
"Apa yg kau lakukan" ucap al yg baru saja keluar dari mobil
"Ya tentu nya mau keluar, knp?, apa tidak boleh?" ucap anel
"Kau ini merusak suasana saja, masuk kembali" ucap al
"Ada apa si, bukannya kita sudab sampai?, tidak mungkin kan aku di dalam mobil terus" ucap anel yg kezal
"Bukan begitu, harusnya aku membuka kan pintu dan mempersilahkan mu keluar, agar terkesan suasana romantis" ucap al
"Kau terlalu berlebihan, aku ini bukan gadis manja aku bisa melakukannya sendiri" ucap anel
"Masuk kembali saja, sekali sekali kau nurut sama aku bisa tidak" ucap al
"Baiklah"
Anel hanya pasrah mengikuti perkataan al, karena kalau mereka berdebat lagi mungkin tidak akan bisa selesai.
"Selamat datang tuan putri di istana,ayo silahkan keluar" ucap al dengan senyum ramah
Anel lalu keluar dari mobil tanpa sepatah kata apa pun dan berjalan menuju pintu masuk meinggal kan al di perkarangan. Al menyusul anel ke pintu masuk lalu membuka pintu rumah nya.
"Ayo masuk" ajak al
Anel ragu untuk masuk di sejenak berfikir untuk mencari alasan agar tidak masuk.
__ADS_1
"Ada apa, apa kau ingin di luar saja" tanya al kepada anel, dia melihat anel seakan akan enggan memasuki rumah itu
"Bukan nya kita akan jalan jalan, bagaimana kalau kau mangajak ku keliling memutari batalyon ini" ucap anel
"Masuk minum atau makan kudapat dulu baru kita pergi" ucal al
"Lebih baik jalan jalan dulu setalah merasa capek baru kita istirahat di rumah mu" ucap anel
"Baiklah, kalau begitu aku akan mengambil kunci motor, lebih baik kalau kita naik motor berjalan jalan" ucap al
"terserah padamu"
Al lalu memasuki rumahnya untuk mencari kunci motor, setelah mendapatkan kunci motor dia kembali menghampiri anel dan mengajak anel untuk mengambil motorny.
"Ayo naik" ucap al
"Kau kira aku se ringan itu , sampai akan jatuh, kau hanya modus agar bisa di peluk" ucap anel
"Baiklah teserah padamu ketika kau jatuh jangan salahkan aku kalau tidak melihat mu" ucap al
"Baiklah"
Mereka lalu berjalan mengelilingi batalyon militer tersebut. Sepanjang perjalanan al menanyakan seputar kehidupan anel , begitu pun anel juga sesekali bertnya balik kepada al.
"Apakah kau tidak pernah memiliki ke kasih" ucap anel
__ADS_1
"Pernah sewaktu di bangku SMA, tapi semenjak masuk sekolah militer aku lebih fokus ke arah militer, dan sudah tidak pernah mencari pacar lagi" ucap al
"Apa alasan mu menyetujuih perjodohan ini", ucap anel
"Tidak ada alasan sama sekali, aku hanya berfikir jika menyetujuih ini aku tidak akan rugi sama sekali bukan, aku malah dapat banyak keuntungan dari pernikahan ini jadi untuk apa menolak" ucap al
"Kau memang tidak memiliki perasaan sama sekali, apa kau tidak pernah berfikir soal aku" ucap anel
"Untuk apa aku memikirkan orang lain" ucap al
Anel yg mendengar itu merasa sakit hati, dia sudah berfikir kalau al lebih baik di banding aldi dan perlahan anel mau membuka hatinya, tapi ketika mendengar perkataan al barusan dia mersa sangat sakit di bagian dadanya.
"Kenapa aku merasa sakit, apa jangan jangan aku sudah mencintai pria ini" batin anel
*
*
*
Maaf ya author lambat update kemarin kondisi author kurang fit jadi untuk sementara tidak bisa update,dan alhamdulillah sudah mulai membaik jadi sudah bisa update lagi.
#***maaf typo
#tinggalkan like dan koment
__ADS_1
#ayo di vote
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA***