Cinta Dibawa Mati

Cinta Dibawa Mati
Rujak cinta


__ADS_3

Setelah melakukan perjalanan yang agak lama, akhirnya Flo dan Ans sampai di rumah dengan selamat.


Begitu sampai Flo langsung turun dari mobil memasuki rumahnya dengan riang gembira. Dia sudah tidak sabar ingin menikmati mangga muda yang di belikan oleh Ans.


"Sayang hati-hati dong jalannya, kayak mau ngejar siapa saja" tegur Ans.


"Aku udah gak sabar mas. Udah ngiler nih".


"Iya tapi gak usah lari-lari kayak gitu dong, kalau jatuh gimana coba".


"Gak akan mas, aku hati-hati kok".


"Mas aku mau buat rujak, kamu mau gak?" tanya Flo kemudian.


"Mau aku buatin gak sayang?".


"Emang bisa ya mas?".


"Ya bisa lah sayang, kamu gak percaya sih" sambil mencubit hidung Flo gemas.


"Ih mas sakit tau, ya udah deh aku bantuin apa nih mas".

__ADS_1


" Kamu bantuin ngupas mangganya aja sayang".


"Kalau aku maunya bantu doa aja gimana?" tanya Flo sambil menaik turunkan alisnya.


"Haha itu bukannya bantuin malah bercandain".


"Yah ya udah deh aku bantuin ngupasin mangganya aja".


"Ikhlas gak, kalau gak ikhlas gak usah aja. Biar mas aja yang buatin rujaknya buat kamu".


"Ikhlas mas, kalau kita kerjainnya bersama-sama kan juga cepet selesainya. Iya kan mas".


Setelah 5 menit rujak buatan Ans selesai juga di buatnya.


Flo mengambil rujak dan memakannya dengan sangat menikmati. Tanpa banyak kata Flo terkesan dengan rujak buatan Ans. Rujak buatan Ans sangat enak di lidah Flo. Tidak diragukan lagi, kalau masaknya dengan cinta memang rasanya beda.


"Wah mas Ini enak banget, makasih ya mas".


"Iya sayang, tapi makannya pelan-pelan aja dong jangan cepet-cepet gitu. Gak ada yang ngrebut juga kok".


"Hehe", sambil nyengir dia terus menikmati rujak mangga mudanya.

__ADS_1


"Tuh kan belepotan, pedes gak sayang? " tanya Ans sambil membersihkan sisa bumbu rujak yang tertinggal di sudut bibir Flo.


"Gak kok sayang ini malah kurang pedes" ucapnya tanpa sadar.


"Dibilangin jangan pedes-pedes kok malah nglunjak sih".


"Maaf mas. Mas mau gak rujaknya. Aku suapin ya".


"Gak sayang, kamu makan sendiri aja. Habisin ya. Aku mau ke kamar mandi dulu sayang".


Ans pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil, setelah di kamar mandi selesai dia merebahkan tubuhnya di ranjang. Dia tidak sadar kalau kali ini dia masih di rumah Flo. Ini dirumah Flo ya bukan rumah orang tua Flo.


Flo sendiri sudah mempunyai rumah dari hasil keringatnya sendiri. Memang tidak besar seperti rumah orang tua Flo. Walau sederhana tetapi sangat nyaman untuk di tempati.


Rumah sederhana yang hanya berlantaikan satu, dengan bentuk rumah yang sangat minimalis. Dengan taman yang tertata rapi di depan rumahnya.


Taman yang di desain sendiri oleh Flo dengan beberapa tanaman bunga yang memanjakan mata yang memandangnya. Serta ada kolam kecil di tengahnya yang menghiasi taman tersebut. Ikan-ikan juga berenang kesana kemari di dalam kolam kecil tersebut.


Setelah selesai makan rujak cinta buatan Ans, Flo mencuci piring kotor bekas makannya dulu sebelum dia memutuskan untuk bersih-bersih.


Setelah cukup lama Ans belum kembali juga dari kamar mandi, ternyata dia ketiduran di ranjangnya Flo. Mungkin saking lelahnya untuk kegiatan hari ini. Hingga tidak butuh waktu lama dia terlelap di dalam mimpinya.

__ADS_1


*next next next


semangat berkarya*!


__ADS_2