
"Aku mau mas ke pemakaman Tiya, kita doakan dia agar di ampuni segala dosanya. Dan semoga keluarga Tiya pun di beri keikhlasan".
"Aamiin. Aku jadi makin sayang makin cinta sama kamu istriku".
"Ihhh lebay" mereka berdua pun berpelukan dan tertawa bersama dengan tingkah absurd Ans.
Setelah mereka siap melakukan perjalanan untuk melayat ke kediaman Tiya, mereka segera berangkat. Setelah menempuh waktu 20 menit mereka akhirnya sampai di kediaman Tiya. Suasana yang pilu masih terasa di dalam rumah Tiya. Banyak saudara dan keluarga yang tidak percaya akan kepergian anggota keluarganya dengan begitu cepat dan dalam keadaan tragis. Memang umur manusia itu tiada yang tahu. Kita sebagai manusia harus bisa menjadi orang yang baik karena ajal kita tiba tiada yang tahu.
Tiba saatnya jenazah Tiya akan dikebumikan di TPU setempat. Ans dan Flo pun ikut kepemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Tiya. Walaupun Tiya selalu membuat masalah kepada mereka berdua. Tetapi mereka berdua tidak mempunyai dendam terhadap Tiya. Mereka sudah memaafkan Tiya walaupun Tiya belum meminta maaf secara langsung.
Setelah semua pelayat pulang ke rumah masing-masing Ans dan Flo mendekati tanah yang masih merah itu.
"Tiya selamat jalan, semoga di ampuni dosa-dosamu. Aku sudah memaafkan mu Tiya. Semoga kamu tenang di alam sana. Terimakasih kamu dulu sudah masuk dan mengisi hatiku. Walaupun kamu sangat membenciku tetapi aku tidak akan membencimu. Memang jodoh siapa yang tahu. Cinta tidak bisa dipaksakan Tiya. Kamu harus merelakan aku seng istriku" Ans dan Flo pun menabur bunga di atas makam Tiya. Lalu tak lupa mendoakannya, agar diampuni segala dosanya. Dilapangkan kuburnya, di sinari kuburnya.
Mereka berdua pulang ke rumah dan akan memulai hidup yang baru, hidup bahagia dalam rumah tangga. Dan selalu di beri kebahagiaan yang tiada akhirnya. Sampai ajal memisahkan mereka kelak.
Badan pun tak berharga
sesaat di tinggal nyawa
anak istri tercinta
tak Sudi lagi bersama
secepatnya jasad di pendam
secepatnya jasad di pendam
karena tak lagi di butuhkan
diri yang selalu di puja
kini bangkai tak berguna
__ADS_1
Dari kamar yang indah
*kasur empuk tilam putih
kini harus berpindah
terkubur dalam perut bumi
Kalau selama ini diri berhiaskan
emas intan permata Bermandi cahaya
tetapi kali ini di dalam kuburan
gelap pekat mencekam tanpa seorang teman
terputus lah
terbujurlah sendirian
diri terbungkus kain kafan
tubuh dan wajah indah
yang dulu di puja-puja
kini tiada lagi
orang Sudi menyentuhnya
jadi santapan cacing tanah
hingga yang tersisa kerangka
__ADS_1
begitulah suratan badan
kebumi dikembalikan*
kebanyakan manusia terlena sehingga lupa
bahwa maut kan datang menjelang
(Rhoma Irama)
Sekarang Ans dan Flo memulai hidup baru, mereka tidak akan melupakan Tiya dan juga tidak akan membenci Tiya. Bagaimana pun semua orang pasti mempunyai salah, entah di sengaja maupun tidak di sengaja.
Kita harus selalu berbuat baik kepada siapapun, dan jangan sekali-kali menyakiti perasaan orang lain.
Karena kita semua ini tinggal menunggu waktu yang sudah di tetapkan Tuhan. Kita juga tidak tahu jodoh, Pati, rejeki sudah di atur oleh Tuhan. Kita hanya berusaha dan berdoa, selebihnya kita serahkan kepada Tuhan. Karena Tuhan sudah menyiapkan yang terbaik untuk kita.
*TAMAT
jangan lupa mampir di karya-karya ku yang lain ya guys. Mungkin masih banyak kesalahan di dalam penulisan. Dan kata-kata ku kurang begitu pas.
Karena aku masih pemula. Jadi di mohon kritik dan sarannya yang membangun agar aku bisa lebih semangat lagi dalam berkarya.
Terimakasih bagi yang sudah mendukung karyaku, semoga rejeki kalian semua di lancarkan, selalu di sehatkan oleh Allah, di berikan anak yang Sholeh Sholehah, pinter, cerdas, membanggakan orang tua.
Aamiin
next next next
Semangat berkarya*!
Silahkan mampir di karya kedua ku ya guys. Semoga berkenan.🙏🙏🙏
__ADS_1