Cinta Ku

Cinta Ku
episode 13


__ADS_3

Yaya membawa Deva ke dalam ruangannya di dalam ruangan Yaya membersihkan dirinya setelah melakukan operasi sembari terus berbincang bersama Deva, Setelah membersihkan diri Yaya menghampiri Deva yang duduk di sofa di dalam ruangannya.


"kamu udah lama di sini" tanya Yaya yang duduk di sofa bersama Deva.


"udah lumayan" jawab Deva.


"Kenapa nggak ngabarin aku sebelum ke rumah sakit kalau kamu ngabarinkan kamu nggak perlu nunggu aku kayak gini"


"nggak papa lagian nunggu calon tunangan mah nggak masalah" ucap Deva sembari tersenyum dan memegang tangan Yaya.


"Oh iya tadi aku beli makanan buat kamu, Kamu pasti belum makankan" ucap Deva sembari membuka paper bag makanan yang ia beli selama Yaya melakukan operasi.


"lo kok ini ada dua" ucap Yaya yang melihat ada dua bungkus makanan dan minuman yang dikeluarkan Deva.


"Iya aku sengaja beli dua biar bisa makan bareng sama kamu"


"lho memangnya kamu belum makan"


"belum tadinya aku pengen ngajak kamu makan malam di luar tapi ternyata kamu-nya lagi operasi, jadi yaudah aku beli makanan aja biar kita bisa makan bareng"


"Baiklah kalau gitu sebaiknya kita makan sekarang nanti keburu terlalu malam tidak baik untuk kesehatan" ucap Yaya lalu mempersiapkan makanan yang dibawa Dava.


setelah Yaya dan Deva makan malam bersama mereka menghabiskan waktu dengan mengobrol banyak hal di dalam ruangan Yaya tak jarang juga mereka tertawa bersama.


"bentar lagi jam 11 aku pamit pulang ya" ucap Dava pada Yaya setelah melihat jam tangannya yang hampir menunjukan pukul 23.00.


"iya kamu hati-hati dijalannya" ucap Yaya sembari mengantar Deva keluar ruangan, belum jauh Deva pergi dari ruangan Yaya Deva kembali menghampiri Yaya dan langsung memeluknya beberapa saat yang sukses membuat Yaya kaget dibuat Deva.


"emzzz" Yaya berdehem membuat Deva melepaskan pelukannya.


"kamu jangan lupa istirahat, sama jaga kesehatan aku nggak suka kalau kamu sakit" ucap Deva menatap Yaya yang membuat mata Yaya dan Deva bertemu.


"iya kamu juga hati-hati dijalan, sama jangan lupa kabari aku kalau udah sampai rumah" ucap Yaya.


"iya aku akan kabari kamu nanti... ya sudah aku pulang ya" ucap Deva.


"iya...... Daaaaaa" ucap Yaya sembari melambaikan tangannya kearah Dava. setelah kepergian Dava, Yaya kembali kedalam ruanganya untuk beristirahat beberapa saat.


tok tok tok


disaat yang sedang beristirahat di ruangannya terdengarlah suara ketukan pintu dari dari balik ruangannya yang membuat ia terbangun dari tidurnya.


"masuk" ucap Yaya dari dalam ruangnya.

__ADS_1


"ada apa?" tanya Yaya pada suster yang berdiri diruangnya.


"itu dok, ada pasien sepertinya korban kecelakaan"


"baik kamu boleh pergi saya akan segera kesana" ucap Yaya bangkit dari tempat tidur mengambil jas dokternya dan pergi meninggalkan ruangan.


saat saya tiba Yaya melihat ternyata ada 4 pasien yang harus ditangani dengan cepat. Yaya langsung menghampiri salah satu pasien yang keadaannya cukup serius dan harus segera ditangani.


"suster tolong panggil dokter Marcell" ucap Yaya pada salah satu suster yang membantunya.


"Maaf dokter tapi dokter Marcell sudah pulang" ucap suster tersebut.


" Ya sudah panggil dokter yang lain"


"baik dok"


****


di lain sisi Deva baru sampai di kediamannya Iya turun dari mobilnya dan masuk ke dalam rumah dan langsung menuju kamarnya. sesampainya Iya di kamar Iya langsung membersihkan diri setelah membersihkan diri Ia meraih handphonenya dan duduk di atas tempat tidur, iya langsung menelepon Yaya namun tak kunjung diangkat oleh Yaya.


"Yaya kemana kenapa teleponnya nggak diangkat, apa dia lagi istirahat atau apa Yaya lagi ada pasien mungkin......ahhh sudah lh mendingan aku kirim pesan saja" ucap Deva bicara sendiri.


****


[Deva]


aku sudah sampai... apa kamu sudah tidur?


[Yaya]


belum ini barusan selesai menangani pasien.


kring kiring


"halo" ucap Yaya membawa teleponnya.


"kamu lagi apa?" ucap Dave dari balik telepon.


"ini barusan mau istirahat......kamu belum tidur?"


"udah.....ini barusan terbangun"


"aju membangunkan mu ya....maafkan aku?"

__ADS_1


"jangan minta maaf... aku justu sangat senang kau membangunkan ku" ucap Dava sembari tersenyum mendengar ucapan Yaya.


"loo kenapa gitu?"


"karna dengan cara itu kita bisa bicarakan"


"iya tapikan ini sudah larut malam kamu harus istirahat, besokkan kamu harus kerja"


"nggak papa aku masih pengen ngobrol sama kamu, aku masih kangen sama kamu"


"kangen gimana tadi barusan kita ketemu"


"iya ketemu tapi aku masih kangen"


"udah ahhh kangen-kangennya besok lagi aja, ini udah malem mendingan kamu istirahat"


"ya udah de, aku istirahat tapi kamu juga istirahat ya"


"iya"


"dahhhh baby sampai jumpa besok bidadari ku" ucap Dava


"dahhh" ucap Yaya sebelum akhirnya ia mematikan telponnya.


****


waktu sudah menunjukkan pukul 06.00 pagi Yaya bangun dari tidurnya Iya baru bisa tidur pukul 04.30 pagi, Yaya memutuskan untuk pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya sebelum akhirnya Yaya kembali ke ruangannya dan keluar untuk mengecek seluruh pasien-pasiennya.


"pagi Pak, bagaimana keadaannya apa bapak masih merasakan sakit?" ucap Yaya pada pasien bapak-bapak yang usianya sekitar 43 tahun yang datang tadi malam bersama dengan 3 pasien lainnya.


"udah lebih baik dok, tapi tangan saya yang masih sakit" ucap Bapak tersebut sembari memegang tangan kanannya yang sakit.


"sini saya periksa dulu Pak tangannya" ucap Yaya sembari memeriksa tangan kanannya Bapak tersebut.


"sakit di tangan Bapak diakibatkan oleh tangan Bapak yang patah..... saya akan memberikan obat pereda sakitnya jadi bapak tidak akan mengalami sakit lagi nanti" ucap Yaya langsung menyuntikkan obat pereda sakit kepada bapak tersebut. Setelah dia selesai memeriksa keadaan Bapak tersebut Yaya melanjutkan untuk memeriksa pasien yang lain.


"pagi Mbak, bagaimana keadaannya hari ini?" tanya Yaya pada pasien wanita yang usianya 27 tahun yang kemarin melakukan operasi yang dilakukan oleh Marcell dan Yaya.


"pagi dok, udah lebih baik" ucapnya pada Yaya.


"saya periksa dulu ya mbak" ucap Yaya sembari memeriksa keadaan bahasanya tersebut


setelah memeriksa beberapa pasiennya Yaya kembali ke ruangannya iya membereskan semua berkas-berkasnya dan barang-barangnya dan bersiap untuk pulang. sebelum iya pulang tak lupa ia menyerahkan tugasnya kepada dokter mercell yang sudah bertugas.

__ADS_1


****


__ADS_2