Cinta Dibawa Mati

Cinta Dibawa Mati
Romantis momen


__ADS_3

Walaupun demikian mereka juga tidak ingin membatasi pergaulan dari keduanya. Mereka berdua bebas untuk berteman dengan siapa saja.


"Sayang kita pesen apa untuk makan siang. Udah waktunya untuk makan siang sayang" Ans sudah mulai memesan beberapa makanan untuk makan siang bersama.


Sehingga nantinya mereka sampai rumah makanan yang di pesan pun juga sudah sampai di rumah Flo.


Setelah beberapa saat duduk santai di taman, mereka berdua memutuskan untuk segera pulang kerumah. Sembari berjalan perlahan-lahan mereka juga asik bercanda dan bergurau sampai akhirnya mereka sampai juga di rumah.


Bertepatan dengan pesanan mereka yang juga sudah sampai berbarengan juga dengan kedatangan mereka.


"Mas Ans ya?" tanya kurir tersebut sembari mencocokkan alamat yang tertera.


"Ya benar mas, Berapa semuanya?" tanya Ans yang kebetulan kali ini dia akan membayar dengan cash saja.


"Semuanya jadi Rp 125.000,00 pak sudah termasuk ongkos" jelas kurir tersebut kepada Ans.


"Ini mas, terimakasih" sambil mengambil uang di sakunya lalu memberikan kepada kurir tersebut.


"Terimakasih kembali pak" jawab kurir tersebut kepada Ans.

__ADS_1


Setelah selesai dengan pembayaran pesanan mereka Ans masuk ke dalam rumah. Dia menuju ke arah dapur dan meletakkan pesanan di atas meja makan.


Setelah mencari keberadaan kekasihnya yang tak kunjung menemukan, dia berinisiatif untuk masuk ke kamar mencari kekasihnya di dalam kamar.


Dan ternyata benar Flo berada di dalam kamar. Dia sedang berbaring nyaman di ranjangnya.


Ans pun mendekati kekasihnya dan memeluknya erat. Dia tidak berniat untuk membangunkan kekasihnya malah dia ikut terlelap di samping kekasihnya itu.


Setelah satu jam mereka berdua beristirahat keduanya beranjak membersihkan diri dan tak lupa menunaikan ibadah sebelum mereka berdua memutuskan untuk makan siang.


Mereka berdua berjamaah, setelah selesai Flo mencium punggung tangan Ans dengan takzim. Begitu juga Ans mencium kening Flo dengan begitu mesranya.


Setelah penyajian selesai, Flo mengambil piring Ans dan mengisinya dengan nasi juga lauk pauk serta sayur dan kemudian dia kasihkan ke Ans.


Baru setelah itu dia mengambil untuk dirinya sendiri. mereka berdua memulai makan siang mereka dengan hening tidak banyak candaan keluar dari bibir Ans.


Memang tidak seperti biasanya, Ans banyak diam hanya sesekali saja bercanda dengan Flo.


Biasanya Ans yang selalu bercanda dimana pun berada, tetapi kali ini sangatlah berbeda.

__ADS_1


Tidak ada yang tau dengan keanehan mereka berdua.


Pernikahan mereka akan di selenggarakan besok pagi pukul sembilan di KUA setempat.


Malam ini Ans pulang dari rumah Flo. Dia pulang naik taksi karena sopirnya belum bisa kembali bekerja. Karena anak mereka masih sakit keras dan masih di rawat di rumah sakit.


Sehingga dia belum bisa meninggalkan anaknya sendiri.


Setelah Ans sampai rumah, dia berbaring di kasurnya. Dia harus mempersiapkan diri untuk acara akad nikah besok pagi.


Dia sudah sejak sore tiduran di kamarnya.


Dan jangan lupakan Tiya, dia yang semakin geram dengan semuanya. Dan sampai sekarang masih belum membuahkan hasil sama sekali satu rencananya itu. Karena mobil yang sudah di sabotase sama sekali belum di pakai oleh Ans.


Hingga akhirnya Tiya melanjutkan dengan rencana kedua. Yaitu memberikan racun di minuman Ans.


*next next next


Semangat berkarya*!

__ADS_1


__ADS_2