
Ans dengan tegas menyuruh Tiya untuk keluar dari ruangannya. Tetapi Tiya pura-pura tidak mendengarkannya. Dan masih setia mendekati Ans untuk merayunya.
"Kamu kenapa sih kok sulit banget untuk aku taklukkan. Tapi gak apa, aku suka dengan tantangan ini".
Sambil memainkan jari telunjuknya di dada bidang Ans yang terbalut kemeja.
Ans menepis tangan Tiya dengan kasar. Dia tidak mau terpancing dengan gerak gerik Tiya.
"Kalau kamu tetep gak mau keluar aku panggilkan security untuk menyeretmu dari ruanganku" tegas Ans.
"Kamu jangan kasar-kasar dong ay. Aku kan hanya kangen sama kamu. Kamu apa gak kangen sama aku. Ih kamu jahat tau" ucapnya mendrama.
Memang kalau yang namanya ulat ya memang seperti itu ya guys. Dia selalu bergelayut manja.
"Aku udah pernah bilang, aku udah lupakan semuanya. Kamu itu masa lalu ku. Dan masa sekarang dan masa depan ku hanya Flo. Kamu dengan seenak jidatmu meninggalkanku tanpa alasan apa pun di saat aku terpuruk. Di saat aku berada di ambang kemiskinan berada di sisi yang sudah tidak ada semangat hidup lagi. Tapi apa sekarang. Kamu dengan pedenya datang ke sini di saat aku sudah bangkit kembali" geram Ans panjang lebar.
"Aku masih cinta sama kamu Ans" ucap Tiya sambil mendekat dan duduk di pangkuan Ans dan menatap lekat wajah Ans.
__ADS_1
Tetapi Ans dengan sigap mendorong Tiya hingga dia jatuh terjungkal ke lantai dengan kerasnya.
"Aduhhh. Kamu kira-kira dong, kalau mau jatuhin aku tuh di ranjang aja jangan di lantai gini. Bokong aku jadi sakit nih" Tiya berdiri sambil membersihkan rok yang kotor akibat di jatuhkan Ans tadi.
"Mimpi kamu" geram Ans kemudian dia memanggil security untuk membawa Tiya keluar ruangannya.
"Pak bawa wanita ini keluar dari ruangan saya!" perintah Ans pada security.
"Tidak perlu. Aku bisa keluar sendiri" ucap Tiya dengan datarnya.
"Gitu kek dari tadi".
"Aku gak takut dengan ancamanmu".
"Awas saja kamu Ans".
"Kalau sudah cepet keluar!" bentak Ans.
__ADS_1
Akhirnya Tiya di seret oleh security keluar dari ruangan Ans. Dia tidak terima dengan Ans yang sudah mempermalukan dirinya seperti itu.
Dia akan membuat strategi untuk membalas dendam kepada Ans. Dia tidak ingin jika Ans bisa hidup bahagia dengan Flo nantinya.
Dia pulang dengan hati yang dongkol. Dia sangat marah dan memukul kemudi dengan sekuat tenaganya.
...Braaaakkkk...
"Aku gak terima kalau kamu jual mahal kayak gini sama aku Ans. Aku akan balas semua perlakuan mu padaku. Aku tidak akan tinggal diam dengan semua yang kau gores di hatiku. Ini sangat menyakitkan untuk ku kau tau itu?. Haha. Kamu emang gak bisa ku gapai" geram Tiya di dalam mobilnya.
Setelah kepergian Tiya, Ans sangat lega. Dia memang sangat emosi dengan perlakuan Tiya. Memang godaan jika mau melaksanakan pernikahan itu selalu ada. Dan mungkin bagi Ans sangat berat.
Dia harus di hadapkan dengan mantan kekasih yang memang tidak ada puasnya dalam membuat emosi Ans.
*kira-kira Ans bisa menghadapi kelakuan Tiya gak ya guys.
next next next
__ADS_1
semangat berkarya*!