Cinta Dibawa Mati

Cinta Dibawa Mati
Mulus mulus saja


__ADS_3

Siang itu pertemuan keluarga di adakan di rumah Flo.


Rumah Flo


Keluarga Ans disambut hangat oleh keluarga Flo. Mereka mempersilahkan masuk dan duduk dengan tenang.


Pak imam bapak dari Ans dan Bu Siti ibu dari Ans mulai duduk di sofa ruang tamu.


Disambut dengan baik oleh keluarga Flo. Pak Pono bapak Flo, juga Bu Ani ibu Flo pun menerima dengan baik keluarga Ans.


Karena mereka menginginkan kebahagiaan anaknya.


"Bagaimana kabarnya pak Bu" tanya pak imam.


"Alkhamdulillah kami sekeluarga sehat pak" jawab pak Pono.


Dirasa basa basi sudah cukup langsung to the point saja ya guys.


"Langsung saja ya pak, maksud kedatangan saya sekeluarga kesini untuk melamar anak bapak dan ibu untuk anak saya Ans" pinta pak imam.


" Kalau saya terserah anaknya saja pak, karena yang menjalani kan mereka berdua. Kami sebagai orang tua hanya bisa menjembatani kebahagiaan anak anak saja" jawabnya.


" Kalau begitu saya tanya nak Flo. Bagaimana nak?".


" Insyaallah saya mau pak" jawab Flo malu malu dengan pipi merona jangan lupakan dengan jantungnya yang selalu spot jantung.

__ADS_1


Dengan binar yang tidak hilang dari wajah Ans, dia tidak menyangka dengan mudahnya mempersunting Flo.


Hingga pertanyaan di ajukan untuk Flo.


"Emang bener dek?. Kamu mau jadi istri mas?" tanyanya.


"Mau mas" jawab Flo malu sambil menunduk.


"Kalau begitu secepatnya ya kita menikah" .


"Iya mas, aku ngikut kamu aja bagaimana baiknya" jawab Flo.


Karena Flo sudah mantap dengan keputusannya. Jangan lupakan restu dari orang tua Flo itu sangat limited. Tidak gampang untuk mendapatkannya.


Makanya Flo dengan senang hati menerima lamaran itu. Karena dia merasa kalau memang Anselo adalah jodoh yang sudah disiapkan oleh Tuhan.


" Baik kalau begitu kami terima 3 bulan dari sekarang" jawab pak Pono mantap.


Tanpa terasa waktu sudah agak sore dan keluarga pak imam memutuskan untuk pulang.


Di perjalanan pulang senyum merekah tidak hilang dari wajah seorang Anselo. Dia selalu tersenyum dan tersenyum.


Mungkin Anselo sudah membayangkan yang tidak tidak dengan Flo. Atau bahkan sudah membayangkan malam pertama.


Bahkan mungkin sudah membayangkan saat saat bersama Flo dan anak anak mereka kelak. Hingga suara mengejutkan Anselo.

__ADS_1


"Ekhemmm" anggap aja deheman ya guys.


"Apaan sih bapak ini" Anselo sampai kaget dibuatnya.


"Sudah gak tahan ya?" ejek pak imam. " Tenang 3 bulan dari sekarang, gak lama itu cuma 3 bulan".


" ih bapak jangan godain Ans deh" sambil manyun manyun.


"Bapak gak godain, ini omong kenyataan kok".


"Tetep aja godain Ans".


"Udah udah lah ini bapak sama anak sama saja. Candain Mulu kerjaannya" akhirnya Bu Siti menengahi keduanya. Kalau tidak pasti gak bakal berhenti untuk saling mengejek.


Memang keluarga Ans tidak canggung untuk bercanda. Mereka menciptakan keluarga yang harmonis. Apapun yang anak semata wayang mereka alami keduanya pasti mengetahuinya.


Dan bahkan kebanyakan menganggap Anselo anak mama. Karena dia selalu nurut kata ibunya. Kan bener surga ada ditelapak kaki ibunya. Jadi kita harus nurut kata ibu.


Di sisi lain.


Ada wanita yang baru pulang dari LN. Dia tidak secantik Flo. Namanya Cintiya Gona. Biasa di panggil Tiya.


Siapa sangka Tiya di lain hari ketemu dengan Ans. Karena Ans yang bersikap dingin kepadanya, Tiya tidak mau tinggal diam. Dia akan menaklukkan hati Ans.


Bagaimana kelanjutannya?

__ADS_1


next next next


semangat berkarya!!!


__ADS_2