Sayang kamu udah sadar gimana ada yang sakit"ucap ayah Erlan


"Udah enggak sakit yah lagi yah"ucap Rani


"Semoga cepat sembuh ya nak"ucap Diana

__ADS_1


"Iya tante"ucap Rani singkat


Beberapa hari kemudian Rani sudah sembuh dan udah di perbolehkan untuk pulang kerumah


*Skip....


Skip....


Skip....


Skip*....


Di kediaman Erlangga Antonio Rani yang masih istrihat dari sakitnya pun hanya merebahkan tubuhnya di kasur kamarnya


JAYAPURA, PAPUA


Bagas dan anggotanya pun melakukan persiapanya untuk pulang dari tugasnya sudah 6 bulan tepat dan besok mereka balik ke JAKARTA


___^^___^^___


maaf ya baru up lagi soalnya pusing dengan tugas dan bimbingan buat usbk nanti


jangan lupa like ya karena kalian aku semangat dalam menulis novel ini


jangan lupa vote iya gays


jangan lupa komen biar aku tau kekurangan aku menulis novel ini


salam dari

__ADS_1


MIRNAWATI


__ADS_2