Cinta Ku

Cinta Ku
episode 7


__ADS_3

disebuah kantin rumah sakit yang cukup besar itu terdapatlah empat orang sedang berbincang bincang sembari menikmati makanannya masing masing diselipi sedikit pembicaraan.


setelah selesai makan siang empat dokter tersebut meninggalkan kantin rumah sakit dan mulai melakukan pekerjaannya masing masing.


terlihat Yaya sangat telaten dalam memeriksa dan merawat pasiennya dan beberapa kali melakukan operasi walaupun Yaya adalah dokter baru namun Yaya sudah melakukan operasi sebab saat Yaya berada di London Yaya sudah bekerja dirumah sakit ternama di London sembari menyelsaikan studinya.


tanpa Yaya sadari ternyata waktu sudah menunjukan pukul sebelas malan setelah melakukan ia operasi dan Yayapun bergegas menuju ruanganya untuk mengambil tas dan membersihkan diri sebelum ia pulang.


sesampai Yaya dirumah ia melihat sepertinya orang orang dirumah sudah pada tidur dan Yaya segera menuju kamarnya yang berada dilantai dua sesampainya di kamar Yaya langsung meletakkan tasnya diatas meja samping tempat tidurnya dan ia langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


setelah membersihkan dirinya ia langsung menjatuhkan tubuhnya diatas tempat tidurnya.


"huhhh capek banget hari ini ternyata capek juga setelah satu minggu bersantai dan dan tidak bekerja, tapi aku tetap bahagia bisa mengobati orang orang sakit" guma Yaya dalam hatinya yang merasa sangat kelemahan setelah melakukan pekerjaan dari pagi sampai tengah malam sampai akhirnya ia terlelap.


pagi harinya Yaya sudah bangun ketika mendengar suara alarammnya yang berbunyi tanda sudah menunjukan pukul 05.30 Yaya mematikan alaramnya yang ada diatas meja samping tempat tidur dan ia segera bangkit dari tidurnya dan menuju kamar mandi setelah beberapa saat dikamar mandi Yaya keluar dan bersiap pergi bekerja dan tak lupa ia memoles wajah cantiknya menggunakan maka up yang sederhana namun tetap memancarkan kecantikannya.


"Ma, Pa..." panggil Yaya yang melihat orang tuanya dimeja makan"


"iya sayang, kamu udah siap berangkat kerumah sakit?"


"iya udah Ma, Ma kak Rina sama kak Angga mana?" tanya Yaya yang tak melihat adanya kak Rina beserta keuarganya


"kak mu pulang kerumahnya kemaren"


"ow mereka nggak nginep lagi disini"


"enggak katanya nggak enak ninggalin rumah kelamaan"


kakak Yaya memang sudah memiliki rumahnya masing masing setelah mereka menikah namun tak jarang kedua kakak dan kakak iparnya Yaya menginap di rumah Mama dan Papa apalagi jika ada dari mereka yang melakukan tugas di negeri ataupun di luar kota.


"emzz, padahal seru kalau rumah rame"


"iya Mama juga suka tapikan kak mu sudah punya rumah sendiri... kemaren gimana kerjanya?"


"baik Ma, semuanya lancar"

__ADS_1


"kata bik sumi semalam kamu pulangnya telat" ucap Mama saat mengetahui kepulangan anaknya dari bibi sumi pembantu dirumahnya.


"iya semalam Yaya pulangnya jm sebelas malam Ma soalnya Yaya ada beberapa operasi juga"


"operasi tapikan kamu baru kerja sayang kok bisa?" tanya Papa saat mendengar ucapan Yaya


"iya Papa Yaya juga nggak nyangka kalau dikasihi izin operasi. tapi itu darurat Pa soalnya ada korban kecelakaan pabrik yang harus ditangani ya walaupun itu sekadar operasi ringan Yaya juga cuma bantu bantu dokter senior aja. mengingat pengalaman Yaya sebelumnya jadi Yaya di izinkan membantu operasi"


"wahh anak Papa hebat ya langsung dikasih izin operasi dicari pertama"


Yaya hanya tersenyum menanggapi ucapan Papanya ia pun bergegas berangkat bekerja setelah selesai sarapan tak lupa ia mencium kedua pipi orang tuanya itu sebelum berangkat kerja.


setelah sampai dirumah sakit Yaya langsung menuju ruangannya dan melakukan tugasnya memeriksa pasien yang sudah sejak tadi menunggu kedatanganya.


disisi lain terlihat dokter Vira dan dokter Feri sedang asing mengobrol sembari berjalan jalan dikoridor rumah sakit


"sayang" ucap feri


"iya kenapa sayang " jawab Vira


"kamu kelihatannya dekat banget sama dokter Yaya"


"tapi kok aku nggak tau kamu sahabatan sama dokter Yaya, padahal hampir semua sahabat kamu aku tau dan pernah ketemu"


"iya memang aku nggak pernah bilang ataupun ketemu Yaya apalagi sejak masuk Smp, Yaya udah tinggal di luar negeri makanya kita jarang ketemu ya palingan kalau ketemu kita ketemunya di luar negeri soalnya Yaya itu jarang banget pulang ke indonesia"


"emzz... pantas saja aku nggak pernah liat dia sebelumnya"


"iya Yaya itu memang begitu dari kecil dia udah pinter cantik dan disiplin, bahkan sejak kecil ia sudah memiliki usahanya sendiri di luar negeri walaupun ia tidak tinggal bersama keluarganya"


"tapi sayang, kalau dia sudah lama tinggal di luar negeri kenapa sekarang dia pulang ke indonesia kenapa juga dia tidak bekerja dirumah sakit luar negeri, aku dengar dia sudah bekeja dirumah sakit xxx di London itukan rumah sakit bagus banget"


"itu memang sudah saatnya ia pulang sayang, sebelumnya ia juga sudah bekerja dirumah sakit ini namun ia memutuskan keluar dan melanjutkan studinya"


"kamu seperti sangat mengenal dokter Yaya ya sayang sampai sampai kamu tau semua tentangnya"

__ADS_1


"iya sayang....keluarga kita memang sangat dekat dari dulu makanya aku sangat mengenalnya dan keluarganya....bahkan waktu kecil kita janji mau sekolah bareng tapi berhubung aku anak satu satunya Papa dan Mama jadi nggak diizinkan sekolah di luar, tapi saat aku libur sekolah atau kerja aku selaku sempetin ketemu Yaya apalagi kalu liburanya di negeri dan kita habiskan waktu buat jalan jalan disana"


"wah sepertinya kamu sangat menyayangi dokter Yaya ya?"


"iya sanyang, kamukan tau aku anak tunggal dan nggak punya saudara nah Yaya itu sudah kayak saudara aku sendiri"


****


tanpa terasa sudah satu bulan Yaya bekerja di rumah sakit ia melalui hari harinya dengan bekerja setiap hari kadang pagi pulang pagi bekerja di rumah sakit menuntut Yaya sering berada di rumah sakit dan takjarang terkadang ia menginap.


hari ini adalah hari libur sama halnya dengan Yaya yang hari ini hanya menghabiskan waktunya dengan beristirahat. saat hari mulai siang Yaya memutuskan bergabung bersama kedua keluarganya beserta kakak kakaknya yang sedang berada dihalaman belakang rumah


"hai Pa, Ma, kak" sapa Yaya yang baru memasuki halaman belakang rumah


"haiii sayang" jawab semuanya serempak


"sayang mari sini duduk dekat Papa" ucap Papa yang meminta Yaya duduk disebelahnya


tampa menjawab ucapan Davin Yaya langsung duduk disebelahnya dengan senyum diwajahnya


"sayang gimana kerajaannya?"


"lancar kok Pa, Yaya senang bisa bekerja disana"


"bagus de.... ow iya minggu depankan ada acara kantor kita kamu bisakan ikut acaranya"


"acara kantor Yaya nggak bisa Pa, Pa tau kan Yaya banyak kerjakan dirumah sakit bahkan Yaya juga ada jadwal operasi"


"sayang ini Papa lo yang minta" ucap kak Angga yang mendengar pembicaraan Yaya dan Papa Davin


"tapi..." ucapan Yaya terhenti


"sayang Papa mohon mau ya,.. lagian selama ini kamu nggak pernah ikut Papa diacara resmi kantor kita" ucap Papa tiba tiba dengan wajah lusuh


"huhhh.... baik lah, Yaya mau... ini Yaya lakukan demi Papa"

__ADS_1


"nah gitu dong... ini baru namanya anak Papa" ucap Papa sembari memeluk Yaya.


****


__ADS_2