Cinta Dibawa Mati

Cinta Dibawa Mati
Rumah sakit


__ADS_3

Setelah beberapa menit perjalanan, kedua orang tua mempelai itu pun di kagetkan dengan kabar yang menimpa pasangan yang baru sah menjadi suami istri itu.


Mereka langsung menuju rumah sakit dimana Ans dan Flo di rawat.


Mereka takut jika terjadi apa-apa kepada kedua mempelai itu. Dan setelah sesampainya di rumah sakit mereka langsung menuju UGD.


Disana masih terlihat pintu UGD tertutup hingga membuat kedua orang tua Ans dan Flo mulai gusar. Hingga akhirnya dokter yang menangani korban kecelakaan itu keluar. Dan mereka langsung menanyakan keadaan anaknya.


"Dok bagaimana keadaan anak dan menantu saya" tanya Bu Ani yang sudah tidak bisa menahan air matanya.


"Pasien tidak mengalami luka yang cukup serius, mereka hanya mengalami luka ringan saja" terang dokter tersebut.


"Apa boleh kami melihat keadaan anak kami dok" tanyanya yang sudah mulai khawatir akan keadaan keduanya.


"Silahkan, tetapi setelah kami pindahkan ke kamar rawat ya Bu" jelas dokter tersebut.

__ADS_1


"Terimakasih dok" akhirnya mereka lega dengan keadaan anak-anak mereka.


Setelah Ans dan Flo di pindahkan ke ruang rawat akhirnya kedua orang tua mereka segera mendatangi dan melihat keadaan putra dan putrinya.


"Nak gimana keadaan mu" tanya ibunya Ans setelah memasuki ruang rawat anaknya.


"Alkhamdulillah aku gak pa-pa buk, cuma lecet-lecet aja" jawab Ans kepada ibunya.


"Tapi gimana kaki mu sayang, gak kenapa-napa kan. Ibu sangat khawatir dengan keadaan mu nak" ibunya Ans pun langsung mendekat dan memeluk anaknya dengan erat.


"Gak usah khawatir buk, Ans tidak pa-pa kok. Kaki Ans pun juga tidak terluka. Ibu tenang aja" sambil memperlihatkan keadaan kakinya kepada ibunya.


"Alkhamdulillah buk, saya gak pa-pa. Cuma lecet sedikit" jawab Flo dan berusaha untuk duduk.


"Kok bisa sampai kecelakaan sih sayang?" ibunya penasaran.

__ADS_1


"Kami juga gak tau Bu, dari belakang ada yang nabrak gitu aja. Dan mobil kami pun langsung masuk ke semak-semak itu Bu" jelas Ans kepada mertuanya.


"Ya udah sekarang istirahat saja dulu, nanti sore juga sudah boleh pulang. Karena gak parah jadi dokter mengijinkan pulang setelah infusnya habis. Ibu mau menemui sopirnya dulu, kemarin gimana keadaannya, tadi keluarganya belum sempat ibu kabari, ibu takut mereka syok" jelas ibu kepada anaknya.


"Alkhamdulillah pak sopir gak pa-pa Bu, cuma memar sedikit. Jadi gak usah heboh" jelas Ans kepada ibunya.


Dan ibunya pun berlenggang pergi meninggalkan ruang rawat anak dan menantunya. Beliau berniat untuk menjenguk dan melihat keadaan sopir dari anaknya.


Karena keluarga Ans sudah menganggapnya sebagai anggota keluarga juga. Dan ternyata keadaan sopir tersebut hanya memar di bagian pipi kanannya. Dan lecet-lecet sedikit. Jadi beliau memutuskan untuk tidak mengabari keluarga sopir. Karena juga permintaan dari sopir tersebut.


Setelah infus mereka habis sore itu sudah di bolehkan pulang. Karena keadaan mereka tidak parah-parah banget.


Ans dan Flo pun tetap pulang kae rumah Flo, rumah yang minimalis tetapi bernuansa elegan. Setelah sampai di rumah Ans menyalakan TV, berniat mencari hiburan. Namun tiada di sangka, berita mengenai kecelakaan yang tragis terjadi tidak jauh dari lokasi kecelakaan Ans dan Flo.


Ternyata dengan waktu yang hampir bersamaan. Dan betapa terkejutnya Ans siapa yang menjadi korban kecelakaan tragis itu.

__ADS_1


*next next next


Semangat berkarya*!


__ADS_2