
Virginia mulai sibuk mengerjakan tahap akhir sebuah gaun mahal yang di pesan seorang gadis kepadanya, Shiren adalah nama gadis itu..Virginia tidak mengenal gadis itu dan hanya melihat sebuah foto, ia memesan gaun di usianya yang ke 18 tahun..dan hari ini rencananya gaun itu akan di antar sesuai dengan alamatnya, Virginia sudah merasa lebih baik hampir dua bulan dia tak pernah mendengar kabar dari Zayn dan ia sedikit lega karnanya...hidup terasa lebih indah..hubungannya dengan Wiliam juga baik saja meski sampai saat ini ia belum menerima cinta Wilian karna Virginia bahkan belum mendapat putusan pengadilan, dia tak ingin melangkah sebelum dia sah bercerai dari Zayden. dan sepertinya itu sedikit sulit karna Zayn masih menolak untuk menceraikan dirinya..
''Nyonya Virgi...apakah nyonya akan mengantar gaun ini sendirian..''
''Yah..aku akan mengantarnya sekaligus aku akan makan siang..''balas Virginia dengan senyuman lebar.
''Baiklah...saya akan membungkus gaunnya nyonya..''
''Baiklah...''
Virginia lalu bangkit dan melangkah mengambil tas dan segera keluar dari butik miliknya...
Virginia masuk ke dalam mobil dan mengerutkan kening ketika memandang sebuah kartu nama berserta alamat yang cukup jauh...alamatnya berada di luar kota...?
wanita itu pun menghela nafasnya..dia sudah janji akan mengantar gaun ini dan tak mungkin mengecewakan pelanggan...
Virginia melajukan mobilnya menuju luar kota, di tengah jalan dia mendapat telp..dan nama Wiliam membuat ia tersenyum...
Virginia : Selamat siang Will..
Wiliam : Apa kau sudah makan siang...aku akan menjemputmu..
Virginia : Tidak....aku sedang menuju luar kota Will...aku akan kembali nanti malam..
__ADS_1
Wiliam : Mengapa kau tidak mengajakku sayang, aku bisa mengantarmu..
Virginia : Aku tak mungkin menempel padamu 24 jam Will...aku akan berusaha sendiri...
Wiliam : Baiklah....aku akan menunggu...
Virginia : Aku akan mengabarimu ketika aku sudah selesai..
Virginia lalu mematikan ponselnya dan tampak serius berkendara, aneh..mengapa sepi sekali di daerah ini..? memang Virginia tidak pernah mendatangi tempat ini sebelumnya.ia pun merasa lega ketika beberapa saat kemudian ia mendapati alamat yang di tuju, sekitar 2 jam perjalanan dan hal itu membuat Virginia sedikit lelah..
Iapun memasuki garasi sebuah rumah yang cukup megah namun sepi...para orang kaya memang selalu menutup pintu..
Virginia lalu melangkah menuju pintu dan mengetuk sambil membawa kotak berisi gaun yang sudah di pesan oleh pemilik nama Sherin..
Tak ada gerakan pintu yang terbuka untuk dirinya...apakah tidak ada orang..?
tak menyerah...Virginia kembali mengetuk pintu dengan tidak lelah..kali ini sedikit lebih keras.
Tak lama kemudian pintu terbuka dan seorang gadis cantik tersenyum kepadanya..
Virginia menjadi lega karna gadis ini akhirnya menemui dirinya..
''Selamat siang...apakah kau bernama Sherin..''
__ADS_1
''Yah....namaku Sherin...''
Virginia pun tersenyum..
''Aku Virginia aku yang membuatkan gaun untukmu..''
''Waah....aku sudah menunggumu dari tadi...ayo masuk...''
Gadis itu menarik tangan Virginia untuk segera masuk ke dalam rumah,....
Dan tanpa di ketahui Virginia..seseorang menatapnya melalui layar tv..pria itu pun menaikan sudut bibirnya...
Aku tak akan pernah melepaskanmu Virginia sayang....sejauh apapun kau melarikan diri akulah tempatmu untuk kembali...dan aku pastikan...tak ada seorangpun yang bisa memisahkan kita...
Aku berjanji.....sayangku...
Pria itu bangkit dari tempat duduknya dan melangkah mendekati pintu...
********
Seorang pelayan membawakan sebuah juss segar kepadanya hingga Virginia sungguh tak enak..
''Minumlah nona..kau pasti haus..''ucap Sherin dengan nada lembut..
__ADS_1
Virginia pun mengambil minuman itu.....