Cinta Ku

Cinta Ku
episode 2


__ADS_3

kamipun tiba di Bali saat ini kami sedang dalam perjalana menuju hotel tempat kami menginap. setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit perjalanan darat kami pun sampai ditujuan.


"sayang ini kunci kamarnya"


"iya makasih sayang"


setelah mendapatkan kunci kamar aku dan Reno menuju kamar masing-masing. kamar ku dan kamarnya Reno bersebelahan kamar Ku nomor 365 dan kamar Reno 366.


"sayang kamu mau istirahat dulu apa mau cari makan aja?" ucap Reno saat kami didepan kamar sebelum berpisah.


"istirahat dulu aja sayang soalnya aku juga mau kabarin Mama sekalian"


"apa kamu mau aku bawakan makan?"


"nggak usah sayang, nanti kita makan dijual aja"


"ya udah nanti bilang aja kalau mau keluar


"iya"


sebelum kami berpisah tak lupa pula Reno mencium kening ku sebagai tanda perpisahan.


****


saat tiba dikamar aku langsung mengambil handepon dari tas dan segara aku mengabari Mama dan keluarga yang ada dirumah


"haloo Ma"


"halo sayang, gimana udah sampai"


"udah Ma, ini baru aja sampai hotel dan langsung kabarin Mama"


"bagus de kalau emg udah sampai, selamat nikmati liburan kamu sama Reno ya"


"iya Ma"


"Ow iya ini David mau ngomong sama kamu"


"halo Tante"


"halo kesayangan tante"


"tante nanti pulangnya jangan lupa bawain hadiah buat aku sama adek-adek ya Tan"


"Haha, iya sayang mana pernah Tante lupa sama keponakan kesayangan Tante sih


"oke Tan"


"Ow iya udah dulu ya sayang telponannya soalnya bentar lagi tante mau keluar"


"oke Tan By...."


"By..."


****


hari sudah mulai sore aku-pun bersiap-siap untuk pergi kepantai bersama Reno untuk menikmati matahari sore ini. ini merupakan salah suatu hal yang paling aku suka saat liburan.


tok tok tok...


"sayang" panggil Reno dari balik pintu.


"iya sayang"


"udah siap belum?"


"udah kok tunggu bentar" aku meraih tas selempang yang ada di tempat tidur dan bergegas pergi menghampiri Reno yang berada dibalik pintu kamar ku.


"Wahhh, pacarku cantik banget pantesan dendannya lama 😆" ucap Reno dengan nada yang menggoda.


"ihh apaan sih yang, dasar raja gombal"


"lah kok gombal aku beberan sayang"


"iya iya makasih kalau gitu" aku langsung mencium keningnya Reno dan bergegas pergi meninggalkan Reno didepan kamar.

__ADS_1


"sayang tunggu aku" Reno tersenyum dan mengerjar ku dengan sedikit berlari.


setelah sampai dipantai kami memutuskan untuk mandi air laut sembari menunggu senja datang.


setelah puas bermain air laut kamipun bersantai sembari menikmati makanan ringan ditipi pantai.


"sayang belum mau pulang?"


"belum yang bentar lagi"


"tapi kan sayang hari udah mulai gelap, kita juga harus siap-siap makan malan"


"iya, tapi bentar lagi ya aku mohon" aku memohon dengan wajah yang imut kepada Reno.


"sayang kamu imut banget sih, kalau udah gini aku nggak akan bisa ngapa-ngapain lagi" ucap Reno setelah melihat tingkah ku.


"makasih sayang" aku langsung memeluk Reno yang berada disamping ku.


haripun sudah menunjukkan pukul 19.45 menit kamipun akhirnya memutuskan untuk kembaki kehotel setelah sampai dihotel kami membersihkan diri dikamar masing-masing dan bersiap untuk makan malam.


saat aku dan Reno dalam perjalanan menuju tempat makan tiba-tiba Reno meminta sesuatu.


"sayang aku minta kamu tutup mata ya sekarang!"


"lah buat apa pake tutup mata sih sayang"


"udah kamu liat aja nanti"


"tapi say" belum selesai aku bicara Reno langsung menutup mata ku dengan kedua tanganya"


"sayang hati-hati ya jalanya, awas didepan ada tangga sayang"


"dimana sayang?"


"itu didepan kamu dikit lagi hati-hati sayang"


"ini?" tanya ku saat menampakkan kaki disebuah tangga.


"iya sayang"


"nah kita udah sampai sayang, nanti setelah aku lepas tangannya kamu jangan langsung buka matanya ya" setelah beberapa saat berjalan akhirnya kami sampai.


"iya sayang"



"wahh sayang ini bagus banget" aku terkejut melihat apa yang sekarang ada didepan mata ku. aku langsung memeluk Reno yang sekarang ada didepan ku.


"makasih sayang, aku suka banget"


"iya sayang ini semua aku persiapkan sendiri hanya untuk wanita satu-sataunya yang ada dihati ku, ayo mari kita duduk"


"kamu serius ini semua kamu persiapkan sendiri"


"iya ini aku persiapkan sendiri khusus buat kamu sayang"


kami menikmati makan malam yang ditemani angin malam setra ombak yang terdengar dentuman dari suara gelombang ditepi pantai.


"tuhan aku sangat bersukur berikan aku Reno dalam hidup ku untuk menjadi pasangan ku, terimakasih telah mempertemukan aku dan Reno" guna ku dalam hati sembari memegang kedua tangan Reno tanpa aku sadari aku meneteskan air.


"lo kok kamu nangis?" Reno mengusap air mata yang jatuh ditipu ku.


"emzz.... nggak papa sayang aku merasa sangat-sangat beruntung dapat memiliki kamu sebagai pasangan ku"


"kamu salah sayang justru akulah yang paling beruntung karena telah dapat memiliki kamu sebagai pasangan ku" Reno menghampiri ku dari tempat duduknya dan memeluk ku.


"udah kamu jangan manis lagi, nanti cantik hilang"


****


setelah beberapa hari berlibur di Bali kami memutuskan untuk pulang lebih cepat dari biasanya sebab Reno ada pekerjaan diperusahaan.


setelah menempuh perjalanan udara dan darat beberapa jam akhirnya kami sampai dikediaman ku.


"Mama.... Papa aku pulang"

__ADS_1


"wah anak Mama udah pulang, bukanya kalian dua hari lagi pulangnya"


"iya rencananya sih gitu tapi tiba-tiba Reno ada pekerjaan diluar kota" aku langsung memeluk Papa dan Mama beserta kakak-kakak yang sedang berkumpul sebagai salam pertemua. hal ini sudah menjadi kebiasaan dikeluarga ku.


"tante-tante mana mainan ku?" tanya david yang sudah tidak sabar melihat hadiahnya.


"hahahahhah" kami sekeluarga tertawa mendengar ucapan David.


"ada-ada ini, ambil lh dan buka bersama adik-adik mu ya!"


"iya tante, makasih" David pun langsung berlari menuju kamarnya bersama adik-adiknya untuk membuka hadiah yang aku bawakan"


****


satu pekan sudah aku tidak tidak bertemu Reno semenjak kami pulang kami dari Bali ia disibukan dengan pekerjaannya diluar kota.


kring.... kring.... kring..... kringggg.....


"halo.. sayang"


"halo, kamu lagi ngapain?"


"aku lagi nonton TV, kamu sendiri lagi ngapai"


"aku habis makan malam bareng rekan-rekan yang lain, ini baru sampai hotel tapi aku kangen bangen sama kamu makanya setelah samapai aku langsung aja telepon kamu"


"aku juga kangen bangen sama kamu sayang, kamu kapan pulangnya"


"aku baru aja mau kasih tau kamu sayang besok pagi aku pulang"


"kalau serius sayang?"


"iya aku serius, urusan ku selesai lebih cepat dari seharusnya"


"bagus de kalau gitu, ya udah istirahat gi besokkan mau pulang"


"tapi sayang aku masih kangen banget sama kamu"


"iya aku tau tapikan besok kamu mau pulang nanti bisa kecapean sayang, kalian besok kita juga udah bisa ketemukan"


"gali sayang, gunanya kalau aku nggak bisa nemuin kamu besok?"


"ya udah kalau kamu nggak bisa nemuin aku biar aku aja yang nemuin kamu"


"kamu beneran ya besok nemuin aku


"iya sayang"


"ya udah, kalau gitu aku istirahat dulu ya sayang"


"iya sayang, love you"


"love you too sanyang" 😘😘"


****


kring... kring..


"halo Tan, kenapa?" panggilan dari Mama Reno


"say...ang" suara Tante tersedu-sedu sembari menangis.


"Tante, tante kenapa kok nangis?" dengan nada panik.


"sayang... Reno"😢😢😢


"Reno kenapa Tan?" aku semakin panik setelah mendengar Tante menyebutkan Reno


"Reno kecelakaan sayang"


"APA" aku langsung terduduk, gemeteran dan mengeluarkan air mata tampa aku sadari setelah mendengar kabar dari Mamanya Reno.


"terus Reno sekarang gimana Tan, dia baik-baik ajakan, dia Reno dimana sekarang? " ucap aku sembari menangis.


"Reno ada dirumah sakit sekarang"

__ADS_1


"baik Tan aku segera kesana"


****


__ADS_2