
tok tok tokkk
"sayang udah siap belum" ucap Mama saat tiba didepan kamar Yaya
"bentar lagi selesai Ma" ucap Tata yang sedang merapikan gaun hitam panjangnya didepan cermin yang memperlihatkan setiap lekuk tubuhnya ditambah bagain belakang gaun yang terbuka menambah kesan seksi tubuh Yaya.
setelah Yaya merapikan gaunnya ia segera meraih mengambil tas kecilnya yang berada di atas tempat tidurnya dan ia segera turun dari kamarnya bersama Mama Retna yang sejak tadi berada di kamar Yaya menunggu anaknya yang sedang merapikan gaunnya.
"wahhhh adek kesayangan Kakak cantik banget" ucap Rina
"wahh putri Papa ini pasti yang paling cantik disana" ucap Papa
"ahh Papa kalau gitu putri Papa yang ini nggak cantik gitu" ucap Rina dengan wajah cemberut yang dibuat buat dan membuat seluruh keluarga tertawa.
"bukannya gitu sayang tapi kalau kamu udah yang paling cantik bagi Angga beda sama adik kamu yang paling cantik menurut Papa.... bahaya kalau kamu yang paling cantik disana kasihan suamimu nanti"
"ahh Papa mah bisa aja ngelesnya" ucap Rina
"iya sayang kamu kata Papa bener, kamu itu adalah wanita paling cantik menurut Mas" ucap angga menatap Riba dengan senyum diwajahnya.
"ahh Mas beneran" ucap Riba tersenyum dan memeluk Angga.
"udah udah mending sekarang kita berangkat bahaya nanti kalau kita terlambat" ucap Mama menghentikan perdebatan yang nggak akan ada akhirnya itu.
setelah semuanya siap seluruh keluargapun pergi kehotel bintang lima milik Angga yang letaknya lumayan jauh dari Kediaman Wijaya. seluruh keluarga berangkat menuju hotel tersebut menggunakan empat mobil super mewah mobil pertama diisi Mama dan Papa Yaya, mobil kedua diisi Rehan dan dewi beserta dua anaknya, mobil ketiga diisi Rangga dan Rina beserta anaknya, dan mobil Keempat diisi Yaya sendirian dengan mobil super mewahnya yang bewarna hitam. Yaya mengendarai mobilnya sendiri tampa menggunakan sopir, Yaya memang tidak suka menggunakan sopir apa lagi mobil kesayangannya itu dan dibelakang mobil keluarga Wijaya diikuti beberapa mobil pengawal yang bertugas mengawali keluarga Wijaya.
semua yang ada didalam gedung itupun melihat kedatangan keluarga Wijaya, kedatangan mereka disambut dengan meriah banyak mata yang tertuju kepada mobil yang dikendarai Yaya tampa menunggunakan seorang sopir Yaya keluar dari pintu kemudi mobilnya semua orang terkejut setelah melihat Yaya yang keluar dari pintu kemudi mobilya setelah meliat Yaya banyak tamu undangan yang bertanya tannya siap dia dan mengapa bisa hadir bersama keluarga wijaya secara selama ini hanya sedikit orang yang mengenali Putri bungsu dari keluarga wijaya itu.
~siap itu
~siap wanita cantik itu
~wah cantik banget
~sepertinya ia bukan tamu biasa
~apa dia keluarga Wijaya
~apa mungkin dia putri bungsu pak David
__ADS_1
~sepertinya begutu
"sayang ayo kita masuk" ajak Mama dan Papa menggandeng tangan Yaya dan masuk kedalaman aula tempat diselenggarakan acara.
suasana didalam ruangan sangat meriah para tamu undangan beserta rekan bisnis Papa David, Rehan dan Angga pun sudah hadir. sampai pada acara pembukaan, dan sambutan yang dilakukan oleh David Adiputra Wijaya selesai dan diakhiri dengan hiburan dan menikmati hidangan.
disisi lain terlihat Retna sedang berbincang bincang dengan seorang wanita yang usianya sama dengan Retna Mama-nya Yaya mereka sangat asik mengobrol bersama terlihat dari kejauhan mereka tertawa bersama. Dan disi lain Yaya sedang asik mengobrol bersama Rina dan beberapa orang lainnya.
"kakak Yaya permisi dulu ya mau ambil minuman, apa Kakak juga mau biar sekalian Yaya ambilin"
"enggak perlu nanti Kakak bisa ambil sendiri"
"baiklah, kalau gitu Yaya pergi dulu"
Yaya pergi meninggalkan Rina dan beberapa orang disana yang sedang asik berbincang. dan disisi lain Yaya sedang menikmati minumannya sembari menikmati acara pesta yang begitu ramai dan mewah itu dari kejauhan.
dan saat Yaya sedang menikmati minumannya tanpa sengaja seseorang menabrak dirinya yang mengakibatkan gelas minuman yang sedang dipegang Yaya jatuh kelantai seketika Yaya langsung membulatkan matanya saat melihat orang yang menabraknya sersebuat.
"loo" ucap Yaya dengan wajah kesal
"lo...." ucap pria yang sedang memandang Yaya
"lo sengaja mau balas dendam sama gue" ucap Yaya dengan nada ketus tak suka melihat orang didepannya.
"sayang" ucap Ratna yang tiba tiba menghampiri Yaya
"Mama" ucap Yaya
"ow iya jeng Mira kenalkan ini anak saya Yaya" ucap Retna memperkenalkan Yaya kepada teman Retna yang sejak dari mengobrol bersama Retna
"Yaya Tan" ucap Yaya memperkenalkan diri dan mengulurkan tangannya kearah Mira
Mira mengukurkan tagannya membalas uluran tangan Yaya dan memeluk Yaya yang tepat berada dihadapannya.
"wah anak mu cantik sekali jeng" ucap Mira menatap Retna sembari tersenyum.
"ow iya jeng kenalkan juga ini anak saya Dava" ucap Mira memperkenalkan anaknya yang berhadapan dengan Yaya.
"ow ya nak kamu ngapain disini,, apa kalian udah pada kenal?" tanya Mira menatap Yaya dan Dava secara bergantian.
__ADS_1
"enggak Tan" ucap Yaya....."iya Ma" ucap Dava secara bersamaan
"looo yang mana ni yang beneran?" tanya Mira menatap Yaya dan Dava secara bergantian
"jadi gini Ma, beberapa minggu kemarenkan aku ambil pesanan baju Mama di butik Kak Mira terus nggak sengaja ini dia nabrak aku waktu dibutik, trus tadi nggak sengaja aku nabrak dia hingga minumannya jatoh tapi Dava usah minta maaf kok tapi dianya aja yang bilang kalu Dava itu sengaja balas dendam sama dia" ucap Dava menjelaskan bagaimana mereka bisa kenal dan melirik Yaya dengan senjum yang dipaksakan
"ow gitu, Yaya maafin anaknya Tante ya"
"iya Tan ngak papa kok, Yaya udah lupain"
"bagus de Tante harap kalian bisa jadi temen deket ya nggak jeng" ucap Mira melirik Retna dengan senyuman diwajahnya
"iya jang, sukur sukur kalau bisa jadi besanan" ucap Retna menatap Yaya dan Dava bergantian lalu melirik kembali Mira yang berada disampingnya dengan senjuman
"Mama apa apaan sih" ucap Yaya kesal menatap Retna
"ya nggak papakan, lagian kamu sama Dava-kan lagi sendiri ya nggak jeng" ucap Mama
"iya jeng, aku juga berharap Dava segera menikah"
"iya Ma, nanti Dava juga nikah kok Mama sabar aja"
"Ma, Tan Yaya permisi dulu ya Yaya mau ke toilet"
"iya tapi jangan lama lama ya sayang"
Yaya meninggal Retna, Mira, dan Dava pergi menuju toilet untuk merapikan riasannya selain itu alasan agar bisa pergi dari Retna dan Mira yang menurutnya berusaha mendekatkannya dengan Dava.
setelah Yaya keluar dari toilet iya bertemu dengan Rina yang sedang terlihat mencari sesuatu.
"kak, lagi cari apa" ucap Yaya menghampiri Rina yang terlihat mencari sesuatu.
"ini kakak cari Mama, kamu ada liat Mama"
"Mama....itu Mama kakak" Yaya melihat kearah Retna dan Mira lalu memberitahu Rina
"ya udah kakak kesan dulu ya" ucap Rina menghampiri Retna yang sedang asik mengobrol bersama Mira dan Dava.
Yaya yang ditinggalkan lebih memilih keluar ruangan acara dan memandangi langit yang begitu indah ditambah dengan ribuan bintang di langit ditambah cahayanya bulan membuat Yaya lebih tenang.
__ADS_1
tanpa ia sadari ternyata ada sosok lelaki yang berada disampingnya entah sejak kapan pria itu tiba
"hemm" suara deheman pria itu menjadarkan Yaya dari lamunannya