Cinta Dibawa Mati

Cinta Dibawa Mati
Ketahuan


__ADS_3

Di dalam perjalanan pulang Ans meminta maaf kepada Flo, karena dia terlalu cemburu dan tanpa bertanya kepastian terlebih dulu.


Dia sudah di butakan oleh rasa cinta yang tiada terkira.


"Maaf ya sayang aku terlalu cemburu sama kamu, aku janji tidak akan begini lagi" ucap Ans.


"Iya mas aku maafkan kamu. Aku sebenarnya mau jujur sama kamu. Tapi nanti setelah pembangunan masjid itu selesai. Tapi sudah ketahuan dulu sama kamu. ya udah deh".


"Tapi aku janji gak akan kayak gini lagi deh sayang. Aku tu terlalu takut kamu meninggalkan ku. Makanya aku selalu over posesiv sama kamu sayang".


"Iya gak apa-apa mas. Lagian aku gak sembunyikan yang aneh-aneh kan".


"Iya sayang, maaf ya sekali lagi".


"Iya aku maafkan".


Setelah sampai rumah Flo mereka berdua turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah . Mereka bersih-bersih terlebih dahulu sebelum makan malam bersama.


Setelah Ans selesai bersih-bersih dia menunaikan kewajiban kepada Tuhan. Sembari menunggu Flo yang masih di kamar mandi.


Setelah selesai menunaikan kewajiban Ans menyempatkan untuk membaca ayat-ayat Al-Qur'an terlebih dahulu sebelum beranjak dari duduknya.


Sekitar 10 menit akhirnya Flo keluar dari kamar mandi dan menunaikan kewajiban. Dia juga menyempatkan membaca ayat-ayat Al-Qur'an sebelum makan malam bersama Ans.

__ADS_1


Setelah di rasa cukup dia beranjak dari duduknya. Dan menuju ke meja makan. Karena tadi waktu Ans mandi Flo sudah masak terlebih dahulu.


"Mas ayo makan malam dulu sebelum kamu pulang" pinta Flo.


"Iya sayang, sebentar aku masih buat laporan keuangan toko dulu sebentar".


Sembari menunggu Ans untuk makan malam, Flo menyiapkan terlebih dahulu makanannya di meja makan.


Setelah Ans selesai mengerjakan laporan keuangan yang perlu dikerjakan dengan sigap dia langsung menuju meja makan dimana Flo sudah menunggunya.


"Sayang kok kamu belum makan?" tanya Ans.


"aku nungguin mas".


"Iya mas".


Saat makan malam tidak banyak yang mereka bahas.


Flo mencuci piring kotor yang tadi bekas makannya.


Setelah selesai mencuci piring kotor dia menuju ruang TV dan tak lupa membawa cemilan yang tadi sempat di beli Ans di jalan.


Mereka memutuskan untuk melihat TV sambil memakan camilan yang sudah di bawanya dari dapur.

__ADS_1


"Mas camilan mau gak" tawar Flo.


"Mau sayang sini dong agak dekat. Kalau jauh-jauh gak nyampek" bujuk Ans.


"Oh ya ini tehnya, di minum dulu biar anget" sambil menyodorkan camilan ke Ans.


"Makasih sayang kamu pengertian banget deh. Kalau kayak gini aku jadi makin cinta deh" pujinya.


"Jangan gitu lah mas, biasa saja. Lagian ini juga biasa kok".


" Aku jadi gak betah mau cepet-cepet halalin kamu sayang".


"Iya sabar sayang, kan tinggal menghitung hari saja" sambil keduanya tergelak bersama-sama.


Hari makin malam, Ans sebenarnya berat mau pulang. Dia ingin tidur di rumah Flo malam ini. Tapi itu tidak mungkin karena Ans tidak mau membuat nama Flo jelek di sekitar.


Mau tidak mau dia harus pulang, dia harus membendung keinginan yang belakangan ini mengusik pikiran dan hatinya.


*apakah yang terjadi selanjutnya?. pantengin terus hanya di novel yang berjudul cinta dibawa mati.


next next next


semangat berkarya*!

__ADS_1


__ADS_2