Cinta Sejati Sang Mafia

Cinta Sejati Sang Mafia
Tekanan Zayden


__ADS_3

Mobil milik Virginia melaju ke tengah kota sementara dia di liputi kebingungan, bagaimana mengatasi permasalahannya sekarang dia berada di antara suaminya yang kejam dan juga Mantan kekasihnya yang begitu baik hati dan menolongnya..Virginia menghentikan mobilnya tiba-tiba ketika Zayden menelfonnya..


Haruskah dia angkat...?


Virginia : Yah....hallo....


Zayden : Sayang...bukalah dasboar mobilmu sekarang...


Hening,.........


Michelle : Ada apa....


Zayden : Buka dulu....


Virginia lalu membukanya dan dia terkejut menyadari kalau yang ada di dalam sana adalah sebuah cek bernilai 20 M yang di brikan Zayden kepadanya..


Virginia : Untuk apa cek ini..


Zayden : Aku ingin kau mengembalikan uang ini pada Wiliam...aku tak mau berhutang pada siapapun termasuk istriku, aku ingin kita memulai semua dari awal sayang itu artinya tak ada orang ketiga..


Virginia : Aku tidak bisa....Wiliam...


Zayden : Kau sudah berjanji padaku sayang bahwa kau...akan menerimaku..


Virginia : Aku tidak bilang begitu Zay...aku hanya meminta waktu...

__ADS_1


Zayden : Bagiku kau sudah memberiku kesempatan Virginia..mungkin juga sekarang kau sedang mengandung anakku, ini hanya masalah waktu agar kita kembali bersama...


Hening......


Airmata Virginia menetes....betapa liciknya Zayden...


Virginia : Aku butuh waktu Zayden...


Zayden : Baiklah...jika kau tak bisa mengembalikannya maka aku sendiri yang akan melakukanya..


Zaiden.....Zaiden.....


Hening.....


Virginia ingin menjawab kata-kata Zayden namun ponselnya di putus..hingga Virginia semakin kesal..apa sebenarnya rencana Zayden...kali ini, jangan sampai ia menyakiti Wiliam,..dengan mengatakan apa yang terjadi pada mereka berdua semalam...


Virginia sungguh merasa gugup dengan apa yang di lakukan oleh Zayden..seharusnya dia pergi saja dan tidak menemui Zayden...


Mobil Virginia mengarah pada sebuah pantai yang sepi lokasi tempat Wiliam dan dia sepakati...disini mereka bisa berbicara bebas...


Virginia segera keluar dari mobil dan melangkah mendekati Wiliam yang sudah lebih dahulu menunggunya....


Namun tanpa di ketahui Virginia ketika dia keluar dari dalam mobil ada sebuah alat kecil berbunyi tepat di bawah tempat duduk mobil yang tidak di sadari Virginia sudah terpasang di sana..


Hati Virginia begitu pedih menyadari Wiliam berdiri dengan tatapan tak terbaca menatapnya dengan dalam..ketika Virginia sampai...Wiliam hanya tersenyum lembut seperti biasa...

__ADS_1


''Apakah masalah di panti sudah selesai Virginia..''


''Apa....'' Virginia merasa terkejut ketika di tanya tiba-tiba namun ia sudah menguasai keadaan dan mengangguk...


''Ya....semua sudah selesai...''


Wiliam lalu memandang laut lepas di depannya...


''Ada pepatah yang bilang, jangan pernah mencoba memulai hubungan dengan seseorang yang belum selesai dengan masa lalunya...aku pikir itu hanya sebuah kata basa-basi....namun ternyata itu benar...''


Deg!!!


Kata-kata Wiliam membuat mata Virginia berkaca-kaca...


ia pun tersenyum menyadari..Wiliam tau dia sedang berbohong...Virginia mengigit bibirnya menahan kepedihan...


''Maafkan aku.....''


Wiliam menarik tubuh Virginia mendekat hingga mereka saling menatap tajam....


''Yah...apa kau...mencintainya..apakah kau masih mencintai pria yang menyakitimu Virginia,...''teriak Wiliam dengan begitu marah...


Airmata Virginia menetes di wajahnya...ia terkejut setengah mati..bagaimana bisa..dia menyakiti Wiliam sedalam ini..


''Will........''

__ADS_1


''Aku mencintaimu Virginia...''desis pria itu dengan tegas...


Virginia membeku....


__ADS_2