Cinta Ke Dua Bos Mafia

Cinta Ke Dua Bos Mafia
sepuluh


__ADS_3

Hari hari terus berlalu, banyak orang yang terkejut dengan beruban sikap dari tuan Alex. Dia sekarang lebih sering tersenyum dan tertawa sendiri ketika melihat layar hp nya. Dia juga sudah jarang marah kepada bawahannya selagi tidak melakukan kesalahan.


Bahkan jika dilihat Alex seperti orang gila setelah perubahan sikap nya itu. Devan hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan sikap bos nya yang sekarang, karena dia sudah tau apa yang membuatnya seperti itu. Awalnya dia tidak percaya dengan ucapan bos nya yang mengatakan dia bertemu seseorang yang dicintainya, Tapi setelah menyelidiki akhirnya Devan percaya.


Devan juga merasa senang dengan perubahan bosnya yang seperti dulu lagi. Devan juga diminta mengawasi Cindy , Dia merasa senang karena tugasnya yang sekarang lebih mudah menurutnya. Bukan tanpa alasan mengapa Alex tidak langsung mendekati Cindy, Karena dia merupakan pemilik perusahaan terbesar dan ketua dari geng mafia TWO DEVIL. Setelah Ayah Alex menyerahkan perusahaan nya kepada Alex dengan kekuasaan yang dimilikinya dia dan Max memaksa semua perusahaan perusahaan besar tunduk dibawah perusahaan miliknya. Awalnya banyak yang menolaknya, Karena perusahaan besar lainnya merasa bisa bersaing dengan perusahaan DIANDRA GRUP bahkan melebihinya. Karena banyaknya penolakan itu Alex langsung menghancurkan beberapa perusahaan besar yang membuat perusahaan lainnya takut dan akhirnya tunduk dibawah pimpinan nya walaupun dengan rasa benci dan tidak suka tapi apa daya. Mereka semua tidak ada yang berani melawan secara terang terangan , Tetapi mereka selalu mengawasi Alex untuk mencari tahu kelemahannya


Menurutnya akan lebih aman jika Cindy tidak didekatnya terlebih dulu sampai semua orang yang dedam terhadap nya dimusnahkan terlebih dahulu. Banyak juga geng Mafia lain yang mencoba mencari kelemahannya agar bisa menghancurkan TWO DEVIL untuk menjadi geng no 1 yang paling ditakuti.


Di sebuah restoran tempat kerjanya, Cindy masih sibuk mengantarkan pesanan para pembeli. Walaupun sangat ramai tetapi tidak ada banyak suara ribut karena mereka rata-rata dari orang terpandang jadi mereka tetap tenang dan menjaga kehormatan agar tidak dipandang buruk oleh publik. Jam sudah menunjukkan pukul 21:12 ,Sebenarnya dia tidak ingin pulang terlalu malam, Tetapi karena pengunjung sekarang sangat ramai para pelayan dan koki dibuat kerepotan karena banyaknya pesanan. Dia terpaksa harus pulang malam untuk membantu melayani para pengunjung. Saat jam sudah menunjukkan pukul 22:49 pengunjung sudah mulai pergi meninggalkan restoran, tetapi Cindy melihat seorang wanita yang menunduk sejak tadi di pojok, tetapi makanannya masih utuh bahkan tidak tersentuh. Cindy memutuskan untuk bertanya


" Permisi, Saya adalah pelayanan disini . Apakah makanan nya tidak sesuai dengan permintaan anda? atau rasanya tidak sesuai?." Tanya Cindy karena melihat makanan nya masih utuh


Wanita itu mengusap wajahnya , seperti menghapus air mata


" Eh.. Tidak kok. Aku hanya masih kenyang, Tapi aku akan memakannya." Jawab gadis itu

__ADS_1


" Ooo Perkenalkan nama saya Cindy.Kalau boleh tau siapa nama anda? Saya akan menemani anda makan, karena semua pengunjung sudah tidak ada." Cindy mengulurkan tangannya


" Saya Andini, Terimakasih mau menemani ku. Tidak perlu berbicara formal seperti itu." Jawab Andini


" Hmm Oke deh, Lagipula ini sudah bukan jam kerjaku. Sepertinya kamu sedang sedih? Haruskah aku menghiburmu? "


" Nah begini kan lebih asyik. Yah begitulah , memangnya kamu bisa menghiburku?."


" Bisa gak yah. Kamu pasti habis putus cinta ya?."


Andini memakan pesanannya sambil mengobrol bersama Cindy. Mereka berdua terlihat asik membicarakan banyak hal dari cinta , putus cinta, bertemu orang tampan dan lain lain yang biasa dibicarakan gadis gadis.


Tampa mereka sadari ada orang yang sedang mengawasi mereka berdua. Devan yang ditugaskan mengawasi Cindy tau jika ada orang lain yang mengawasi Cindy. Devan berpaling melihat kearah dua orang yang menaiki sepeda motor. Mereka mengawasi Cindy dan menelpon seseorang. Devan tidak tahu siapa yang ditelpon orang itu dan apa yang dibicarakan karena tempatnya lumayan jauh dari lokasi orang itu. Karena perasaannya mengatakan akan terjadi hal buruk dia tidak ingin mengambil resiko dan langsung menelpon Alex


Tuttt Tuttt

__ADS_1


" Ada apa menelpon ku? Kalau bukan hal penting aku akan menutupnya." Tanya Alex


" Bos , ini tentang Cindy."


" Hah. Ada apa dengannya?! Apa terjadi sesuatu?! Bukankah aku sudah menyuruhmu mengawasi dan menjaganya!!."


" Sabar dulu bos, dengar penjelasan ku dulu."


" Baiklah, jelaskan.."


" Jadi,........... Begitu bos."


Devan menjelaskan jika ada orang lain yang mengawasi Cindy dan sepertinya memiliki niat buruk. Dia juga mengatakan Cindy sedang bersama dengan Adik bos yaitu Andini. Alex yang mendengar ada orang yang ingin berbuat hal buruk kepada Cindy langsung mengepalkan tangannya dan menghantam meja kerjanya dengan keras hingga terbelah jadi dua. Alex langsung memanggil beberapa orang dari markas TWO DEVIL yang dekat dengan perusahaan nya untuk berjaga jaga kalau yang ingin berbuat jahat kepada Cindy bukanlah orang yang sedikit, Mengingat dia pernah menghajar beberapa orang yang ingin berbuat jahat kepada Cindy. Alex dan anak buahnya langsung menuju lokasi yang dikirimkan Devan dengan beberapa mobil hitam karena lokasi nya lumayan jauh dari tempatnya sekarang berada


Setelah menghabiskan makanannya Andini dan Cindy menjadi lebih akrab. Cindy memutuskan untuk pulang jalan kaki seperti biasanya karena tidak ingin merepotkan teman barunya itu. Tapi Andini memaksa mengantar dengan mobilnya karena sudah malam. Akhirnya Cindy mau diantar, setelah membayar makanan itu mereka berdua menuju parkiran lalu melaju dengan mobilnya menuju rumah Cindy. Devan dan dua orang yang mengawasi mengikutinya. Sampai pada jalan yang terlihat sepi, tiba-tiba....

__ADS_1


Mohon tinggalkan like atau komentar. Kalau ada kritik atau saran langsung tulis di komentar agar saya dapat merevisi cerita ini. dan membuat cerita ini lebih nyaman dibaca . Terimakasih yang telah membaca cerita ini


__ADS_2