
"Maaf soalnya aku udah manggil kamu tadi tapi kamu nggak jawab ya makanya aku masuk dan melihak kamu melamun si, emang ada apa sebenarnya"ucap Lukman
"Lukman bagaimana ini aku juga nggak bisa bohongi perasaan aku ke Rani tapi orang tua aku menjodohkan aku dengan pilihannya dan baru saja Rani mengirim pesan ke saya yang ingin menyelesaikan hal ini setelah kita sampai di jakarta dan dia ingin bertemu"ucap Bagas
"Ya udah kamu temuin aja kalau kita sudah dijakarta dan jelaskan ini semuanya kepadanya"ucap Lukman
Tiba tiba Bima datang dengan hatinya yang sudah tidak sabar bertemu dengan Meymey tercintanya
"Assalamualaikum"ucap Biman di ambang pintu kamar Bagas
"Waalaikumsalam"ucap mereka berdua bersamaan6
"Kamu kenapa kayak nggak sabaran aja untuk kembali ke jakarta"ucap Lukman sedangkan Bagas hanya merapikan pakaian yang belum di masukkan ke kopornya
"Iya aku udah nggak sabar untuk sampai di Jakarta dan bertemu sama calon istriku"ucap Bima
"Sudah ku tebak kalau bukan karena si Meymey kamu nggak bakalang sehepy ini"ucap Lukman
Sedangkan Bagas hanya mendengarkan percakapan mereka berdua
Bima pun melihat Bagas yang dari tadi hanya diam saja iya pun bertanya kepada Lukman
"Lukman kenapa tu Kapten Bagas"ucap Bima penasaran dengan melihat raut wajah Bagas
"Biasa lagi mikirin masalah percintaannya dengan Dokter Rani"ucap Lukman dengan sengaja menekan kata Dokter Rani
"Ohhh begitu toh"ucap Bima
"Iya begitu lah kisah cinta dia yang sangat rumit ini"ucap Lukman
"Iya sangat rumit ini percintaan kamu Bagas"ucap Bima
__ADS_1
"Ya mau bagaimana lagi"ucap Bagas yang akhirnya angkat bicara juga dan hanya bisa pasrah sama keadaan yang iya hadapi sekarang
"Kenapa kamu nggak bilang sama mama kamu kalau aku udah punya pacar"ucap Bima
"Iya tu kok kamu nggak bilang sama orang tua kamu, kan kalau kamu bilang dari awal semuanya nggak serumit ini"ucap Lukman
"Yang kan kalian tau mama aku gimana, apalagi kalau papa aku udah ikut campur sudah lah"ucap Bagas hanya bisa pasrah dengan situasi seperti ini
"Yah udah terima aja apa yang orang tua lu lakukan dan pilihan orang tua kan nggak salah"ucap Bima
"Ya udah yang penting besok kita sampai di Jakarta dengan selamat"ucap Lukman
"Iya udah kami keluar dulu iya kamu beresin aja barang kamu" ucap Bima
Mereka berdua pun keluar dari kamar Bagas
Skip.... Skip.... Skip.... Skip....
Para bapak tentara termasuk Bagas Bima dan Lukman semua barang yang mereka bawa itu sudah di masukkan ke pesawat tentara yang akan membawa mereka ke Jakarta
Pesawat yang membawa mereka pun sudah terbang di udara
Beberapa jam kemudian akhirnya Mereka sudah sampai di Bandara Udara Internasional Suekarno-Hatta
Para mobil tentara yang bakalan membawa mereka ke koren
Tak butuh waktu lama untuk sampai ke koren
Setelah sampai di koren mereka pun berbaris dengan rapi dan menunggu orang tua mereka menghampirinya
__ADS_1
Orang tua Bagas pun menghampirinya Bagas yang bereda di baris terdepan
Sang mama pun lagus memeluk anak tercintanya itu karena rasa rindu sang mama sangat besar
Semua anggota keluarga yang perna di tinggal tugas oleh sang abdi negara kini pun mereka beekumpul di lapangan hijau itu
Sedangkan Rani hanya sibuk dengan pekerjaanya di rumah sakit ya walaupun Meymey sempat mengajaknya ke koren untuk menemui mereka
Tapi sayangnya Rani ada tugas untuk menangani pasien yang di tabrak lari senggah mengharuskan Rani tinggal di rumah sakit karena harus menangani pasien itu
Tak terasa waktu pun menunjukkan pukul 12:13 Rani pun istirahat sambil menunggu adzan di mesjid(dekat ramah sakit) selesai dan melaksanakan kewajibannya sebagai umat islam
Rai pun menuju musolah rumah sakit untuk melaksanakan sholat
Setelah sampai di musolah Rani pun bergegas mengambil air wudhu setelah mengambil air wudhu Rani pun melaksakan sholat dengan khusuk
Setelah sholat Rani pun menuju kantin rumah saki untuk makan siang karena hari ini nggak bawah bekal seperti hari hari biasanya
___^^_______^^___
maaf baru up soalnya baru ada pake kuota ya gais
jangan lupa like semuanya
jangan lupa vote ya gays
komen juga ya gais
salam dari
MIRNAWATI
__ADS_1