
Alex terbangun dari tidurnya. Dia mengedip ngedipkan matanya dan melihat ke arah jam pada layar HP nya. Jam menunjukkan pukul 21:14 . Itu menandakan Alex sudah tertidur kurang lebih 7 jam. Mungkin karena efek minuman keras yang ia minum saat siang hari. Setelah mengumpulkan kesadarannya Alex berdiri dan menuju kamar mandi mewahnya. Tak beberapa lama Alex keluar dari Villa pribadinya dengan penampilan seperti biasanya. Kaos putih dipadukan dengan jaket kulit berwarna hitam. Dan celana jeans panjang dengan sepatu PDL yang biasa di pakai oleh tentara. Itu adalah penampilan yang ia pakai setelah urusan perusahaannya selesai. Alex memandang langit yang cerah dan dipenuhi oleh bintang bintang cantik bagai permata yang menerangi dunia.
' Malam ini sangat cerah, bintang bintang bersinar terang. Mengingatkan ku padamu. Sungguh takdir terlalu kejam. Semoga kau bahagia disana. Aku akan selalu mengingat kata kata mu' .Gumam Alex sambil melihat ke atas
Tuttuttutt.... tuttuttutt
Alex menelpon Devan asisten pribadinya
" Dimana kau?"
" Ini masih di perusahaan boss."
" Baiklah. lanjutkan kerjamu." Alex langsung menutup telponnya
Di perusahaan, asisten pribadinya mengumpat kesal kepada boss nya itu
' Boss bisa nya cuma santai santai aja. Aku yang pusing memikirkan perusahaan'. Devan mendengus kesal
Mobil sport merah melaju dengan kecepatan tinggi dan berhenti di sebuah restoran X . Restoran mewah itu memiliki 3 lantai. Lantai 1 untuk orang orang biasa. Lantai 2 untuk orang ternama. Dan yang terakhir lantai 3 hanya boleh dimasuki oleh Alex dan sahabat Max sebagai pemilik restoran tersebut. Untuk orang lain harus memiliki izin terlebih dahulu dari Alex atau Max agar bisa masuk ke lantai 3. Karena hanya ada satu jaln menuju lantai 3 dan itu dijaga oleh beberapa orang berbadan kekar dan bersenjata lengkap.
Alex berjalan memasuki restoran dan langsung disambut oleh sang manager. Para penjaga membungkuk badan setelah melihat kedatangan tuan besar. Orang orang memandang nya penuh tanda tanya dan juga rasa kagum terhadap Alex. Sangat tampan dan dihormati , pasti bukan orang sembarangan pikir orang orang yang melihatnya
" Selamat datang tuan besar." Sapa sang manager kepada Alex , dia hanya mengangguk dan berjalan menuju sebuah pintu lift yang dijaga 2 orang berpakaian hitam dan berbadan kekar
" Hidangan seperti apa yang tuan besar inginkan untuk malam ini?" Tanya manager sambil mengikuti Alex . Manager bertanya seperti itu karena Alex selalu berganti ganti menu sesuai dengan suasana hatinya
__ADS_1
" Hmmmm . Buatlah yang menyegarkan. Dan minuman yang bisa membuat peminumnya mengingat masa lalu yang indah dan buruk lalu melupakannya. " Jawa Alex lalu masuk ke lift tersebut
" Baiklah tuan besar. Akan saya siapkan." Manager pergi menuju dapur sambil berpikir apa yang akan dia hidangkan
' Boss besar memang selalu aneh . Keinginan nya tak pernah bisa di tebak dan juga sulit untuk dipenuhi' gumam sang manager
Saat di dapur manager mengumpulkan semua orang yang ada di dapur. Baik itu pelayanan, koki semuanya berkumpul. Dia mulai menjelaskan apa yang diinginkan boss besar. Manager meminta semua orang untuk memberikan pendapat, makanan seperti apa yang pantas dihidangkan sesuai keinginan tuan besar. Semua orang di dapur bingung dengan keinginan tuan besar nya. Lalu gadis cantik dengan pakaian pelayan maju dan mengatakan pendapatnya
" Maaf pak. Bagaimana kalau kita menghidangkan makanan yang memiliki rasa yang gurih dan asam lalu penutup nya menggunakan es krim dan buah buahan yang baru dipetik." Usul gadis itu
" Ide bagus , lalu masakan apa yang memiliki rasa gurih dan masam ? Kalau untuk penutup aku akan menyiapkannya sendiri ." Tanya manager
" Saya tau pak. Tolong izinkan saya memasaknya sendiri." Jawab gadis itu
" Baiklah, aku serahkan itu padamu. Jangan mengecewakan tuan besar. Kalo tuan besar menyukainya kamu akan aku beri bonus. sekarang mulailah bekerja." Ucap manager lalu meninggalkan dapur dan menuju ruangan khusus . Ruang itu biasa ia gunakan untuk membuat minuman yang tuan besar inginkan, terdapat berbagai minuman yang mahal berjejer dalam rak.
" Baiklah semua sudah siap" ucap sang gadis
" Letakkan di meja itu. Aku akan mengantarnya sendiri." kata manager
Saat manager akn mengantarkan hidangan itu, ia dihentikan oleh seseorang
" Hallo manager." sapa max tiba tiba membuat manager sedikit terkejut
" Ehh.. Tuan besar Max. Maaf karena saya tidak menyambut anda."
__ADS_1
" Tidak usah dipikirkan. Untuk siapa hidangan itu?'
" Ini untuk tuan besar Alex."
" Oohh.. biarkan aku yang mengantarkan nya."
" Baiklah " Manager hanya mengangguk, ia tidak akan berani membantah kata kata 2 tuan besar. Karena itu sama saja bunuh diri. Walaupun kedua tuan besar bersikap biasa saja tapi nyatanya tidak seperti itu. Di balik itu tersimpan kekejaman yang mengerikan
Max hidangan itu ke lantai 3 dan menata semuanya di sebuah meja yang biasa dipakai untuk makan .
" Woyyy bangun , makan malamnya sudah siap." Max membangunkan sahabat nya itu yang tertidur .
" ahhh.. Lama sekali. Ehh ...Max ? dari mana saja kau ? " Tanya Alex yang terkejut karena kedatangan Max. Alex langsung menuju meja makannya karena sudah lapar
" Tentu dari Brazil. Kau kan tau di sana sedang terjadi perebutan kekuasaan geng besar. Mereka semua merebutkam wilayah utuk mengedarkan senjata ilegal dan obat obatan. "
" Apa kau sudah menyelesaikannya?"
" Aku tidak berencana menyelesaikan nya."
" Lalu untuk apa kau ke sana?"
" Aku hanya memberitahukan kepada semua geng, agar tidak mengusik wilayah dan anggota kita. Aku membiarkan mereka saling bunuh dan merebutkan wilayah. Aku tidak akan ikut campur selagi itu bukan wilayah dan anggota kita."
Mereka berdua mengobrol panjang, sambil Alex menikmati hidangan itu sampai habis tak tersisa. Alex juga meminum habis buatan sang manager . Alex akhirnya mabuk lagi ditemani oleh max
__ADS_1
Mohon tinggalkan like atau komentar. Kalau ada kritik atau saran langsung tulis di komentar agar saya dapat merevisi cerita ini. dan membuat cerita ini lebih nyaman dibaca . Terimakasih yang telah membaca cerita ini