
Tanpa terasa waktu yang ditentukan 3 bulan untuk meminang Flo akhirnya tinggal 2 bulan lagi.
Sudah banyak yang di persiapkan, dari mulai hal-hal kecil sampai yang besar. Walaupun Flo menginginkan acara yang sederhana, tetapi Ans malah menginginkan acara tersebut bisa berkesan untuk Flo.
Jadi semuanya harus Ans rencanakan dengan sebaik-baiknya agar tidak mengecewakan keduanya.
Pagi ini Ans berencana untuk membuat undangan pernikahan mereka. Dengan diliputi hati yang senang dia menyampaikan pesan lewat chatnya kepada Flo.
Ans
sayang jangan lupa nanti jam 10 aku jemput kamu ya. ingat kan kalau hari ini kita harus membuat undangan untuk pernikahan kita?
Setelah menunggu balasan chat dari Flo yang tidak di buka-buka hati Ans mulai gusar. Dia tidak mau ada kejadian yang tidak dia inginkan terjadi.
Setelah menunggu satu jam lamanya, akhirnya Flo membuka dan membaca chat dari Ans.
Dan setelah itu dia mulai membalasnya.
Flo
iya mas aku ingat kok. iya boleh deh nanti kamu jemput di stodio saja ya
...Ans...
...Iya sayang nanti jam 10 aku ke stodio menjemput kamu sayang ku cinta ku belahan jiwa ku...
__ADS_1
Flo
ish lebay banget sih mas. tau gak aku mau muntah bacanya. haha
...Ans...
...sayang kamu itu ah di ajakin ngomong gini tu biar kayak anak muda muda gitu. kan kamu tau kalau aku sudah tua. memang umur ku ini sudah sangat matang untuk berumah tangga...
Flo
iya mas malah gak sudah matang saja, tapi kematangan pakai banget
...Ans...
...kamu kok mulai sih. aku jadi gemes gemes gemes sama kamu...
Akhirnya Ans memutuskan untuk menjemput Flo di stodionya. Setelah menempuh perjalanan 20 menit akhirnya Ans sampai di stodio Flo. Karena hari ini perjalanan agak macet jadi Ans terlambat 5 menit.
Senyum kembali terukir di bibir Ans. Dia masuk ke dalam stodio Flo dengan hati senang.
"Sayang kita langsung saja ke tempat membuat undangan atau mampir kemana dulu nih" tanya Ans.
"Kita langsung ketempat membuat undangan saja mas".
"Kamu udah gak sabaran banget sih sayang" goda Ans.
__ADS_1
" Aih mas jangan godain aku dong. Aku kan maunya lebih cepat lebih baik jadi biar kita bisa atur rencana yang lain" jelasnya.
"Iya deh percaya aku. Jangan cemberut gitu dong. Kalau aku khilaf ntar tu bibir aku comot lo sayang. Tolong dikondisikan ya sayang".
" Ihh apaan sih mas. Jangan suka nyosor-nyosor aja to mas".
"Makanya tu bibir kondisikan dulu sayang, 2 bulan itu lama banget buat aku sayang" adunya.
"Iya deh mas, nih udah aku kondisikan" sambil menutup bibirnya.
Setelah sampai di tempat membuat undangan pernikahan akhirnya keduanya pun turun.
" Siang mas kita mau bikin undangan pernikahan" ucap Ans.
"Oh ya silahkan mas. Ini ada beberapa contohnya untuk yang biasa kalau yang ini yang pake wedding. Mas dan mbaknya mau yang kayak gimana?" terangnya.
" Yang ini saja mas".
"Untuk berapa tamu mas?".
" Sekitar 500 tamu mas, dan kalau bisa sebulan sebelum hari H bisa rampung".
" Bisa saja mas. Nanti kalau sudah selesai cetak saya kabari mas".
"Ok terimakasih, dan untuk pembayarannya cash aja mas".
__ADS_1
"Baik".